Demi Mobil Listrik, Volkswagen Bikin 'Plesetan' Mereknya Sendiri

WOLFSBURG, Carvaganza – Volkswagen kini adalah salah satu pabrikan yang terlihat serius ingin beralih ke mobilitas elektrik. Dengan menghadirkan sub merek VW ID, beberapa model bertenaga listrik murni telah disiapkan dalam timeline Volkswagen untuk beberapa tahun ke depan. Tapi tidak hanya produk, Volkswagen rupanya juga punya strategi tersendiri dalam memperkenalkan mobil-mobil listriknya.

Cara yang unik diambil oleh pabrikan asal Jerman ini untuk lini elektriknya. Bahkan nama Volkswagen yang sudah dipakai selama hampir satu abad ini diubah demi melancarkan strategi mobil listriknya. Dilaporkan, Volkswagen akan mengubah namanya menjadi ‘Voltswagen’ khusus untuk divisi mobil listriknya. Yap, VW membuat ‘plesetan’ untuk nama mereknya sendiri.

 

Langkah unik, cerdas dan agak receh ini ditujukan VW untuk memasarkan mobil-mobil listriknya di kawasan Amerika Serikat. Salah satu langkah awalnya adalah untuk memperkenalkan model legendaris VW yang kini hadir versi full electric, yaitu VW ID Buzz. Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, VW ID Buzz adalah adaptasi versi elektrik dari minibus atau caravan ikonik VW, yaitu Type 2 atau yang lebih populer disebut Kombi.

Nama Voltswagen pun tampak seperti ubahan sederhana, hanya mengubah satu huruf di dalam nama Volkswagen. Namun makna dari namanya sudah bisa berubah, dari yang awalnya ‘mobil rakyat’ menjadi ‘mobil listrik’ alias ‘mobil bertenaga volt/listrik’. Beberapa model mobil listrik sudah disiapkan oleh VW, mulai dari minibus sampai ke hatchback yang berdimensi kompak.

Volkswgaen ID.4

 

ID Buzz sendiri telah muncul ke hadapan khalayak sejak tahun 2017 sebagai sebuah konsep. Inilah salah satu model pertama VW yang diwujudkan menjadi mobil listrik produksi. Banyak elemen desain yang berubah mengikuti arah modern, tapi VW tidak melupakan basis desai khasnya yang menjadi favotir para penggemarnya selama ini.

Saat diproduksi, ID Buzz hadir dalam dua opsi spesifikasi. Yang pertama adalahnya dengan penggerak roda belakang, dengan output motor listriknya 200 hp. Sementara varian alternatifnya, berpenggerak all-wheel drive, punya tenaga sampai 300 hp. Mobil yang akan dipasarkan mulai tahun depan ini menggunakan platform MEB, basis yang dimanfaatkan luas oleh merek VW Group lain seperti Audi, Skoda dan Seat.

MEB di dalam merek VW sendiri juga dipakai oleh dua model mobil listrik lainnya, yaitu ID 3 dan ID 4. Seperti layout tradisional mobil listrk, batere diletakkan di bagian bawah lantai. Selain titik berat, layout ini juga membuat kabin ID Buzz semakin praktis untuk dijadikan kendaraan keluarga. Bahkan konfigurasi joknya fleksibel untuk kustomisasi interior yang diklaim seakan tanpa batas.

Untuk rencana elektrifikasi sendiri, VW Group ingin pada tahun 2030 nanti punya line up 300 model full electric di seluruh 12 merek yang dinaunginya. Seperti Audi, kita sudah bisa lihat sekarang dengan hadirnya sub merek e-tron. Bahkan Porsche dan Lamborghini juga sudah mulai bergerak kea rah elektrifikasi baru-baru ini.
WAHYU HARIANTONO

Sumber: Tom’s Guide

Artikel yang direkomendasikan untuk anda