Shift By Wire, Membuat Kerja Transmisi Lebih Halus dan Efisien

Teknologi ini membuat pengendaraan mobil tidak lagi membutuhkan koneksi secara mekanis, pergantian transmisi menjadi lebih halus dan bobot semakin enteng.

Transmisi shift by wire pada mobil Hyundai

JAKARTA, Carvaganza - Pada mobil-mobil modern teknologi Shift By Wire (SBW) sudah bukan barang asing lagi. Bisa ditemukan di mobil Toyota, Hyundai, BMW dan lain-lain. Teknologi ini dikembangkan dan dipatenkan pada pertengahan 1990-an dan penerapan dari hasil paten itu baru muncul tahun 1996.

KEY TAKEAWAYS

  • Kapan teknologi Shift By Wire mulai dikembangkan?

    Pada pertengahan tahun 1990an dan masing-masing pabrikan memiliki patennya.
  • Sebutkan dua kelebihan dari penggunaan shift by wire?

    Ruang kabin menjadi lebih ringkas dan pergantian transmisi menjadi lebih halus.
  • Tapi sebetulnya teknologi kontrol mobil secara elektronik sudah ditemukan tahun 1980-an dengan istilah throttle by wire. SBW mulai populer ketika mobil-mobil massal mulai memakainya pada tahun 2000an dan sekarang malah menjadi teknologi yang sangat populer.

    Apa sih Shift By Wire itu? Adalah teknologi sistem transmisi otomatis yang menggantikan hubungan mekanis (kabel/tuas fisik) antara tuas transmisi dan gearbox dengan sinyal elektronik. Pengemudi mengubah mode berkendara (P, R, N, D) melalui tombol atau joystick elektronik. Aplikasi ini membuat kabin menjadi lebih luas, ringkas, dan perpindahan gigi menjadi lebih halus.

    Baca juga: Toyota ‘Buktikan’ Bahwa Mobil Elektrifikasi Tidak Mengorbankan Performa

    All New Hyundai Tucson All New Hyundai Tucson. Foto: OTO Group

     

    SBW menjadi komponen mobil yang sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Nah, salah satu contoh kendaraan modern yang memakai teknologi ini adalah Hyundai New Tucson. SUV asal Korea Selatan itu memakai tuas pemindah gigi elektronik teranyar sehingga akses dan kontrol kendaraan menjadi lebih mudah. Perangkat tersebut kini dipasang di kolom kemudi, bukan di konsol tengah.

    Perangkat elektronik ini digunakan untuk mengatur transmisi kendaraan saat bergerak, baik dalam posisi maju maupun mundur. Pergantian atau pengaturan moder transmisi bisa dilakukan melalui kontrol elektronik, tanpa membutuhkan hubungan mekanis langsung antara tuas pemindah gigi dan transmisi.

    Hyundai Indonesia di dalam situsnya mengemukakan bahwa Shift By Wire memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya adalah; pertama akses yang lebih mudah, sebab tuas diposisikan di dekat roda kemudi untuk akses dan kontrol yang lebih mudah. Kedua, menghemat ruang dimana tuasnya berjenis joystick dan menghemat ruang di konsol tengah. Ketiga, pemindahan gigi lebih intuitif karena tuas ini memungkinkan perpindahan gigi yang cepat dan intuitif saat mengemudi. Keempat, pergantian gigi menjadi semakin halus. 

    Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Cara Kerja Inovasi Carbon Capture Mazda

    Toyota Corolla Cross GR Sport Hybrid Toyota Corolla Cross GR Sport Hybrid

     

    Cara kerja Shift By Wire

    Lantas bagaimana cara bekerjanya? Secara prinsip dengan SBW pengendara bisa memberikan perintah langsung melalui tombol D (Drive) agar mobil mulai melaju. Sistem ini secara otomatis mengirimkan sinyal ke Vehicle Control Unit (VCU), yang kemudian membaca dan memproses perintah yang diterima dari pengendara melalui mekanisme Shift by Wire.

    Pada waktu VCU merekam perintah SBW, VCU mengirimkan transmisi ke Smart Control Unit (SCU) untuk memberikan informasi bahwa SBW sedang berada pada posisi tombol D yang berfungsi menggerakkan mobil berjalan maju.

    Dari SCU dikirimkan sinyal ke parkir actuator bahwa pengemudi sudah menekan tombol D untuk bergerak. Setelah itu, parking gear secara otomatis dilepas mengikuti instruksi dari SBW.

    Baca juga: Toyota Tegaskan Strategi Multipathway Menuju Dekarbonisasi

    Transmisi otomatis 6 speed shift by wire yang dikembangkan BMW. Transmisi otomatis 6 speed shift by wire yang dikembangkan BMW. Foto: www.press.bmwgroup.com

    Kelebihan Utama Teknologi Shift By Wire

    Terdapat setidaknya empat kelebihan dari teknologi ini yaitu:
    1. Efisiensi ruang & Desain: Karena tidak membutuhkan sambungan fisik yang kaku, pabrikan dapat mendesain interior yang lebih lega, seperti konsol tengah yang melayang atau mengganti tuas besar dengan tombol atau dial putar.

    2. Mengurangi bobot mobil: Menghilangkan komponen mekanis berat membantu mengurangi berat keseluruhan kendaraan.

    3. Keamanan Pintar: Sistem ini memungkinkan fitur otomatis seperti Auto-Park, di mana mobil akan otomatis pindah ke posisi "P" (Park) jika pengemudi mematikan mesin atau membuka pintu saat gigi masih di posisi "D" (Drive).

    4. Respons Cepat: Perpindahan gigi dapat terjadi sangat cepat, sering kali hanya dalam hitungan milidetik. (EKA ZULKARNAIN)

    Baca juga: Sejarah Nama dan Evolusi Ferrari Testarossa: dari Mobil Balap Sampai Ikon TV

    Baca juga: Fitur Unggulan Wuling Darion PHEV EX: MPV Hybrid dengan Kenyamanan Kelas Premium

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Advisory Stories
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature