Beranda Modification Toyota Kijang Innova Tercepat di Indonesia, Ini Modifikasinya

Toyota Kijang Innova Tercepat di Indonesia, Ini Modifikasinya

JAKARTA, 17 April 2019 — Tim balap dari Innova Community Racing Team (ICRT) membuat kejutan. Salah satu pembalapnya Hendra Wijaya, menggunakan All New Innova berhasil menempuh lintasan 201 meter dengan catatan waktu 9,923 detik. Wah…

Catatan ini menjadikannya sebagai Kijang Innova tercepat dalam ajang resmi di Indonesia. Rekor baru ini dibuat di Sirkuit International Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu, 5-7 April 2019 lalu, dalam ajang DRAG SERIES.

Tertarik mau buat All New Kijang Innova Anda bisa secepat Innova ICRT?

Chiang, tuner ICRT dari Garage Autowerk Bandung mengatakan, ”Innova ini termasuk masih baru, masih sulit untuk mendapatkan performance part-nya, dan masih harus trial and error part mana yang cocok,” kata Chiang.

Selain itu, ternyata biaya yang dikeluarkan juga tidaklah murah, untuk membangun 1 unit ANKI seperti ICRT membutuhkan sekitar Rp 60-75 juta dan menghabiskan waktu sekitar 6 bulan.

Modifikasi dilakukan di sektor mesin. Turbo VNT standar diganti dengan turbo RHF4 untuk menghasilkan boost lebih besar sekitar 2.2 bar dari sebelumnya 1.2 bar. Header custom equal length buatan Garage Autowerks untuk mengakomodasi turbo yang sudah diganti. Tidak ketinggalan air filter diganti dengan aftermarket berbahan cotton dari K&N dan box filter diganti dengan box custom berbahan alumunium.

Kemudian dilakukan penambahan intercooler dengan custom piping untuk mendinginkan udara bertekanan tinggi yang dihasilkan turbo. Terakhir di sektor mesin, pemasangan custom fuel system dari Garage Autowerks.

Setelah sektor mekanikal sudah selesai, tidak lupa fine tune di bagian eletronikal atau ECU. Caranya dengan melakukan remap dan pemasangan piggyabck monstermax dari ECUshop sehingga mesin bisa bekerja lebih baik menyesuaikan dengan modifikasi yang telah dilakukan.

Untuk mengimbangi modifikasi di sektor mesin, supaya mobil lebih mudah di kontrol dan dikendarai. Per standar diganti merk Eibach, shock IMB 2 way adjuster, velg ROTA grip ukuran 8.5 – 9.5 dengan ban bagian depan 235/50/18 dan bagian belakang 275/40/18 TOYO T1s.

Tips dari ICRT, kalau kita sudah modifikasi yang menaikkan tenaga cukup banyak. Jangan lupa pasang beberapa info meter untuk mengetahui kondisi mesin, agar mesin tetap terjaga dan kita bisa antisipasi kemungkinan mesin jebol. Seperti yang di lakukan Garage Autowerks di Innova ICRT, dengan memasang Bost meter, EGT meter, Oil Pressure meter dan Oil temperature meter, semua keluaran autometer. Tidak ketinggalan pemasangan turbo timer dari portman.

Di sisi Exterior, agar penampilan mendukung performa mesin yang sudah meningkat. Kap mesin diganti dengan carbon hood custom buatan Garage Autowerks. Selain tampilan terlihat lebih “racing look“, bobot mobil juga berkurang karena penggunaan kap mesin berbahan serat karbon.

Dari semua modifikasi diatas, tenaga yang dihasilkan dari pengujian di mesin Dyno, sebesar 238.5HP di 4000 rpm dan torsi 580 Nm. Sebagai informasi, Innova standar menggunakan mesin 2GD-FTV 4 Cylinder In-Line, 16 valve DOHC with Variable Nozzle Turbocharger (VNT)  Intercooler berkapasitas 2393 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 146 hp @3400 rpm dan torsi 342 Nm @1200-2800 rpm.

Innova ini sehari-hari masih sanggup menggunakan Bio diesel dengan konsumsi 1:12. Di sini ICRT ingin membangun mobil yang bisa untuk balap tetapi juga aman untuk digunakan harian.

RAJU FEBRIAN