Michelin Rayakan 100 Tahun Le Mans, Teruskan Inovasi Teknologi Ban
JAKARTA, Carvaganza – Memanfaatkan perayaan 100 tahun Le Mans, Michelin mengambil bagian dengan menghadirkan inovasi mobilitas berkelanjutan dan mendukung kemajuan dunia otomotif. Partisipasi Michelin di gelaran balapan Le Mans telah dimulai sejak 1923 dan terus berlanjut hingga saat ini. Saat ini, Michelin berkomitmen untuk menghadirkan ban dengan yang ramah lingkungan tanpa mengurangi performa kendaraan.
“Le Mans 24 jam merupakan ajang penting bagi Michelin untuk menunjukkan inovasi dan keberhasilan dalam mengembangkan produk ban yang tangguh, tahan lama, dan nyaman. Selain itu, tentu saja dalam beberapa tahun terakhir untuk menguji dan menyempurnakan produk ban ramah lingkungan yang merevolusi dunia mobilitas,” kata Presiden Direktur Michelin Indonesia Sai Banu Ramani.
Adapun pada Le Mans 2023, Michelin menggunakan produk yang mengandung proporsi bahan berkelanjutan lebih tinggi, yakni 30 persen untuk ban slick dan 45 persen untuk ban basah. Hal tersebut menunjukkan komitmen kuat Michelin sebagai produsen ban dunia yang terus berinovasi dan berkontribusi terhadap mobilitas berkelanjutan.
Baca Juga: Produk Elektrifikasi Honda Jadi Sarana Riset Mahasiswa Universitas Indonesia
Kehadiran ban Michelin di dunia otomotif juga memberikan dampak positif khususnya pada dunia motorsport internasional. Dalam perjalanan sejarahnya, Michelin pernah mencatat kemenangan mengesankan bersama Alpine-Renault dan Peugeot pada 1970-an dan awal 1990-an di ajang balap 24 hours of Le Mans. Selain itu, sejak 1998 hingga saat ini Michelin telah meraih 25 kemenangan berturut-turut, menempatkannya dalam sejarah sebagai juara dalam hal ketahanan.
Setiap tahunnya, Michelin telah memanfaatkan arena Le Mans untuk menguji ban yang bisa mengurangi konsumsi energi tanpa mengurangi performa. Michelin juga selalu menjadi bagian dari perkembangan kendaraan setiap tahunnya termasuk tren elektrifikasi yang dimulai dalam beberapa tahun terakhir.
Teknologi yang dimiliki oleh ban Michelin juga telah disesuaikan dengan berbagai jenis kendaraan mulai dari berbahan bakar bensin dengan turbo, mesin diesel, hybrid serta penyesuaian rem cakram berbagai material. Bahkan sejumlah pabrikan dunia memercayakan Michelin sebagai ban resmi untuk kendaraan-kendaraan massalnya seperti Porsche, BMW dan Acura.
Customer Engineering Support Michelin Indonesia Fachrul Rozi menyatakan, kunci dari keberhasilan ketahanan ban Michelin adalah berkat penelitian dan pengembangan yang konsisten. “Kami terus mengembangkan teknologi untuk menghadapi tantangan baru dengan inovasi yang tak pernah berhenti. Selain mobilitas yang nyaman, faktor keamanan menjadi yang utama, karena itulah kami membawa teknologi ban dari ajang balap untuk bisa diaplikasikan ke jalanan umum” kata Rozi.
(ALVANDO NOYA / WH)
Baca Juga: Lihat Tren Connected Car, Hyundai Motor Group Siapkan AI di Mobil Baru
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature

