Jetour T1 dan T2 Siap Masuk Pasar Indonesia, NJKB Sudah Ada
Diprediksi meluncur di GIIAS 2026
JAKARTA, Carvaganza - Langkah strategis diambil oleh Jetour Sales Indonesia untuk memperkuat eksistensinya di pasar otomotif nasional. Indikasi kehadiran model baru semakin kuat setelah deretan varian Jetour T1 dan T2 muncul dalam data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) DKI Jakarta untuk tahun produksi 2026. Panggung GIIAS yang akan dihelat akhir Juli mendatang diprediksi menjadi saksi peluncuran resmi deretan SUV tangguh ini.
KEY TAKEAWAYS
Apa keunggulan teknologi i-DM pada Jetour T2 PHEV?
Teknologi ini memadukan mesin hybrid 1.5TGDI dengan efisiensi termal tinggi dan transmisi DHT 3-percepatan, memberikan pengalaman berkendara senyap di awal namun bertenaga saat dibutuhkan.Apa perbedaan utama antara Jetour T1 dan T2?
Jetour T1 diposisikan sebagai SUV off-road urban lite dengan desain yang lebih ringkas namun tetap tangguh, sementara T2 menawarkan dimensi dan fitur yang lebih mumpuni untuk petualangan yang lebih berat.Berdasarkan informasi dari laman Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta, terdapat setidaknya lima varian baru yang didaftarkan oleh Jetour. Mulai dari trim penggerak 4x2, 4x4, hingga teknologi ramah lingkungan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kehadiran daftar ini mempertegas rencana Jetour untuk tidak hanya mengandalkan T2 tipe 2.0 T-GDI AWD yang saat ini sudah dipasarkan seharga Rp588 juta (OTR Jakarta).
Daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Jetour T1 & T2 2026
-
Jetour T1 (4x2) DCT AT: Rp170.000.000
-
Jetour T1 (4x4) DCT AT: Rp185.000.000
-
Jetour T1 PHEV 1.5TD: Rp205.000.000
-
Jetour T2 (4x2) DCT AT: Rp275.000.000
-
Jetour T2 PHEV 1.5TD: Rp316.000.000
Catatan: Angka di atas merupakan nilai dasar sebelum penambahan margin keuntungan, pajak (PPN, PPh), serta biaya pengurusan surat-surat kendaraan (BBN-KB).
Foto: Jetour
Jetour T1
Jetour T1 dirancang bagi mereka yang menginginkan fleksibilitas tinggi; nyaman untuk mobilitas perkotaan namun tetap berotot di medan jalan yang buruk. Mengusung konsep desain "Travel+", T1 menampilkan estetika bodi boxy yang kaku namun elegan dengan sudut-sudut tajam yang dinamis.
Di sektor dapur pacu, varian non-PHEV akan mengandalkan mesin 2.0 liter turbocharged yang dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan. Tenaga yang dihasilkan mencapai 254 PS dengan torsi maksimal 390 Nm. Guna menaklukkan berbagai rintangan, Jetour membekali T1 dengan tujuh mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan preferensi pengemudi, termasuk mode khusus untuk jalur pegunungan.
Jetour T2 i-DM (PHEV)
Bagi pecinta efisiensi, Jetour T2 i-DM (PHEV) hadir membawa teknologi hybrid generasi kelima dengan mesin 1.5TGDI. Mesin ini diklaim memiliki efisiensi termal mencapai 44,5 persen, sebuah angka yang sangat kompetitif di kelasnya. Tenaga disalurkan melalui transmisi DHT 3-percepatan yang menjamin perpindahan daya terasa mulus.
Keunggulan sistem i-DM terletak pada integrasi antara motor listrik dan mesin bensin. Pengemudi dapat merasakan sensasi berkendara yang senyap saat awal berjalan, namun tetap mendapatkan lonjakan torsi melimpah khas mobil off-road sejati saat kecepatan bertambah. Jetour menjanjikan pengendalian yang presisi dan minim body roll, bahkan saat mobil dipacu untuk melakukan manuver tajam di kecepatan tinggi.
Ekspansi ini menunjukkan kecepatan perkembangan Jetour sejak berdiri pada 2018. Dengan fokus pada segmen petualangan, mereka siap memposisikan T1 dan T2 sebagai pemain kunci di pasar SUV off-road ringan Indonesia yang kian digemari. (ANJAR LEKSANA/AP)
Baca Juga: Jetour T2 Varian 1.5 Turbo 4x2 Terdaftar di Indonesia, Harga Berpotensi Lebih Murah
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Jetour Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review