Begini Proses Pengujian Porsche Taycan Cross Turismo, Siap Meluncur Bulan Depan

Stuttgart, Carvaganza – Porsche Taycan Cross Turismo dikabarkan tengah menyelesaikan pegujian terakhirnya di Weissach, Jerman. Sebelumnya Taycan versi crossover ini juga sempat menjalani pengujian di trek balap Nurburgring Nordscheilfe, Jerman. Beberapa lokasi lain juga sempat dijajal untuk pengembangan kemampuan Taycan Cross Turismo, beberapa negara seperti Italia, Perancis, hingga pengujian off-road di Afrika. Dengan total jarak yang mencapai 998.361 kilometer, Taycan Cross Turismo prototipe pun diklaim mampu melewati semua pengujian seluruh kondisi jalan di dunia. 

Keluarga baru di jajaran Porsche ini harus memiliki kemampuan yang terbaik di trek balap maupun meladeni jalan non aspal. Porsche memastikan bahwa sasis berpenggerak semua roda dan suspensi udaranya dapat bekerja dengan baik saat membaca kondisi jalan. 

Selain itu, Porsche juga mengoptimalkan ruang kepala yang jauh lebih luas untuk penumpang belakang dan serta ruang tambahan di bagasi belakang. Selain itu, Porsche juga melakukan penyempurnaan pada tampilan interior dan juga memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Proses pendesainannya dan kontrol kualitas sistem kelistrikannya yang memakan waktu hingga 650 jam.

Porsche Taycan Cross Turismo Prototype

Porsche memang memiliki klasifikasi pengujian ketat terdapat mobil-mobil yang akan dijual, baik mobil bermesin bakar maupun mobil listrik. Selain performa, Porsche juga harus memastikan bahwa Taycan dapat menjadi kendaraan sehari-hari dan tahan di segala kondisi cuaca. Semuanya demi memastikan bahwa komponen-komponen tersebut mampu digunakan bahkan hingga pada suhu ekstrem sekalipun.

Pengujian lain yang dilewati oleh Porsche Taycan juga termasuk dalam hal aerodinamika pada desain eksteriornya. Taycan Cross Turismo melakukan uji badai di terowongan angin selama 325 jam dan pengembangannya memakan waktu hingga 1.500 jam. 

“Saat mengembangkan Cross Turismo, kami menggunakan pengalaman kami dengan sedan sport Taycan. Tantangan terbesar adalah menggabungkan persyaratan sporty dengan kemampuan off-road.  Cross Turismo harus memiliki performa maksimal di trek balap dan juga harus mampu menangani lumpur dan kerikil. Kondisi terakhir disimulasikan di "Endurance Testing Ground" di Development Center di Weissach, dan hasilnya mengesankan. Namun, Cross Turismo bukanlah kendaraan off-road hardcore, tetapi berspesialisasi dalam jalan beraspal dan tanah. Ini diibaratkan seperti jenis pisau Swiss Army dengan roda hingga 21 inci.” kata Vice President Model Line, Stefan Weckbach,”

Porsche Taycan merupakan sedan sport elektrik yang diluncurkan pada 2019 lalu dan berhasil mencatatakan penjualan mencapai 20.000 unit pada tahun lalu. Saat ini Porsche Taycan ditawarkan dengan beberapa varian di antaranya Taycan, Taycan 4S, Taycan Turbo dan Turbo S. Sedangkan varian terbarunya Taycan Cross Turismo dipastikan akan segera pada 4 Maret 2021 secara virtual di newstv.porsche.com.
ALVANDO NOYA / WH

Sumber: Porsche

Artikel yang direkomendasikan untuk anda