Beijing Auto Show 2026 Jadi Pameran Otomotif Terbesar di Dunia

Memamerkan 1.451 kendaraan, di mana 181 debut global dan 71 mobil konsep.

Suasana booth Chery saat Beijing Auto Show 2026.

BEIJING, Carvaganza - Beijing Auto Show 2026 yang telah berakhir pada 3 Mei kemarin mencatat rekor baru. Event tersebut dinyatakan sebagai pameran otomotif terbesar di dunia baik dari sisi luas area mapun jumlah kendaraan yang dipamerkan.

KEY TAKEAWAYS

  • Mengapa Beijing Auto Show 2026 begitu penting?

    Karena berhasil menjadi pameran otomotif terbesar di dunia dengan memajang 1.451 kendaraan, 181 debut global, dan fokus kuat pada teknologi EV serta mobil pintar.
  • Teknologi apa yang paling mencuri perhatian di Beijing Auto Show 2026?

    Baterai generasi baru dengan jarak tempuh lebih dari 1.500 km, fast charging di bawah 10 menit dan autonomous driving Level 3.
  • Gelaran yang berlangsung selama 10 hari ini mengusung tema “Driving the Era, Smart Future”. Dilaksanakan di dua lokasi sekaligus yakni di China International Exhibition Centre di Shunyi dan Capital International Exhibition Centre. Total area pameran mencapai 380 ribu meter persegi dengan 17 hall, menjadikannya gelaran paling masif sepanjang sejarah industri otomotif global.

    Perhatian internasional

    Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.451 kendaraan dipamerkan. Dari jumlah itu, terdapat 181 debut global dan 71 mobil konsep yang memperlihatkan arah pengembangan kendaraan masa depan pabrikan di sana.

    Baca juga: LAPORAN EKSKLUSIF: Tampil Unik dan Menarik, iCAR V27 Jadi Magnet Beijing Auto Show 2026

    Beijing Auto Show 2026. Beijing Auto Show 2026. Foto: Chery Group

     

    Pameran diliput oleh 32 ribu awak media, di mana lebih dari 4.100 jurnalis berasal dari media internasional. Selain itu, selama acara berlangsung didatangi oleh 65 ribu pengunjung mancanegara. Selama pameran, tercatat 219 konferensi pers dan lebih dari 50 forum industri, summit, hingga sesi business matchmaking. Peserta berasal dari 21 negara dan kawasan.

    Berbagai produsen mobil, pemasok komponen, hingga perusahaan teknologi yang fokus pada kendaraan pintar turut ambil bagian. Suasana Beijing Auto Show 2026 terasa berbeda dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya. Perhatian utama kini tidak lagi hanya terpusat pada desain mobil terbaru, melainkan pada bagaimana teknologi elektrifikasi dan kecerdasan buatan akan membentuk masa depan industri otomotif.

    Teknologi fast charging

    Sebagian besar teknologi yang dipamerkan berfokus pada kendaraan listrik dan sistem berkendara cerdas. Salah satu inovasi yang paling menarik perhatian adalah pengembangan baterai generasi terbaru dengan kepadatan energi melebihi 400 Wh/kg. Dalam uji coba tertentu, baterai ini diklaim mampu memungkinkan mobil menempuh jarak lebih dari 1.500 kilometer.

    Teknologi pengisian daya cepat terus mengalami perkembangan pesat. Sejumlah produsen telah memamerkan sistem fast charging yang mampu mengisi daya dalam waktu kurang dari 10 menit, bahkan dengan kemampuan yang tetap optimal di suhu ekstrem hingga minus 30 derajat Celsius. Sementara itu, teknologi autonomous driving juga semakin maju. Banyak pabrikan kini menghadirkan platform komputasi terpusat serta integrasi AI multimodal, hingga fitur pengemudian otomatis Level 3 yang dirancang untuk wilayah tertentu. Sensor LiDAR dan perangkat ADAS canggih pun mulai menjadi standar, terutama pada kendaraan kelas menengah hingga premium.

    Baca juga: iCAR Hadir di Beijing Auto Show, Fokus Pada NEV dan Pasar Enthusiast

    Peluncuran Freelander di Beijing Auto Show 2026. Peluncuran Freelander di Beijing Auto Show 2026. Foto: autoexpress.com

     

    Dominasi Cina di industri kendaraan BEV

    Selain kendaraan ramah lingkungan, segmen performa tinggi juga mendapatkan sorotan besar. Salah satu perhatian utama berasal dari BYD melalui supercar listrik Yangwang U9 Xtreme. BYD mengungkapkan bahwa model ini berhasil terjual dengan banderol 20 juta yuan, setara dengan sekitar Rp45 miliar. Jumlah tersebut menjadikannya mobil penumpang termahal yang pernah dipasarkan di bawah merek BYD.

    Beijing Auto Show 2026 secara keseluruhan menunjukkan betapa kuatnya dominasi Cina dalam industri kendaraan listrik yang kini semakin sulit dielakkan. Baik pabrikan mapan maupun pendatang baru memanfaatkan ajang ini untuk memamerkan berbagai inovasi di bidang elektrifikasi, mulai dari perangkat lunak kendaraan hingga pencapaian teknologi rekayasa. Pameran otomotif ini telah menjelma menjadi tolok ukur penting bagi industri otomotif global, sekaligus menjadi panggung bagi dunia untuk menyaksikan gambaran awal tentang masa depan kendaraan. (ANJAR LEKSANA/EK)

    Baca juga: Berkunjung ke Pusat Teknologi dan Inovasi GAC di Guangzhou

    Baca juga: Teknologi Hybrid Geely Pemegang Rekor Dunia, Siap Masuk Pasar Indonesia

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Advisory Stories
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature