TIPS: Cara Aman Cek Mobil Bekas Tabrakan Sebelum Membeli
Kerusakan akibat tabrakan sering kali sulit diperbaiki dengan sempurna
JAKARTA, Carvaganza - Membeli mobil seken atau bekas bisa menjadi jalan pintas untuk memiliki kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Setelah melalui depresiasi, nilai jualnya biasanya lebih rendah dibanding unit baru. Namun, jika menemukan mobil dengan harga jauh di bawah pasaran, kewaspadaan perlu ditingkatkan.
KEY TAKEAWAYS
Apa risiko terbesar membeli mobil bekas tabrakan?
Risiko terbesar adalah kerusakan tersembunyi pada mesin, kelistrikan, dan struktur bodi yang bisa menurunkan keselamatan serta meningkatkan biaya perbaikan.Bagaimana cara sederhana mengecek mobil bekas tabrakan?
Perhatikan celah antar panel, perbedaan warna cat, bekas las atau dempul di bagian tersembunyi, serta baut yang pernah dibongkar.Bisa saja kendaraan tersebut menyimpan riwayat buruk, salah satunya bekas tabrakan. Ada sejumlah tanda yang bisa diamati agar tidak salah memilih.
Foto: Auto2000
Risiko Membeli Mobil Bekas Tabrakan
Mobil yang pernah mengalami tabrakan umumnya menyisakan masalah tersembunyi. Pada bagian mesin, benturan bisa merusak komponen vital sehingga menimbulkan gejala seperti mesin mudah mati, performa menurun, hingga potensi bahaya ketika dikendarai. Biaya perbaikan pun kerap membengkak.
Selain itu, sistem kelistrikan juga berisiko terganggu. Kabel, soket, dan konektor bisa bermasalah, yang berimbas pada lampu, sistem audio, power window, bahkan fitur keselamatan seperti airbag dan ABS. ECU pun dapat terkena dampaknya.
Baca Juga: Toyota GR Yaris Ngacir di Sprint Rally Semarang, TGRI Semakin Dekat Gelar Juara
Dari sisi eksterior, meski tampilan luar tampak mulus, tanda bekas tabrakan sering kali muncul berupa baret, penyok, atau rangka yang pernah dilas ulang. Jika penanganannya tidak dilakukan di bengkel profesional, kekuatan struktur mobil bisa menurun dan berpengaruh pada keselamatan berkendara.
Tips Mengecek Mobil Bekas dari Jejak Tabrakan
Sebelum memutuskan membeli, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Periksa celah antar panel bodi seperti pintu, kap mesin, bagasi, dan fender. Jika celah terlihat tidak rata atau terlalu lebar, kemungkinan besar ada perbaikan pasca tabrakan.
- Amati warna dan tekstur cat antar panel. Perbedaan kilau atau lapisan cat bisa menjadi indikasi pernah dicat ulang.
- Lihat bagian tersembunyi, seperti kolong bagasi atau rangka pintu, apakah ada bekas dempul tebal atau las.
- Periksa baut dan mur, tanda bongkar pasang bisa menunjukkan adanya perbaikan akibat benturan.
Foto: Mobil88
Manfaatkan Layanan THS Inspector
Daripada hanya mengandalkan perkiraan, calon pembeli bisa memanfaatkan layanan THS Inspector dari Auto2000. Jasa ini menawarkan pemeriksaan menyeluruh oleh teknisi berpengalaman dengan mencakup 177 titik pengecekan, meliputi eksterior, interior, mesin, transmisi, hingga keaslian dokumen kendaraan.
Hasil pemeriksaan diberikan dalam bentuk laporan resmi dengan sertifikat bergaransi. Prosesnya sekitar 90 menit dengan biaya terjangkau. Layanan ini juga bisa dimanfaatkan pelaku bisnis jual-beli mobil bekas agar unit yang ditawarkan berada dalam kondisi prima. THS Inspector berlaku untuk berbagai tipe Toyota, mulai dari LCGC hingga segmen mewah, termasuk model lama yang sudah tidak diproduksi.
“Riwayat bekas tabrakan bisa sangat mempengaruhi kondisi mobil dalam jangka waktu panjang. Tidak hanya terkait biaya perbaikan, namun juga risiko kecelakaan akibat kerusakan komponen penting. Karena itu, Anda harus berhati-hati ketika berburu mobil bekas supaya nyaman dan aman saat mobilitas,” jelas Yagimin, Chief Marketing Auto2000, dalam pernyataan resmi.
(ANJAR LEKSANA / WH)
Baca Juga:
MG Tebar Banyak Promo Selama GIIAS Bandung 2025
Hyundai Jump School Batch 2 Resmi Dimulai, Gandeng UI dan ITB
Gantikan Civic Type R, Honda Prelude Versi Balap Bakal Berlaga di Super GT 2026
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature