Beranda Updates Pemerintah Kembali Janjikan Insentif untuk Mobil Bertenaga Alternatif

Pemerintah Kembali Janjikan Insentif untuk Mobil Bertenaga Alternatif

BSD CITY, 12 Agustus 2016 – Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016 memilih tema Green Technology For a Better Future yang mengedepankan kendaraan-kendaraan ramah lingkungan dan efisien. Di antara para peserta GIIAS, BMW Indonesia memboyong salah satu mobil andalannya BMW i8 untuk dipasarkan di Indonesia. Mobil bermesin listrik ini memiliki kadar CO2 hingga 49 g/km.

Lalu bagaimana tanggapan pemerintah tentang kehadiran mobil ramah lingkungan ini. Hingga saat ini, pemerintah akan melakukan kajian hingga mendapatkan formula yang tepat untuk kendaraan-kendaraan ramah lingkungan seperti BMW i8 ini.

“Ya tentu kami melihat ini perlu dikaji dan memberikan keringanan-keringanan seperti pajak dan lain-lain. Karena kendaraan ini kan sudah hemat energi dan ramah lingkungan. Kami menunggu kajian dari GAIKINDO agar kendaraan ramah lingkungan mendapatkan potongan pajak dan fasilitas lain,” kata I Gusti Putu Suryawirawan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementrian Perindustrian Indonesia.

Pernyataan ini bukan kali pertama terlontar dari pemerintah, berulang kali pertimbangan untuk memberikan fasilitas kendaraan bertenaga alternatif namun hingga saat ini belum ada realiasasi. Sampai akhirnya kendaraan-kendaraan bertenaga alternatif resmi dijual di Indonesia dan mendapat banderol tinggi akibat harga pajak yang menjulang. Padahal di beberapa negara ASEAN seperti Thailand, kendaraan hybrid atau listrik mendapat insentif pajak.

BMW i8 dipasarkan di Indonesia dengan paket charger station untuk di rumah. Selain itu dengan banderol Rp.3 miliar lebih tersebut konsumen tidak lagi dibebankan biaya tambahan untuk instalasi charger station.

“Kami tentu saja menyambut gembira jika pemerintah berniat untuk memberikan insentif atau kemudahan-kemudahan lain bagi para konsumen mobil bertenaga alternatif. Karena hingga saat ini harga yang dibanderol masih tersangkut juga dengan beban pajak yang tinggi,” kata Jodie O’ Tania, Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia.

Selain BMW, agen pemegang merk seperti Toyota dengan Mirai dan Honda dengan Clarity Fuel Cell memperkenalkan kendaraan bertenaga hydrogen pada GIIAS 2016 ini.

ALVANDO NOYA

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Wajah Baru BMW M3 dan M4 Buruk? Tenang Nanti Ada Bumper Aftermarket Yang Lebih...

Semua orang bilang kalau wajah baru BMW M3 dan M4 buruk rupa. Mau dicemooh sekasar apapun, tetap saja bagi BMW paras baru keduanya itu...

Tak Hanya Promo, Daihatsu Undang Putra Jokowi Jadi Pembicara di Virtual Festival

JAKARTA, Carvaganza -- Digital Marketing kian menjadi perhatian para pemegang merek mobil di masa pandemi Covid-19 ini. Hal itu juga dilakukan Daihatsu. Mereka kembali...

Isuzu Indonesia Kenalkan Commonrail Lewat Webinar untuk Siswa SMK

JAKARTA, Carvaganza -- Perkembangan teknologi mesin kendaraan terus berjalan. Guna lebih megenalkan teknologi mesinnya, Isuzu Indonesia menggelar webinar dengan tajuk Pengenalan Sistem Commonrail Isuzu...

Mengintip Museum Perjalanan Peugeot, Ada Koleksi Ratusan Kendaraan

JAKARTA, Carvaganza -- Para pabrikan punya banyak cara untuk menunjukkan perjalanan sejarahnya. Salah satunya dengan mendirikan museum. Peugeot, pabrikan asal Prancis, juga punya museum...

Top 10 Render Mobil, Dari Jimny Sampai Toyota 86

JAKARTA, carvaganza.com – Mengintip render-render mobil baru berseliweran di dunia maya itu mengasyikkan. Bahkan, render menjadi trend dan ditunggu-tunggu oleh viewers media sosial di...