Ferrari Musnahkan 400 Ribu Lebih Barang Palsu, Termasuk Mobil
Menjadi kebijakan perusahaan untuk memusnahkan barang tiruan yang memakai label Ferrari.
MARANELLO, Carvaganza - Ferrari memang dikenal cukup sensitif dan sangat protektif terhadap produknya. Brand asal Italia ini melarang konsumennya untuk melakukan modifikasi terhadap produknya. Bahkan tak jarang konsumen yang bandel langsung dimasukkan ke buku hitam dan tidak boleh membeli mobil Ferrari lagi. Ternyata, sikap tersebut tak hanya berhenti sampai di situ.
Mereka diketahui sejak tahun lalu telah menghancurkan 400 ribu produk palsu yang mengatasnamakan Ferrari. Barang-barang tersebut meliputi memorabilia dan pakaian. Berdasarkan infografis yang dipublikasikan lewat media sosial, Ferrari mengungkapkan bahwa ratus ribuan barang palsu atau bajakan telah dihancurkan. Tiga diantaranya ternyata adalah mobil. Bukan hal aneh banyak orang yang berusaha mengambil keuntungan menggunakan nama brand besar tersebut.
Ferrari telah lama menjadi mobil populer untuk ditiru, dan mungkin ada ribuan mobil palsu di luar sana. Tidak diketahui bagaimana Ferrari bisa mendapatkan tiga mobil tersebut, termasuk asal dan milik siapa.
Baca Juga: Honda Prelude Siap Debut di Goodwood, Segera Dijual di Eropa
Sepanjang tahun 2023, tidak kurang dari 100.351 item pakaian yang dilabeli sebagai produk resmi Ferrari dimusnahkan. Kemudian 30.161 parfum dibuang, 17.231 tas, 17.438 pasang sepatu dan 60.903 jam tangan. Masih ada lagi, yaitu 13.415 ikat pinggang, 11.500 label, 800 skuter, 872 model skala, 91.229 kacamata, 1.092 bola sepak dan 57.503 dompet juga dibuang oleh Ferrari.
Sang produsen mobil sports nyatanya memiliki skema sayembara anti-pemalsuan. Di mana mereka akan memberikan penghargaan kepada orang yang melaporkan produk berpotensi melanggar merek dagang dan dikomersialkan.
Namun, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi. Di mana mereka yang mengirimkan laporan harus memberikan rincian tentang bisnis yang menjualnya, perkiraan jumlah produk yang terlibat, dan foto yang menunjukkan merek dagang Ferrari tiruan, termasuk labelnya. Walau begitu, Ferrari tidak akan menindak seseorang yang membangun replika Ferrari di tempatnya sendiri. Kemudian ditujukan untuk penggunaan pribadi.
Langkah Ferrari tentunya membutuhkan investasi yang cukup besar. Tapi di lain sisi, hal tersebut sangatlah baik dalam menjaga image brand. Seperti diketahui, sensitivitas kepemilikan Ferrari terhadap mereknya tak pandang bulu. Beberapa konsumen dari kalangan selebriti atau orang terkenal diketahui telah di-banned. Mulai dari permasalahan modifikasi, menjual unit kembali sebelum kontrak habis, mengkritik brand di sosial media termasuk me-review jelek dan menggunakan mobilnya untuk kebutuhan konten kurang baik.
Beberapa di antara mereka seperti DJ Deadmau5 yang memodifikasi ekstrem, 50 Cent yang mengunggah Ferrari mogoknya karena aki mati dan presenter televisi Chris Harris yang me-review produknya.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: NMAA Ultimate Builder Kenalkan Konsep Baru, Cari 100 Builder Lokal Terbaik ke Dunia
Sumber: Carscoops
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Ferrari Pilihan
- Latest
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature
