Michelin Ingatkan Pentingnya Perhatikan Ban untuk Perjalanan Ramadan dan Lebaran
Dua hal utama yang wajib diperiksa adalah tekanan angin dan kedalaman tapak ban untuk menjaga traksi tetap maksimal di jalan basah maupun kering.
JAKARTA, Carvaganza - Menjelang Ramadan dan Lebaran, mobilitas masyarakat Indonesia biasanya meningkat tajam seiring tradisi mudik ke kampung halaman. Perjalanan dengan jarak ratusan hingga ribuan kilometer menuntut kesiapan kendaraan secara menyeluruh, terutama kondisi ban sebagai komponen vital keselamatan. Menyadari hal tersebut, Michelin Indonesia mengingatkan pengendara untuk melakukan pemeriksaan ban sebelum memulai perjalanan jauh.
KEY TAKEAWAYS
Mengapa kondisi ban sangat krusial saat perjalanan mudik?
Ban adalah satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal. Kondisinya sangat menentukan stabilitas, daya cengkeram, dan jarak pengereman, terutama saat mobil membawa beban penuh selama perjalanan mudik.Apa rekomendasi ban Michelin untuk mobil penumpang saat ini?
Michelin menghadirkan Michelin Primacy 5 untuk kenyamanan premium, serta produk produksi lokal seperti BFGoodrich Advantage Touring dan BFGoodrich Phenom yang dirancang tangguh untuk penggunaan harian maupun jarak jauh.President Director Michelin Indonesia, Ichayut Kanittasoontorn, menegaskan bahwa ban menjadi satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Kondisi komponen ini sangat menentukan stabilitas, daya cengkeram, serta kenyamanan selama berkendara. Oleh karena itu, memastikan tekanan angin sesuai rekomendasi dan kondisi tapak masih layak pakai menjadi langkah penting sebelum berangkat mudik.
Dalam kegiatan Iftar bersama media, Michelin menggelar sesi edukasi interaktif mengenai fungsi ban serta risiko akibat kurangnya perawatan. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengecekan rutin. Ban dengan kondisi optimal mampu memberikan performa lebih baik sekaligus membantu efisiensi bahan bakar.
Foto: Oto Group / Zenuar
Customer Engineering Support Michelin Indonesia, Alfons Abikaryono, menjelaskan bahwa pemeriksaan sederhana dapat memberikan dampak signifikan terhadap keselamatan perjalanan. “Tekanan angin sesuai standar pabrikan dapat menjaga kestabilan kendaraan, terutama saat membawa beban lebih banyak. Selain itu, kedalaman tapak perlu dipantau agar daya cengkeram tetap maksimal saat melintasi berbagai kondisi jalan maupun cuaca,” jalasnya.
Baca Juga: Land Rover Indonesia Tawarkan Defender Trophy Edition: Unit Sangat Terbatas
Ia juga menekankan pentingnya pemilihan ban sesuai kebutuhan kendaraan. Kombinasi desain tapak, struktur konstruksi, serta kualitas material berperan besar dalam menjaga traksi dan kestabilan. Hal tersebut menjadi faktor penting ketika menghadapi rute panjang dengan karakter jalan beragam, mulai dari tol hingga jalur non-aspal.
Sebagai bagian dari Michelin Group, perusahaan turut menghadirkan portofolio produk dari Michelin dan BFGoodrich untuk roda empat maupun roda dua. Pada segmen mobil penumpang, Michelin Primacy 5 diperkenalkan bersama produk produksi lokal seperti BFGoodrich Advantage Touring serta BFGoodrich Phenom. Ketiganya dirancang memberikan ketahanan, kenyamanan, dan performa andal untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Untuk kendaraan roda dua, Michelin menghadirkan lini City Grip 2 dengan fokus pada stabilitas serta daya cengkeram optimal di berbagai kondisi jalan. Sementara itu, merek Corsa menampilkan Corsa Platinum XT3 dan CT 23 sebagai pilihan ban dengan performa andal serta meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara. Seluruh produk dikembangkan menggunakan standar global Michelin Group serta disesuaikan dengan karakter jalan di Indonesia.
Foto: Oto Group / Zenuar
Momentum Ramadan dan Lebaran identik dengan perjalanan untuk berkumpul bersama keluarga. Michelin berharap setiap perjalanan menuju momen kebersamaan tersebut dapat berlangsung aman, nyaman, serta penuh ketenangan. Melalui inovasi produk dan edukasi keselamatan, Michelin bersama BFGoodrich berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat Indonesia, khususnya pada periode dengan intensitas perjalanan tinggi seperti musim mudik.
Dengan melakukan pemeriksaan tekanan angin, memastikan kedalaman tapak masih dalam batas aman, serta memilih ban sesuai kebutuhan, pengendara dapat meminimalkan risiko di jalan. Langkah sederhana ini menjadi kunci menciptakan perjalanan mudik lebih selamat sekaligus nyaman bagi seluruh penumpang.
(ZENUAR YOGA / WH)
Baca Juga: Lanjutkan Peluncuran C5 CSH, Chery Sapa 8 Kota Sekaligus
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature