Mengenal Lebih Jauh Cara Kerja Inovasi Carbon Capture Mazda

Hasil buangan emisi karbon tersimpan di dalam tangki kecil yang kalau penuh bisa dikosongkan.

Alat Carbon Capture yang dikembangkan Mazda.

JAKARTA, Carvaganza - Dunia otomotif menawarkan begitu besar peluang bagi masa depan. Tak heran jika perkembangan teknologi di sektor otomotif adalah yang tercepat di dunia dibandingkan sektor lainnya.

KEY TAKEAWAYS

  • Bagaimana cara kerja Carbon Capture?

    Alat tersebut dipasang di bagian kolong mobil, jadi sebelum emisi dari mesin bakar keluar ke udara difilter dan disimpan di dalam tangki Carbon Capture.
  • Kapan Mazda akan melakukan uji coba inovasi Carbon Capture?

    Mulai tahun depan, pada mobil yang diturunkan di balapan turing Super Taikyu Series.
  • Semua pabrikan mobil menawarkan beragam cara memproduksi mobil yang ramah lingkungan demi kelangsungan hidup di masa depan. Salah satu pabrikan yang menawarkan teknologi istimewa bagi generasi mendatang adalah Mazda.

    Pada artikel sebelumnya, penulis sudah menceritakan bagaimana Mazda memperkenalkan teknologi Carbon Capture plus biofuel dari Alga di Japan Mobility Show (JMS) beberapa waktu lalu. Mazda menawarkan kedua inovasi itu sebagai solusi bagi masa depan.

    Baca juga: Melihat dari Dekat Perjalanan Mazda Dari Go Sampai Teknologi Carbon Capture

    Booth Mazda di Japan Mobility Show (JMS) 2025 Booth Mazda di Japan Mobility Show (JMS) 2025. Foto: Mazda.com

     

    Lantas bagaimana cara kerja terobosan teknologi itu?

    Carbon capture adalah sebuah komponen atau alat yang dikembangkan Mazda dan dapat di kolong mobil. Jadi sebelum emisi karbon dari hasil pembakaran mesin konvensional (ICE) keluar dari ujung knalpot, emisi itu masuk ke alat Carbon Capture, lalu diproses sehingga karbonnya dinegatifkan jadi lebih bersih. Tidak polutif.

    Hasil buangan itu akan tersimpan di dalam tangki kecil. Jika sudah penuh, tangki bisa dikosongkan dan dibersihkan dari sisa-sisa emisi. CO2 bekas itu bisa dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku untuk plastik daur ulang atau proses industri.

    Alat Carbon Capture yang dipamerkan Mazda di JMS masih prototipe, tapi merupakan bagian dari ‘Multi Solution Strategy’ pabrikan. Alias Strategi Multi Solusi demi menyiasati perkembangan teknologi otomotif ke depan. Menurut Mazda, solusi multi strategi ini tidak berdiri sendiri hanya fokus pada Carbon Capture, tapi juga mencakup inovasi plug-in hybrid (PHEV), rotary range-extender dan riset dibidang pengembangan biofuel.

    Jika solusi ini nantinya bisa dapat dapat dengan harga affordable dan scalable, tentunya dapat membantu kendaraan yang ada sekarang ini untuk mengurangi emisi karbon. Bukan hanya membuat netral, tapi malah menegatifkan karbon.

    Baca juga: Bukan Sekadar Mobil Listrik, Mazda Kembangkan Bahan Bakar Dari Sejenis Rumput Laut

    Mazda Vision X-Coupe Mazda Vision X-Coupe. Foto: Mazda.com

     

    Laboratorium Berjalan Mazda

    Mazda mengklaim bahwa Carbon Capture nantinya akan sangat efektif jika dikombinasikan dengan biofuel dari Alga yang sekarang ini mereka sedang kembangkan. Kedua inovasi ini diklaim sudah terdapat pada mobil konsep Vision X-Coupe. Tapi sebelum sampai pada tahap itu, pabrikan Hiroshima akan menguji cobanya dengan memasang perangkat teknologi tersebut pada mobil balap mereka yang berbasiskan dari Mazda 3 Hatchback pada balapan Super Taikyu Series. Jadi, kendaraan balap itu menjadi semacam laboratorium berjalan yang hasilnya bakal menentukan langkah pabrikan selanjutnya.

    Terobosan teknologi unik dari Mazda ini perlu diapresiasi. Ini adalah inovasi khas Mazda, yang kadang tidak sejalan dengan arus mainstream. Dulu, ketika pabrikan ramai-ramai melakukan riset mobil hybrid, Mazda malah melahirkan teknologi SkyActiv yang lahir dari penyempurnaan mesin bakar konvensional.

    Banyak yang bilang, inovasi Mazda itu khas. Berskala kecil, pragmatis dan berfokus pada manfaat nyata. Tak mau janji-janji muluk. Kapan teknologi ini bakal diterapkan pada mobil mereka? Belum bisa dipastikan kapan, tapi uji coba masih terus berjalan. (EKA ZULKARNAIN)

    Baca juga: All New Mazda CX-5 Debut Global di Japan Mobility Show 2025, Tahun Depan ke Indonesia

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Mazda Pilihan

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Review
    • Artikel Feature