Bakal Bikin Xpander Hybrid, Mitsubishi Tambah Investasi Rp 11,2 Triliun di Indonesia

Xpander

JAKARTA, CARVAGANZA - Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita mengumumkan kerja sama baru dengan Jepang. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri agenda pertemuan dengan pelaku industri di Tokyo Jepang. Menperin menyampaikan Indonesia mendapat investasi dari Mitsubishi sebesar Rp 11,2 Triliun.

Agus mengemukakan Mitsubishi akan mengembangkan dua model kendaraan baru berjenis Hybrid, dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), yaitu kendaraan yang menggunakan kombinasi mesin bensin dan motor listrik. PHEV lebih canggih lagi karena baterainya bisa diisi ulang dengan listrik yang berasal dari sumber eksternal, tak hanya dari mesin bensinnya saja.

Kepada wartawan dalam konferensi pers secara virtual, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dengan didampingi Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Heri Akhmadi, memastikan satu di antara komitmen itu didapat dari pabrikan otomotif raksasa. Mitsubishi Motors Corporation akan melakukan perluasan kapasitas produksi mobil di Indonesia, sekaligus perluasan ekspor.

"Mereka memberikan komitmen kepada kita, bahwa pada akhir 2025 akan ada penambahan investasi sebesar Rp 11,2 triliun sehingga terjadi peningkatan kapasitas dari 220.000 menjadi 250.000 unit kendaraan," ujar Agus Gumiwang Kartasasmita.

 

Mitsubishi Outlander PHEV

Kedua model tersebut nantinya akan diarahkan pengembangannya menjadi produk ekspor Indonesia. Mitsubishi juga memberikan izin kepada Agen Pemegang Merek (APM)-nya di Indonesia untuk menambah sembilan negara ekspor baru, sehingga totalnya menjadi 39 negara tujuan ekspor.

Salah satu kendaraan hybrid yang akan diproduksi di pabrik Mitsubishi di Indonesia adalah Mitsubishi Xpander. Selain Xpander investasi ini juga ditujukan untuk membuka line produksi Mitsubishi Outlander PHEV. Menperin sebetulnya juga berharap Mitsubishi dapat menambah jalur produksi untuk mobil listrik sepenuhnya atau EV juga. Namun hal tersebut masih dalam proses negosiasi, saat ini yang menjadi fokus Mitsubishi adalah mobil-mobil hybrid.

"Mereka akan mengembangkan hybrid, memang itu pilihan bisnis mereka, tentunya kami kawal. Selain hybrid mereka juga akan melakukan investasi plug-in hybrid. Khusus untuk jenis electric vehicle [EV> mereka masih melakukan studi terhadap model yang akan dikembangkan tetapi komitmen sudah ada," ujar Agus.

Menperin juga menyampaikan bahwa kerja sama ini dapat mendorong pencapaian penyebaran mobil-mobil listrik di Tanah Air. Selain Mitsubishi, Menperin juga menyampaikan akan bertemu pabrikan otomtif Jepang lain seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Mazda dan Nissan. Tujuan utamanya, untuk mendorong industri terkait agar melakukan pengembangan kendaraan listrik dan memperluas pasar ekspornya dari Indonesia, termasuk ke Australia.

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita berada di Jepang juga untuk bertemu sejumlah perusahaan otomotif Jepang lainnya seperti Toyota, Honda, Suzuki dan Mazda. Menperin juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan wakil Pemerintah Jepang, antara lain Penasehat Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi dan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, Hiroshi Kajiyama. ALVANDO NOYA / RS

Baca juga: Dipotong PPnBm, Ini Harga Mitsubishi Xpander Sekarang!

Mobil Mitsubishi Pilihan

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Artikel Feature