Bongkar Spesifikasi Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5

JAKARTA, Carvaganza - Sebagai awal dari cerita merek EV teranyar Hyundai (Ioniq), model Ioniq 5 siapkan berbagai potensi hebat. Banyak keunggulannya didukung oleh rancang bangun Electric Global Modular Platform (E-GMP). Tapi bukan itu saja, pabrikan turut memainkan senjata di sisi perbekalan. Diketahui, mereka tetapkan standar tinggi bahkan untuk varian terendah – setidaknya untuk pasar Britania Raya.

Belum lama ini Hyundai Motor UK umumkan harga dan spek untuk sang crossover listrik berlogo H kursif. Tiga tingkatan trim disiapkan sebagai varian umum di samping edisi spesial peluncuran perdana Project 45. Adalah tipe SE Connect, Premium, hingga Ultimate meramaikan line up. Pilihannya lantas berlanjut pada jenis penggerak roda dan besaran baterai. Versi penggerak belakang dipasarkan dengan seleksi baterai 58 kWh dan 73 kWh sementara model AWD hadir spesifik dengan suplai daya 73 kWh.

Tak perlu diragukan lagi, Ultimate tawarkan gudang persenjataan paling besar. Tapi yang menarik justru terletak di spek terendah SE Connect. Standarnya terbilang cukup komprehensif bahkan dibandingkan model yang beredar saat ini. Termasuk di dalamnya berupa pelek gambot 19 inci, lampu LED depan belakang, dan handle pintu rata bodi. Sementara itu, dalam kabin terpasang material jok fabric yang dibuat dengan polyester resin alami serta pengaturan ketinggian bangku depan dan pergeseran pada bangku belakang.

Hyundai Ioniq 5

Lebih dari itu, mejeng sarana hiburan LCD 12,3 inci sebagai peranti bawaan. Menyuguhkan fungsi navigasi, radio daring DAB, kamera mundur, sampai integrasi smartphone Android Auto dan Apple CarPlay. Lantas keseruannya diramaikan oleh interior mood lighting sebagai standar. Di samping itu, peranti pengisi daya gawai nirkabel juga ikut mengisi daftar hadir. Cipratan nuansa modern tak lupa diselesaikan oleh pemanfaatan layar untuk instrumentasi.

Urusan sokongan berkendara, Ioniq 5 SE Connect boyong kemampuan Navigation based Smart Cruise Control (NSCC). Mampu mengendalikan velositas mengikuti batasan kecepatan sekaligus menyesuaikan layout jalan. Bukan itu saja, tersisip bantuan lain seperti Highway Drive Assist (HDA), Intelligent Speed Limit Assist (ISLA), Lane Keep Assist with Lane Following Assist (LKAS + LFA), dan Driver Attention Alert. Tak ketinggalan alat preventif celaka Forward Collision Avoidance System (FCA) yang mampu mendeteksi mobil, pejalan kaki, dan pesepeda. Dapat dilihat, standarnya tidak main-main bukan?

Yep, deret kemampuan ini bisa memberikan gambaran bahwa Ioniq 5 tetap tampil ekstra canggih meski trim terendah. Tergolong sangat komprehensif. Semua perbekalan tadi dijual dengan label 36.995 Poundsterling, atau sekitar Rp 738,9 jutaan. Sebagai informasi, unit termurah disajikan dalam format RWD dan baterai paling kecil saja.

Varian tertinggi dengan fitur yang lebih lengkap

Hyundai Ioniq 5

Spek paling basic sudah terdengar hebat, bagaimana pada varian di atasnya? Yang jelas bukan sekadar diferensiasi gaya eksterior. Model Premium menawarkan peranti tambahan seperti dual LED projector headlamp, power tailgate, sampai bangku elektrik empat arah untuk pengemudi dan pemanas pada jok depan berikut roda kemudi.

Kemampuan asisten berkendara aktif juga dibikin lebih pintar. Highway Drive Assist Level 2 memungkinkan perpindahan jalur secara otomatis ketika menyalakan sein. Sistem preventif aktif FCA dibantu alat deteksi persimpangan dan Blindspot Collision Avoidance assist (BCA).

Pilihan untuk konsumen pun lebih variatif di trim Premium. Terdapat peranti opsional Vehicle 2 Load (V2L) yang dapat disematkan ke Ioniq 5. Dapat menjadikan Ioniq 5 sebagai ‘power bank’ peralatan elektronik. Paket penempuh perjalanan tersedia dari unit 58 kWh berpenggerak roda belakang atau versi RWD dan AWD yang bersumber baterai 73 kWh. Paling murahnya diberi label 39.295 Poundsterling atau Rp 784,7 jutaan.

Rangkaian jajaran Ioniq 5 di Britania Raya ditutup oleh sang penduduk puncak kecanggihan, Ultimate. Segala spek tertinggi hadir di dalamnya. Contoh leather seat komplet pengaturan elektris dan ventilasi bangku. Penumpang bakal semakin dimanja oleh Bose premium sound system. Sementara pengemudi akan disuguhkan head up display dengan augmented reality, pergeseran konsol tengah, dan pedal alloy.

Jangan tanya lagi soal teknologi mutakhir, standar trim Premium tentu diboyongnya dengan fungsi V2L sebagai bawaan. Kendati begitu, kecanggihannya dapat ditingkatkan lagi dengan peranti opsional Eco Pack. Ini menambahkan sistem pemanas baterai. Kalau masih kurang, terdapat Tech Pack yang menguatkan kesan premium. Akan terpasang Front Memory Seats dan Relaxation Premium Seats demi menunjang kenyamanan perjalanan. Garda asisten berkendara aktif lanjut diramaikan oleh BVM (Blind View Monitor), PCA ( Parking Collision Avoidance Assist - Reverse), RSPA (Remote Smart Parking Assist), dan SVM ( Surround View Monitor). Tanpa peranti opsional Ioniq 5 Ultimate diberi label mulai dari 42.295 Poundsterling, sekitar Rp 850,9 jutaan.

Berdiri di atas Electric Global Modular Platform (E-GMP)

Hyundai ioniq 5

Seperti diketahui, Ioniq 5 jadi model pertama di atas platform E-GMP. Basis ini sendiri menawarkan berbagai keunggulan sebagai sebuah EV. Contoh dari segi dimensi dan pemanfaatan ruang. Ia memiliki wheelbase 3.000 mm yang notabene sedikit lebih panjang dari SUV terbesar pabrikan, Palisade. Sinergi dengan komposisi lantai rata lantas memberikan kebebasan ruang gerak dalam kabin.

Pemenuh kebutuhan akan daya tempuh atau kekuatan memacu hadir lewat opsi powertrain. Dua kapasitas baterai menjadi probabilitas sajian yakni Standard Range 58 kWh atau Long Range 73 kWh. Jika menginginkan performa memacu terhebat, ada model AWD Long Range. Kombinasi dua motor listrik gelontorkan daya 301 hp dan torsi fantastis 605 Nm. Atas dasar itu, akselerasi ke 100 kpj bisa tuntas secepat 5,2 detik. Daya tempuh maksimum sendiri disebut mencapai 461,9 km

Sementara itu, daya jangkau terjauh dimiliki format penggerak roda belakang dengan opsi baterai paling besar. Klaimnya dapat menempuh hingga 482 km dari satu kali pengisian penuh berdasarkan standar perhitungan WLTP (Worldwide Harmonized Light Vehicle Test Procedure). Sajikan output tenaga 214 hp dan torsi 350 Nm. Lain cerita pada paket spek terendah 2WD dan baterai terkecil. Ia memberikan jangkauan 386 km dengan torehan daya 168 hp/350 Nm.

Arsitektur kelistrikan turut memberikan fleksibilitas pengisian baterai hingga potensi tertinggi untuk saat ini. Adalah sistem multi-charging, mampu mengganti sistem 400 V dan 800 V tanpa perlu adaptor tambahan. Sudah menjadi standar. Lewat charger 350 kW, baterai dapat terisi dari 10 ke 80 persen dalam tempo 18 menit saja. Lima menit diisi, Ioniq 5 ketambahan daya jangkau sejauh 100 km.
AHMAD KARIM / RS

Artikel yang direkomendasikan untuk anda