Hanya Ioniq 5 & Air ev Dapat Insentif Mobil Listrik dari Pemerintah, Ini Alasannya
JAKARTA, Carvaganza - Sah akhirnya pemerintah Indonesia untuk memberlakukan subsidi atau insentif untuk mobil listrik. Tujuannya untuk mempercepat dan mempermudah masyarakat untuk memiliki kendaraan tanpa emisi. Tapi, di antara banyak produk sudah beredar, hanya Hyundai dan Wuling yang masuk kualifikasi insentif ini.
KEY TAKEAWAYS
Mobil listrik bakal dapat subsidi dari pemerintah
Hanya Wuling Air ev dan Hyundai Ioniq 5 yang dapat insentifMeski sebagian besar bicara mengenai motor listrik, baik produk baru dan konversi, disebutkan pula merek roda empat yang ikut mendapatkan bantuan pemerintah ini. Kedua merek tersebut adalah Wuling dan Hyundai.
"Untuk kendaraan roda empat, mobil, di mana kita semua tahun bahwa sekarang ada dua produsen, Hyundai dan Wuling. Diusulkan untuk sejumlah 35.900 unit kendaraan diberi bantuan pemerintah, bus sebanyak 138 unit, hingga Desember 2023," ucap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers.
Sayangnya, dalam konferensi pers lalu, belum ada petunjuk teknis mengenai pembelian kendaraan listrik roda empat. Pemerintah disebutkan tengah mempersiapkan pedoman umum yang diharapkan selesai dalam satu minggu ke depan, termasuk terkait besaran bantuan yang diberikan. Agus juga menyebutkan, insentif yang diberikan dan akan berlaku bulan ini adalah penghapusan PPnBM bagi kendaraan listrik.
Baca Juga: Pemerintah Sahkan Subsidi Kendaraan Listrik Bulan Ini, Begini Detailnya
Pemerintah sebelumnya telah memberikan insentif untuk kendaraan listrik lewat Perpres No. 55/2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). rinciannya, dari sisi hulu, berupa fasilitas libur pajak selama 20 tahun yang disesuaikan dengan besaran investasi untuk kendaraan bermotor serta komponen utamanya. Ada juga super tax deduction hingga 300 persen terhadap investasi R&D, juga membebaskan PPN untuk barang tambang nikel sebagai bahan baku baterai.
Di sisi konsumen, selain membebaskan tarif PPnBM hingga nol persen, ada juga pemangkasan tarif BBNKB dan PKB hingga 90 persen. Bagi produk mobil listrik yang berstatus incompletely knock down (IKD) dan completely knock down (CKD) pemerintah juga membebaskan bea masuk.
Terakhir, berbeda dengan rencana pemberian subsidi yang diungkapkan pada awal tahun, pemerintah akhirnya tidak menyertakan kendaraan hybrid dalam bantuan. Ini tentu membuat calon konsumen kendaraan hybrid harus gigit jari karena di tengah banyaknya pilihan mobil hibrida ternyata tidak dipandang terlalu penting dalam skema elektrik pemerintah.
"Ya, mobil hybrid tidak dapat bantuan pemerintah. Jadi untuk mobil listrik murni saja, yang TKDN-nya 40 persen," ucap Agus.
Bagi calon konsumen produk Wuling dan Hyundai, berikut harga terkini dua produk yang akan mendapat bantuan subsidi pemerintah.
Wuling Air EV
Long Range Rp299.500.000
Standard Range Rp243.000.000
Hyundai Ioniq 5
Prime Standard Range Rp748.000.000
Prime Long Range Rp789.000.000
Signature Standard Rp809.000.000
Signature Long Rp859.000.000
(SETYO ADI / WH)
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature

