Nio Gandeng Banyak Perusahaan Kembangkan Jaringan Swap Battery, Termasuk Chery
Nio berniat mengeksplorasi potensi pengembangan jaringan swap baterai mobil listrik bersama Chery.
SHANGHAI, Carvaganza - Nio kembali bekerjasama dengan beberapa pabrikan untuk pengembangan stasiun penukaran baterai (swap battery). Kali ini pabrikan menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan Chery dan JAC.
Pada tahun lalu, brand yang fokus menggarap kendaraan elektrifikasi ini juga menjalin kontrak serupa dengan Geely dan Changan. Mereka ingin membangun standar baku untuk penukaran baterai dan pengembangan bisnis tersebut. Tak hanya itu, Nio juga bekerjasama dengan Wenergy Group dan Anhui Transportation Holding Group.
Adapun perjanjian antara Nio dan Chery dilangsungkan pada 11 Januari. Mereka bakal membangun dan berbagai jaringan swap battery. Tertariknya Nio turut didasari performa Chery yang sangat baik di pasar domestik maupun luar negeri. Chery memang tengah gencar mengenalkan produk elektrifikasi berkemampuan tinggi di China. Terbaru mereka meluncurkan Luxeed S7 EV yang merupakan hasil pengembangan bersama Huawei.
Sementara JAC (Jianghuai Automobile Co) memiliki sejarah panjang dengan Nio. Pabrikan ini memproduksi mobil Nio dari 2018 hingga akhir 2023. Di mana Nio akhirnya melakukan produksi sendiri setelah mengakuisisi pabrik F1 dan F2 milik JAC.
Baca Juga: Ikut Perang Harga, Wuling BinguoEV Dapat Varian Termurah dan Potongan Harga
Pada 11 Januari, Nio dan JAC turut melakukan penandatanganan kerja sama. Mereka memiliki agenda serupa dengan Chery. Ini masih ketambahan komitmen JAC untuk membantu pengembangan NEC (New Energy Vehicle) terdiri dari Battery Electric Vehicle, Extended Range Electric Vehicle, Plug-in Hybrid Vehicle dan Fuel Cell Electric Vehicle.
JAC sendiri belakangan cukup aktif mendukung manufaktur EV bertenaga catu daya sodium. Pada Desember lalu, mereka memulai percobaan produksi model hatchback Yiwei E10X yang menggendong baterai HiNa. Ini mengindikasikan adanya kemungkinan Nio dan JAC untuk mengembangkan swap baterai untuk jenis sodium.
Di lain sisi, kerja sama dengan Wenergy Group dan Anhui Transportation Holding Group terfokus pada pembangunan seribu PSS (Power Swap Station). Di mana fasilitas tersebut turut memiliki penyimpanan energi, pengisian daya dan penukaran catu daya. Lebih lanjut aspek pendukung pun akan terus digenjot sehingga semakin banyak masyarakat yang mau beralih ke kendaraan elektrifikasi.
Upaya ini tentunya sangat baik bagi industri otomotif khususnya elektrifikasi. Mengingat adanya standar baku yang diterapkan banyak brand bakal mempermudah tidak hanya dari sisi produksi, tapi juga konsumen dalam mendapatkan fasilitas. Dengan keluaran EV yang sangat besar dari Geely, Changan, JAC, dan Chery, Nio dapat lebih fokus pada penyediaan jaringan pertukaran baterai daripada membuat mobil.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: WeRide Kembangkan Bus Otonom, Incar Kebutuhan Komuter Kota Metropolitan
Sumber: Carnews China
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature

