Mencoba Kelincahan iCAR V23 S dan V27 di Medan Off-Road di Wuhu

Kami mencoba kedua model ini di lintasan off-road dengan sejumlah handicap yang diperuntukkan bagi SUV petualang.

  • 2026/05/2_5023424-1.jpg
  • 2026/05/2_5399656-1.jpg
  • 2026/05/2_4594054.jpg
  • 2026/05/2_5571546.jpg
  • 2026/05/2_4763479.jpg
  • 2026/05/2_5074782.jpg
  • 2026/05/2_5355859.jpg
  • 2026/05/2_5249507.jpg
  • 2026/05/2_1600_3000_gif.jpg
  • 2026/05/DSS08889-1.jpg

WUHU, Carvaganza - Sebagai mobil SUV elektrifikasi petualangan, V23 S dan V27 kurang pas rasanya kalau tidak dicoba di medan off-road. Makanya, salah satu agenda perjalanan kami ke Wuhu, Cina, adalah untuk menjajal performa kendaraan itu di jalanan gravel, berpasir dan berlumpur. .

KEY TAKEAWAYS

  • Berapa kapasitas mesin bensin konvensional yang terpasang di iCAR V27 dan berapa tenaga yang dihasilkan?

    Yaitu mesin bensin 1.5 Liter turbocharged dan tenaga yang dihasilkan adalah sebesar 154,2 hp atau 115 kW.
  • Berapa total tenaga kombinasi yang dihasilkan oleh iCAR V27 iWD?

    Sebesar 335 kW (449 hp) dengan baterai berkapasitas 32.4 kWh. Jarak yang mampu ditempuh jika memakai energi dari baterainya saja sejauh 210 km berdasarkan pengujian CLTC.
  • Lintasan off-road yang kami coba letaknya tidak jauh dari pabrik iCAR di Wuhu, Cina. Tepatnya di Tuju Camping Site,sebuah camping ground gratis di Propinsi Anhui. Uji coba ini iCAR V23 S dan V27 ini diperuntukkan bagi para tamu undangan iCAR dari seluruh dunia, termasuk kalangan media. Karena jumlah pesertanya banyak, kami dibagi ke dalam beberapa grup dan sesi agar test drive di medan off-road tersebut berjalan dengan lancar.

    Sebelum test drive, kami mendapatkan briefing dari panitia mengenai tata cara dan prosedur keselamatan. Termasuk juga pengenalan singkat mengenai lintasan.

    Oh iya, trek yang kami lintasi adalah medium off-road. Total panjangnya dari mulai titik start sampai finish sekitar 500 meter dengan layout berliku. Trek buatan ini dilengkapi dengan handicap jalur lumpur (muddy path) berupa tanah basah yang cukup dalam dan licin dan gundukan (table top) yang cukup tinggi. Selain itu terdapat jalur gravel kering yang agak berbatu.

    Baca juga: Mencoba iCAR V27 Menyusuri Jalanan Kota Wuhu dan Nanjing

    Test drive iCAR V23 S dan V27 di trek off-road di Wuhu, Cina. Test drive iCAR V27 di trek off-road di Wuhu, Cina. Foto: iCAR Global

     

    Mobil pertama yang OTO Group coba adalah V27 iWD dengan diisi oleh empat orang penumpang, termasuk satu instruktur. Kami langsung mengemudikan mobil, tidak ada pengenalan medan. Posisi instruktur hanya mendampingi saja, sesekali mengingatkan pengendara.

    Dengan terisi empat orang, kita jadi mengetahui performa mobil dalam kondisi angkut orang maksimal, yang kalau saya rata-ratakan beratnya adalah 70 kg per orang. Total bobot orang di dalam adalah sekitar 280 kg. Curb weight kendaraan dengan penggerak AWD tersebut di kisaran 2.300 kg dengan panjang 5.055 mm.

    Ketika berada di belakang kemudi V27 versi AWD ini, terasa tidak seperti mengendalikan mobil dengan panjang lebih dari 5m dan bobot lebih dari 2,3 ton. Saya seperti membawa mobil SUV kompak yang bergerak lincah. Setir terasa enteng dan outputnya positif, sehingga pengemudi dengan mudah memberikan input yang objektif terhadap kondisi jalan.

    Mesin 1.5 liter turbo yang berfungsi sebagai generator untuk baterai membuktikan bahwa kendaraan ini cocok untuk perjalanan adventure jarak jauh tanpa ketergantungan pada jaringan listrik. iCAR V27 mengadopsi sistem hybrid yang diberi nama Golden REEV (Range-Extender Electric Vehicle). Dengan sistem yang dikembangkan oleh pabrikan tersebut, teknologi hybridnya bisa bekerja secara efisien dan mampu mendistribusikan daya secara cerdas. Motor listriknya menggerakkan roda, sementara mesin menghasilkan listrik saat dibutuhkan.

    Mesin konvensional V27 menghasilkan daya 115 kW (154,2 hp), sedangkan motor penggerak belakangnya (RWD) menghasilkan tenaga 185 kW (248 hp). Untuk varian iWD (AWD) mampu menghasilkan total tenaga kombinasi motor listrik depan dan belakang sebesar 335 kW (449 hp). Baterai yang terpasang memiliki kapasitas 32,4 kWh yang kalau kita mengemudi dengan memakai energi baterainya saja mampu mencapai jarak 210 km versi pengujian CLTC. Total jarak yang dapat ditempuh oleh V27 adalah 1.230 km versi CLTC.

    Baca juga: Berkunjung Ke Wuhu, Bertemu iCAR V27 Custom Adventure Setir Kanan

    Test drive iCAR V27 di trek off-road di Wuhu, Cina. iCAR V27 ketika melewati trek lumpur di Wuhu, Cina. Foto: iCAR Global

     

    Ketika melaju di trek off-road maupun di jalan raya, pengendaliannya stabil, jantung pacu bekerja secara halus dan tenang layaknya mobil listrik murni. Ketika daya baterai turun di bawah level tertentu, mesin secara otomatis mulai menghasilkan daya, mengisi daya baterai dan langsung menggerakkan roda jika diperlukan. Setelah daya baterai mencukupi, mesin akan berhenti. Manajemen energi sesuai kebutuhan ini menghilangkan kekhawatiran kita terhadap range-anxiety dan kita tidak perlu charging station.

    Suspensi bisa menyesuaikan diri secara otomatis

    Suspensi MacPherson pada bagian depan dan multi-link independent dengan penguatan tie rod strut plus H Arm di belakang membuat bantingan menjadi lebih empuk. Sistem suspensi pada V27 bisa di-adjust. Menggunakan magnetic suspension dengan adaptive damper yang dapat menyesuaikan peredaman hingga 1.000 kali dalam 10 milidetik sehingga memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan handling. Dengan sistem ini, peredaman suspensi bisa menyesuaikan secara otomatis dengan medan yang dilalui.

    Kinerja suspensi yang baik tersebut juga dibarengi oleh ground clearance kendaraan mencapai 220 mm (22 cm) dan torsi elektrik yang instan. Sistem AWD dual motor yang diadopsi memberikan traksi yang bagus sehingga ketika melewati gravel berpasir tenaga terus terdistribusi ke keempat roda dan berlangsung mulus.

    Sistem kerja AWD V27 juga sangat membantu ketika melewati lintasan lumpur yang cukup dalam. Traksi selalu terisi penuh, mobil pun tidak susah keluar dari kubangan lumpur. Meskipun bodi mobil ini memiliki panjang 5 meter dan ground clearance 220 mm, Ia dapat bergerak lincah di tikungan-tikungan gravel. iCAR V27 memiliki kemampuan melewati genangan air sampai 600 mm (60 cm) sehingga ketika melewati kubangan air di trek Tuju, kita tenang saja.

    Sistem AWD dual-motor memberikan traksi yang mengesankan, sehingga daya yang tersalurkan bisa kontinyu dan mulus di medan gravel berpasir maupun di gundukan cukup tinggi tanpa memerlukan pergantian gigi.  Kemampuannya di dalam melewati handicap berupa gundukan (table top) tinggi, juga didukung oleh sudut datang (approach angle) dan sudut berangkat (departure angle) masing-masing 24,5 derajat. Pengemudi tak perlu khawatir bagian depan mentok atau bagian belakangnya menggerus permukaan jalan.

    Baca juga: LAPORAN EKSKLUSIF: iCAR ROBOX, Spesies Baru Yang Dobrak Pendekatan Tradisional

    Test drive iCAR V27 di trek off-road di Wuhu, Cina. iCAR V27 di trek off-road di Wuhu, Cina. Foto: iCAR Global

     

    Performa iCAR V23 S di medan off-road

    Setelah mencoba V27, saya langsung mencoba SUV listrik V23 S. Perbedaan utama antara iCAR V23 versi reguler dengan V23 S terletak pada tenaga, desain dan hardware di dalamnya. Tenaga yang dihasilkan oleh tipe S lebih besar dua kali lipat yaitu 335 kW (447 hp), sedangkan tipe V23 reguler adalah 155 kW (208 hp).

    Desain bodinya mengadopsi gaya yang lebih agresif dengan memakai velg 21 inci. Ia juga dilengkapi dengan fitur ADAS yang lebih lengkap. Secara umum, V23 S ini adalah versi dengan performa yang lebih tinggi dan gaya bodi mengotak yang lebih premium.

    V23 S memakai baterai lithium-ion berkapasitas sampai 80,16 kWh yang mendistribusikan tenaganya ke dua motor listrik. Motor listrik depan menghasilkan tenaga 150 kW (201 hp) dan motor listrik belakang 185 kW (248 hp) atau total tenaga kombinasi yang dihasilkan adalah 335 kW (449 hp). Pabrikan mengklaim bahwa V23 S mampu berakselerasi sprint dari 0 km/jam sampai 100 km/jam dalam waktu 4,5 detik. Angka yang cukup menakjubkan untuk mobil SUV dengan gaya bodi boxy. Kendaraan ini menawarkan top speed sampai 170km/jam.

    Baca juga: LAPORAN EKSKLUSIF: Tampil Unik dan Menarik, iCAR V27 Jadi Magnet Beijing Auto Show 2026

    Test drive iCAR V23 S di trek off-road di Wuhu, Cina. Test drive iCAR V23 S di trek off-road di Wuhu, Cina. Foto: iCAR Global

     

    V23 S bergerak lebih lincah

    Ketika melaju di trek off-road, Ia bergerak lebih lincah dibandingkan V27. Maklum memiliki dimensi yang lebih pendek dibandingkan dengan sang adik. Dimensi panjang 4.220 mm, lebar 1.915 mm dan tinggi 1.845 mm. Wheelbase 2.730 mm dan curb weight lebih enteng yaitu 2.199 kg.

    Berkat teknologi platform i-SWIFT, performa sistem i-AWDnya (intelligent All-Wheel Drive) jadi semakin baik di dalam mengendalikan kontrol elektronik dan distribusi torsi ke setiap roda. Sistem ini secara otomatis menyesuaikan penyaluran tenaga berdasarkan kondisi jalan dan tingkat traksi, menjaga stabilitas dan kontrol secara optimal di berbagai situasi.

    Platform i-SWIFT itu juga diintegrasikan dengan suspensi depan double-wishbone atau MacPherson setup dengan suspensi belakang five-link independent. Konfigurasi tersebut menghasilkan keseimbangan optimal antara kenyamanan dan kontrol, baik untuk penggunaan harian di perkotaan maupun saat menghadapi medan yang lebih menantang.

    Dengan V23 S, pengemudi juga tidak perlu khawatir ketika melewati turunan curam dan tanjakan terjal. Karena didukung oleh approach angle yang lebih pendek dibandingkan V27. Yaitu 42 derajat untuk sudut datang, sedangkan departure angle (sudut berangkat) 41 derajat.

    Baca juga: VinFast Indonesia Perkuat Purnajual EV, Gandeng 5 Mitra Strategis

    Test drive iCAR V23 S dan V27 di trek off-road di Wuhu, Cina. Foto: OTO Group/Eka

    Kesimpulan

    Dari impresi berkendara yang cukup singkat yaitu sebanyak masing-masing 2 putaran baik sebagai pengemudi maupun penumpang, kedua kendaraan memiliki karakter yang khas. Tentunya V23 S lebih lincah dibandingkan dengan V27 karena memiliki bodi yang lebih pendek, bobot yang lebih enteng dan sudut datang serta berangkat yang lebih pendek. Juga curb weight yang lebih enteng.

    Keduanya adalah SUV petualang yang cerdas yang mudah dikemudikan di medan off-road seperti di Wuhu oleh pengemudi yang pertama kali merasakan medan seperti ini. Pemakaian teknologi canggih membuat kendaraan gampang dijinakkan. Pengemudi tidak perlu bersusah payah mengeluarkan mobil dari lumpur, tak perlu takut kehilangan traksi di gravel berpasir dan tak perlu khawatir ketika melewati jalanan berbatu dan jalanan tanah yang tidak rata. (EKA ZULKARNAIN)

    Baca juga: Toyota Mewujudkan Kota Futuristik Pusat Pengujian Mobilitas Berbasis AI

    Baca juga: Eksplorasi Changan Deepal S05 di China, SUV Pintar dengan Jangkauan 1.100 Km

    Pelajari lebih lanjut tentang iCAR V23

    Mobil iCAR Lainnya

    • iCAR V23
      iCAR V23

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil iCAR Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature