Road Trip Bersama Honda CR-V RS e:HEV: Ubah Jalur Boros Jadi Irit
Performa mesin hybrid semakin irit di jalur menantang.
BANDUNG, Carvaganza - Honda CR-V e:HEV bukanlah barang baru di pasar otomotif Indonesia, di tengah maraknya berdatangan mobil hybrid belakangan ini. Namun efisiensinya cukup unggul untuk menjadi benchmark bagi segmen SUV hybrid. Apalagi CR-V e:HEV telah menjadi titik balik Honda masuk ke segmen hybrid di Indonesia, dua tahun lalu.
KEY TAKEAWAYS
Apa keunggulan utama Honda CR-V RS e:HEV dibandingkan SUV hybrid lain?
Keunggulan utamanya ada pada efisiensi bahan bakar hingga 24 km/liter, kenyamanan suspensi yang stabil di berbagai kondisi jalan, dan paket fitur keselamatan lengkap Honda Sensing.Bagaimana sistem e:HEV bekerja pada Honda CR-V?
Sistem e:HEV mengandalkan motor listrik untuk sekitar 80% pengendaraan, sedangkan mesin bensin aktif hanya saat butuh tenaga ekstra atau mengisi baterai.Baru-baru ini, kami membawa CR-V e:HEV untuk road trip ke Bandung, mengisi akhir pekan. Perjalanan yang santai tanpa itinerary yang menuntut memberikan kesempatan lebih proper untuk bisa menikmati medium SUV ini. Terlebih dengan banyaknya fitur yang bisa diekplorasi selama perjalanan ratusan kilometer dari Jakarta ke Bandung.
Sebelumnya sudah beberapa kesempatan kami menguji CR-V e:HEV, yang merupakan varian atas dari CR-V generasi keenam di Tanah Air. Dan baru-baru ini, Honda menambah lini elektrfikasinya di Indonesia dengan merilis HR-V, Civic dan Step WGN yang sama-sama bermesin e:HEV. CR-V menjadi pilihan karena kebetulan ini model yang tersedia untuk kami lakukan perjalanan ini.
Foto: CV/Wahyu
Rangkaian teknologi dan fitur yang Honda bekali pada CR-V e:HEV menunjang kenyamanan perjalanan, di samping efisiensi pemakaian energi.
Nyaman di Berbagai Kondisi
Dengan telah menginjak generasi keenam, karakter pengendaraan Honda CR-V semakin dewasa pula. Hal ini dirasakan saat melaju di jalur tol menuju dan dari Bandung. Terutama saat melintasi ruas Tol Layang MBZ (Muhammad Bin Zayed), yang menghubungkan Bekasi dan Karawang.
Sudah bukan rahasia lagi kalau kontur jalan di MBZ tidak bisa dibilang mulus atau nyaman, karena konstruksi buruknya. Setiap sambungan jembatannya yang bergelombang sangat terasa saat dilindas ban. CR-V e:HEV generasi ini memang hadir dengan varian RS yang berkarakter sporty, namun tak sampai kompromikan kenyamanan berkendaranya.
Baca Juga: Model Hybrid Honda Semakin Diminati, SPK Meningkat di GIIAS 2025
Sentuhan RS untuk SUV ini terbatas pada sisi visual atau kosmetik, artinya tidak ada perbedaan karakter teknis dari versi non-RS alias CR-V 1.5L Turbo. Alhasil kami tetap bisa memacu CR-V cukup kencang di atas MBZ. Ayunan suspensinya tenang dan kokoh, tidak terasa kaku atau keras seperti SUV sport.
Ketinggian ruas Tol MBZ juga kerap terjadi terpaan angin yang kencang. Dalam kondisi ini, CR-V tetap stabil walaupun tertampar angin dari samping. Insulasinya pun menjaga kabin tetap kedap, membuat penumpang dan pengemudi bisa lebih nyaman dan fokus selama perjalanan.
Hal impresif untuk pengemudi, CR-V e:HEV punya sistem kemudi yang responsif, meski tidak aktifkan mode Sport. Setiap pergantian arah dari input setir mudah diprediksi, akurat, tapi tidak reaktif berlebihan.
Foto: CV/Wahyu
Semakin Irit di Jalan Menanjak
Keunikan yang sekaligus menjadi keunggulan sistem hybrid milik Honda CR-V adalah bisa memanfaatkan medan jalan yang umumnya bikin boros di mobil bensin biasa, menjadi peluang untuk tingkatkan efisiensi.
Melintasi ruas Tol Padalarang adalah bagian yang membuat perjalanan ke Bandung via tol tidak pernah membosankan, kecuali saat terjadi kemacetan panjang saat long weekend. Untungnya dalam perjalanan kali ini, tidak ada kemacetan berkepanjangan terjadi, sehingga durasi perjalanan pun tidak terganggu.
Sistem e:HEV pada CR-V unjuk gigi di setiap tanjakan dan turunan yang ada di ruas tol ini. Setiap tanjakan panjang dengan mudahnya dilahap oleh CR-V, yang mengandalkan kombinasi motor listrik dan mesin pembakaran. Klaim Honda, sistem e:HEV bekerja 80 persen mengandalkan tenaga listrik, sehingga untuk jalanan menanjak seperti ini, tidak sulit untuk dapat torsi optimal dengan singkat.
Saking mudahnya luapkan torsi, kami tidak perlu untuk menekan pedal gas terlalu dalam saat menanjak, bahkan untuk menambah kecepatan. Mesin bensin baru aktif ketika sistem perlu tenaga ekstra saat menyentuh kecepatan tinggi, atau akselerasi intens. Atau saat daya baterai menipis untuk menjadi generator, namun dalam perjalanan ini justru jarang terjadi.
Foto: CV/Wahyu
Ketika jalan menurun, sistem e:HEV bisa mendapat asupan energi dengan mudah, memanfaatkan rem regeneratif. Melalui paddle shifter, kita bisa atur tingkat panen energi saat proses deselerasi, yang bisa dengan cepat mengisi ulang daya baterai. Semakin tinggi levelnya (tertinggi level 3), semakin kuat efek deselerasi seperti engine brake yang dihasilkan oleh powertrain.
Nah, di sini adalah momen kami bisa melihat indikator baterai CR-V e:HEV bisa mencapai penuh. Kondisi lalu lintas yang cenderung lancar memberikan momentum meluncur di turunan tanpa hambatan. Alhasil proses regeneratif bisa lebih efektif, meski aktif di level 1.
Baca Juga: Carvaganza Editors’ Choice Award 2025 Siap Digelar, Catat Rekor Baru
Jadi, dengan sistem e:HEV kita bisa menghemat pemakaian energi, khsuusnya bensin dalam kondisi jalan penuh tanjakan dan turunan. Di tanjakan motor listrik bisa dengan mudah melaju, dan di turunan baterai mendapat asupan olahan energi deselerasi. Sebagai catatan, angka konsumsi BBM terhemat kami selama perjalanan ini ada di 24 km/liter.
Bekal Keselamatan Lengkap
Urusan keselamatan di jalan alangkah lebih baik jika kita sendiri yang bisa jamin sebagai pengemudi. Namun tidak ada salahnya untuk punya paket sistem keselamatan untuk lebih memastikan lagi bahwa kondisi keseluruhan di jalan lebih aman. Makanya, hadirnya Honda Sensing di CR-V e:HEV menjadi nilai ekstra.
Adanya Honda Sensing bisa membuat perjalanan cukup jauh lebih mudah untuk fokus, terutama saat di antara lalu lintas yang padat. Cukup mendukung untuk kebutuhan berkendara sambil membuat konten. Jadi meski ada beberapa saat terdistraksi, laju mobil bisa lebih terjamin dari potensi bahaya atau kecelakan.
Foto: CV/Wahyu
Untuk perjalanan antar kota via tol, yang paling akomodatif di ataranya Adaptive Cruising Control (ACC) dan Lane Keeping Assist System (LKAS). Menurut kami, kedua fitur ini adalah yang paling efektif bisa dimanfaatkan dalam kondisi jalanan di Indonesia.
ACC bisa dengan cerdas mengatur kecepatan mobil sambil menyesuaikan secara otomatis dengan kendaraan lain di depan kita. Kita juga bisa atur jarak aman sesuai preferensi, dengan beberapa level yang bisa dipilih dalam fitur ini. Memanfaatkan sensor dan radar yang sama, CR-V e:HEV juga punya Collision Mitigation Braking System (CMBS), untuk mencegah tabrakan frontal saat pengemudi lengah pada pedal rem.
Lalu fitur LKAS juga menjadi andalan kami untuk membuat perjalanan lebih aman. Sistem akan dengan otomatis menjaga posisi mobil tidak keluar lajur saat kita tidak sadari. Saat mobil terbaca melindas dan akan melewati marka lajur tanpa aba-aba lampu sein, sistem memberi peringatan dan mengoreksi arah setir untuk kembalikan mobil ke posisi aman.
Sebenarnya ada sejumlah fitur lain yang disediakan Honda Sensing pada CR-V e:HEV seperti Auto High Beam with Adaptive Driving Beam, Road Departure Mitigation System, dan Lead Car Departure Notification System. Namun menurut kami, kedua fitur tadi yang paling membantu untuk dimanfaatkan dalam perjalanan ini.
Foto: CV/Wahyu
Preferensi kami juga tidak terlalu bisa menikmati berkendara dengan banyak interfensi dari fitur-fitur keselamatan ini. Tapi tidak ada salahnya untuk punya paket fitur keselamatan canggih seperti Honda Sensing, untuk lebih bisa menjamin keselamatan di perjalanan.
SUV Hemat, Nyaman dan Aman
Saat ini Honda Prospect Motor (HPM) menawarkan CR-V RS e:HEV dengan banderol Rp825,8 juta (OTR Jakarta), dengan paket terbilang lengkap di kelasnya. Performa sistem hybridnya andal untuk berikan performa kuat, dan di saat bersamaan hasilkan efisiensi jempolan.
Kualitas berkendaranya terbukti punya kenyamanan yang cocok untuk mengajak teman nongkrong atau keluarga bepergian jauh. Dan tidak ketinggalan rangkaian fitur dan teknologi andalan yang membuatnya cukup unggul di kelasnya sebagai SUV medium.
Harga mungkin bukan kekuatan utama untuk CR-V RS e:HEV di segmen SUV hybrid. Karena belakangan berdatangan banyak SUV hybrid yang ditawarkan dengan banderol lebih terjangkau. Namun jika mencari kualitas menyeluruh, Honda CR-V masih menjadi salah satu benchmark segmen ini di Indonesia.
(WAHYU HARIANTONO)
Baca Juga:
Kenali Keunggulan Sistem Penggerak e-4orce Milik Nissan X-Trail e-Power
Bukti Tangguhnya Daihatsu Terios, Tetap Prima 14 Tahun Dipakai Pemilik Setia
KOLEKSI Dorong Pengembangan Ekosistem EV Pada Perayaan HUT ke-4
Pelajari lebih lanjut tentang Honda CRV
Mobil Honda Lainnya
Honda CR-V Promos, DP & Monthly Installment
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Honda Pilihan
- Latest
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature