Bedah Dua Varian Ford Everest Yang Dipasarkan di Indonesia

JAKARTA, Carvaganza – PT Mitra Bisnis sebagai anak perusahaan RMA Group telah memasarkan Ford Everest yang terdiri dari dua varian. Yaitu Ford Everest 2.2 XLT 4x2 6 AT sebagai varian terendah dengan harga Rp 698 juta dan Everest 2.0 Titanium 4x4 10 AT sebagai varian tertinggi dengan price tag Rp 838 juta.
KEY TAKEAWAYS
Perbedaan yang paling mencolok antar dua varian Ford Everest terletak pada mesin
Varian terendah Everest XLT 4x2 memakai mesin diesel 2.2 liter turbo, sedangkan varian tertinggi memakai mesin diesel 2.0 bi-turbo.Perbedaan varian Ford Everest juga terletak pada fitur keselamatan dan keamanan
Pada varian terendah tidak terdapat Hill Descent Control (HDC), Hill Launch Assist (HLA) dan Blind Spot Monitor.Sebenarnya Everest bukan nama yang asing di Tanah Air pada 10 tahun ke belakang. Waktu itu sempat menjadi model SUV yang cukup populer di tangan Ford Motor Indonesia (FMI) selaku APM. Namun di dalam perkembangannya, Ford hengkang dari Tanah Air pada tahun 2016 sehingga namanya tenggelam.
Sekarang Ford masuk lagi ke Indonesia di bawah bendera PT Mitra Bisnis dengan membawa Everest beserta sejumlah perbedaan di antara kedua tipe yang dipasarkan.
Mesin Ford Everest
Sesuai dengan namanya, perbedaan antara kedua varian ini terletak pada mesin yang dipakai. Pada tipe XLT mengadopsi mesin diesel dengan kubikasi 2.198 cc turbocharge (2.2 liter) yang menghasilkan tenaga 158 hp pada 3.200 rpm dan torsi puncak 385 Nm pada 1.600 – 2.500 rpm. Disalurkan oleh transmisi otomatis 6 percepatan ke roda belakang.
Tipe Everest Titanium dibenamkan mesin diesel biturbo berkapasitas 1996 cc (2.0 liter) yang menghasilkan tenaga maksimal 213 hp pada 3.750 rpm dan torsi puncak yang lebih besar yaitu 500 Nm pada 1.750 – 2.000 rpm. Disalurkan oleh transmisi otomatis 10 percepatan with Select Shift ke empat rodanya.
Eksterior
Dalam hal penampilan eksterior, keduanya tidak memiliki banyak perbedaan. Sama-sama memiliki bodi yang jangkung dan panjang. Berdimensi 4.893 x 1862 dan 1.836 mm untuk ukuran panjang, lebar dan tingginya. Wheelbase dan ground clearancenya pun sama 2850 mm dan 225 mm.
Ford Everest generasi ketiga ini mengadopsi grille model sarang lebah, menggantikan desain generasi terdahulu yang mengaplikasi grille model tiga bilah. Pada pinggiran grille mendapat aksen krom yang dipadankan dengan desain lampu utama projector LED serta Daytime Running Light yang juga sudah LED. Lampu belakang pun mengadopsi LED.
Kaca spion kedua varian dapat dilipat secara elektrik begitu juga dengan pengaturannya. Ditambah dengan roof rack yang membuat kendaraan jangkung tersebut terlihat lebih gagah. Desain velgnya sama, namun versi Titanium memakai ukuran lebih besar yakni ring 20 inci, sedangkan versi XLT 4x2 memakai ring 18 inci.
Versi Titanium sudah mendapatkan kelengkapan underbody protection (pelindung kolong mobil) dan panoramic moonroof, sedangkan pada XLT nihil. Pembeda lainnya terdapat pada pintu bagasi, di mana versi teratas sudah mendapatkan hands free power tailgate sehingga memudahkan pengguna mengakomodasi barang-barang, pada varian XLT sudah elektrik namun belum hands free.
Baca juga: Ford Masuk Lagi, Pasarkan Ranger dan Everest Segini Harganya
Interior dan Fitur Entertainment
Kedua varian memiliki desain kabin yang sama, terlihat apik dan mewah. Rasa lapang adalah hal pertama yang Anda rasakan ketika memasuki bagian dalam dengan headroom dan legroom yang lapang di semua baris. Jok di baris ketiga juga lumayan lega untuk penumpang dengan tinggi 160an cm.
Seluruh jok dibalut dengan material kulit yang halus. Pada versi XLT tersedia satu pilihan warna interior yaitu honey gold, sedangkan Titanium menawarkan warna ebony dan cognac. Kursi untuk pengemudi varian XLT bisa diatur secara elektrik dengan 4 cara pengaturan, sedangkan bagian penumpang depan hanya 2 cara pengaturan. Pada versi Titanium dapat diatur dengan 6 cara pengaturan baik untuk bagian pengemudi maupun penumpang.
Pada varian XLT tidak terdapat ambient lighting dan soket 12 volt. Untuk sarana infotainment didukung head unit layar sentuh 8 inci dengan Voice Recognition, Bluetooth, USB serta 8 speaker. Pada varian tertinggi pun demikian semuanya sama, hanya speakernya yang lebih banyak yaitu 10 buah.
Kapabilitas
Tentu saja kapabilitas di antara keduanya di medan off-road berbeda karena yang satu 4x4, satunya 4x2. Tapi mereka memiliki kesamaan kapabilitas yakni mampu melewati genangan air setinggi 800 mm alias 80 cm dan kemampuan towing sampai 3.100 kg. Alias mampu menarik anhang berisikan boat kecil atau motor trail.
Fitur Keamanan dan Keselamatan
Pada tipe Everest Titanium 4x4, fitur Hill Descent Control (HDC), Hill Launch Assist (HLA) dan Blind Spot Monitor sudah menjadi fitur standar yang tidak Anda temukan pada varian XLT. Untuk Parking sensor pada tipe Titanium tertanam di bagian depan dan belakang, sedangkan pada XLT hanya pada bagian belakang saja.
Selebihnya, fitur safety antara kedua varian sama. Mulai dari 7 airbag untuk pengemudi, penumpang depan, samping dan lutut, rear view camera, pengereman ABS + EBD plus Autonomous Emergency Braking (AEB) dan dilengkapi juga dengan Electronic Stability Control serta Roll Stability Control. Kedua fitur terakhir memiliki fungsi untuk menjaga kestabilan kendaraan selama dikendarai. (EKA ZULKARNAIN)
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Lagi Ford Ranger Raptor
Pelajari lebih lanjut tentang Ford Everest
Mobil Ford Lainnya
Ford Everest Promos, DP & Monthly Installment
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Ford Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza