Toyota Masih Kuasai Pasar Otomotif 2025, Sumbang Sepertiga Penjualan Mobil Nasional
Toyota Astra Motor membukukan market share 31 persen sepanjang 2025.
JAKARTA, Carvaganza - Di tengah perlambatan pasar otomotif nasional sepanjang 2025, Toyota Astra Motor (TAM) tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di Indonesia. Merek asal Jepang ini berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 31 persen, yang berarti hampir sepertiga penjualan mobil nasional berasal dari produk Toyota.
KEY TAKEAWAYS
Berapa market share Toyota di Indonesia pada 2025?
Toyota Astra Motor mencatatkan market share sebesar 31 persen sepanjang tahun 2025.Bagaimana kondisi pasar otomotif Indonesia pada 2025?
Pasar otomotif nasional mengalami penurunan sekitar 6,3 persen dibandingkan 2024, dengan total penjualan ritel sekitar 833 ribu unit.Sepanjang tahun lalu, TAM mencatatkan penjualan ritel sebanyak 258.900 unit. Capaian tersebut bukan hanya mengukuhkan dominasi Toyota di pasar domestik, tetapi juga disebut sebagai performa tertinggi Toyota di kawasan Asia Tenggara.
Pasar Otomotif Nasional Alami Koreksi
Jika menengok data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kondisi pasar otomotif nasional pada 2025 memang mengalami penurunan. Total penjualan ritel tercatat berada di kisaran 833 ribu unit, turun dari capaian 2024 yang mencapai 889 ribu unit atau terkoreksi sekitar 6,3 persen.
Media test drive Toyota di Lombok. Foto: PT TAM
Penurunan ini dipengaruhi oleh ketidakstabilan ekonomi yang berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Meski begitu, realisasi pasar 2025 masih tergolong positif karena mampu melampaui target awal Gaikindo yang dipatok di angka 780 ribu unit.
Baca Juga: Kick-Off IMX 2026: Sambut Generasi Penerus dan IMX Hub
Henry Tanoto, Vice President PT Toyota Astra Motor, menilai bahwa kinerja pasar otomotif nasional masih berada dalam batas yang sehat. “Bicara market tahun lalu (2025) terjadi koreksi dibandingkan dengan hasil penjualan 2024. Namun realisasinya masih jauh lebih baik di atas target awal (Gaikindo) yang diprediksi hanya sampai 780 ribu unit saja,” ujar Henry saat menghadiri acara Toyota New Year Media Gathering di Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026) lalu.
Kijang Innova Jadi Kontributor Terbesar
Keberhasilan Toyota menjaga performa penjualan tidak lepas dari strategi menghadirkan lini produk yang lengkap di berbagai segmen. Pendekatan ini memungkinkan Toyota menjangkau konsumen dari berbagai lapisan pasar.
Di antara seluruh model, Kijang Innova kembali tampil sebagai kontributor terbesar dengan penjualan mencapai 62,5 ribu unit sepanjang 2025. Model legendaris ini terus menjadi tulang punggung Toyota di Indonesia.
Jika ditinjau dari komposisi segmen, kendaraan MPV masih mendominasi penjualan Toyota dengan porsi 59 persen. Disusul segmen SUV sebesar 23 persen, kendaraan komersial 12 persen, hatchback 6 persen, dan sedan sekitar 2 persen.
Foto: Toyota
Toyota Kuasai Pasar Hybrid di Indonesia
Toyota juga mengklaim sebagai pemimpin pasar kendaraan hybrid di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar mencapai 51 persen. Kontribusi model hybrid terlihat signifikan pada beberapa produk andalan.
Sebagai contoh, penjualan Kijang Innova Zenix didominasi varian hybrid dengan porsi mencapai 78 persen. Sementara itu, Toyota Yaris Cross Hybrid bahkan mencatatkan kontribusi hingga 91 persen dari total penjualannya. Untuk model Toyota Veloz Hybrid, angka pre-booking hingga Desember 2025 telah menembus 4.000 unit.
Kinerja Ekspor Toyota Terus Meningkat
Tak hanya kuat di pasar domestik, Toyota juga menunjukkan performa positif di pasar global. Dalam kesempatan yang sama, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memaparkan capaian ekspor kendaraan produksi dalam negeri.
Foto: Oto Group
Presiden Direktur TMMIN, Nandi Juliyanto, menyampaikan bahwa ekspor kendaraan utuh (CBU) sepanjang 2025 mencapai 298.457 unit. Angka ini menyumbang sekitar 58 persen dari total ekspor kendaraan nasional dan meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 276.089 unit.
Distribusi ekspor Toyota Indonesia masih didominasi kawasan Asia dan Timur Tengah, sementara penetrasi ke pasar Amerika Latin terus diperluas. Indonesia pun semakin kokoh sebagai basis produksi global Toyota, terutama untuk model-model dengan nilai jual tinggi dan kompetitif di pasar internasional.
Capaian tersebut juga menjadi tonggak sejarah bagi TMMIN, yang secara kumulatif telah mengekspor 3 juta unit kendaraan CBU sejak 1987 hingga 2025. Sejalan dengan itu, Toyota telah menanamkan investasi lebih dari Rp100 triliun sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperkuat industri otomotif nasional dan daya saing Indonesia di pasar global.
(ANJAR LEKSANA / WH)
Baca Juga: Daihatsu Indonesia Menuju Carbon Neutral, Pabrik Karawang Mulai Produksi Rocky Hybrid
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Toyota Pilihan
- Latest
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature