Ringsek, Ini Dia Harga dan Spesifikasi Jeep Grand Cherokee Milik Bos Garansindo yang Kecelakaan

JAKARTA, Carvaganza – Muhammad Al Abdullah, petinggi grup Garansindo, belum lama ini mengalami kecelakaan saat berkendara menggunakan Jeep Grand Cherokee miliknya. Memet, panggilan akrabnya, menggunggah insiden yang dialaminya pada Kamis (17/7) itu di akun Facebook miliknya dua hari sesudahnya.

“Kejadiannya saya sedang di jalur kanan tol dan di depan ada mobil Avanza di jalur kanan juga yang tiba-tiba mengerem mendadak ,tetapi sayangnya Fitur “Active Brake Collision System” (ABCS) yang merupakan salah satu fitur safety yang ada dalam Mobil Jeep Grand Cherokee 3.6L Summit tahun 2014 ini tidak berfungsi sebagaimana harusnya,” aku Memet.

Walhasil Memet terpaksa banting setir ke arah kiri. Nahas di lajur sebelah kiri ada truk kontainer dan insiden ini pun tak bisa dihindari. Mobil yang ia kemudikan ringsek di bagian depan dan sisi sebelah kiri kendaraan sampai pintu belakang sebelah kiri sampai terlipat.

Jeep Grand Cherokee

“Alhamdulillah saya sendiri dan saya selamat tanpa luka walaupun airbags pun tidak Keluar!” lanjutnya. Meski bersyukur dirinya selamat dari maut, Memet tetap mengajukan keluhannya kepada pihak prisipal Jeep melalui APM (Agen Pemegang Merek). Ia kecewa fitur keselamatan canggih yang dimiliki mobilnya tidak berfungsi.

PT DAS Indonesia Motor, APM Jeep di Indonesia saat ini, langsung menanggapi laporan tersebut. DAS menyampaikan rasa prihatin dan simpati terhadap kecelakaan yang terjadi. DAS langsung menarik mobil Jeep Grand Cherokee milik Memet ke bengel resmi untuk dilakukan investigasi lebih lanjut. DAS juga telah memberikan initial report ke pihak FCA (Fiat Chrysler Automobiles) mengenai kejadian ini.

Mesin bertenaga dengan penggerak 4x4

Jeep Grand Cherokee Summit 2014

Jeep Grand Cherokee yang dipakai dalam kejadian ini termasuk SUV (Sport Utility Vehicle) mewah yang dibekali dengan mesin berperforma tinggi. Di balik kap mesinnya terdaat mesin Pentastar V6 3,6 liter yang sanggup menggenerasikan tenaga 290 hp dengan torsi 353 Nm. Tenaganya disalurkan ke sistem penggerak 4x4 lewat transmisi otomatis 8-percepatan.

Tak salah kalau Jeep mengklaim bahwa SUV premium asal Amerika Serikat ini memiliki kemampuan untuk menarik beban hingga 2.812 kg. Menariknya, meski performanya tak perlu diragukan lagi, mesin ini juga punya efisiensi bahan bakar yang baik. Konsumsi BBM diklaim 9 km/liter yang memungkinkan Grand Cherokee melaju sejauh hampir 1.000 km bila tangki terisi penuh.

Mengemban predikat Jeep Trail Rated, Grand Cherokee Summit yang pertama kali diluncurkan pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 ini memiliki beberapa mode berkendara offroad. Sistem suspensi udara Quadra-lift yang dapat meninggikan kendaraan hingga 2,6 inci dan merendahkan kendaraan sebanyak 1,6 inci ini jadi salah satu buktinya. Tak lupa, pilihan mode traksi Select-Terrain.

Interior mewah dan fitur berlimpah

Jeep Grand Cherokee

Saat peluncurannya di IIMS 2013, mobil ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 1,4 miliar off the road Jakarta. Harga semahal itu terasa pantas ditebus lantaran Jeep membekali Grand Cherokee Summit ini dengan interior berkelas dan fitur lengkap. Joknya dilapis nautra leather, interiornya dihiasi trim kayu berpori dalam berbagai pilihan warna. Anda juga bisa menikmati pemandangan langit karena mobil ini memakai panoramic sunroof.

Sistem multimedia Uconnect 8,4 inci layar sentuh terintegrasi dengan pengaturan suhu dan dapat terhubug dengan ponsel pintar secara cloud-based voice texting atau Anda bisa mengirim pesan singkat dari smartphone melalui perintah suara. Speaker Harman Kardon bertenaga 825 watt dari 19 speaker dan 3 subwoofer yang tersebar di dalam kabin juga menghasilkan dentuman yang dahsyat.

Jeep Grand Cherokee Summit 2014

Fitur keselamatan yang dimilikinya pun sudah jelas sangat canggih. Mobil ini dilengkapi fitur keselamatan Park Assist, Forward Collision Warning with Crash Mitigation, Adaptive Cruise Control dengan Selec-Speed Control hingga kantung udara yang tersebar di seluruh bagian kabin.

Sangat disayangkan pada saat kejadian yang menimpa Memet fitur keselamatan canggih di mobil ini tidak berfungsi sempurna. Beruntung pengemudi sukses keluar dengan selamat tanpa luka serius.

Dhani Yahya, COO DAS Indonesia Motor melalui keterangan persnya menyampaikan, “Kami sebagai General Jeep Distributor Indonesia berkomitmen untuk mengawasi proses ini sebaik-baiknya, dan kami yakin dari principal kami akan melakukan penyelidikan yang komprehensif, menyeluruh dan transparan, untuk dapat menyelesaikan kejadian ini dengan baik. Namun agar dapat dipahami penyelesaiannya akan cukup memakan waktu dengan adanya pandemi yang membatasi pihak investigator dari principal untuk melakukan kegiatannya di Indonesia.”
RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda