Mobil Klasik Dari Kayu Raih Award Paling Bergengsi Pebble Beach Concours
Pebble Beach pecahkan beberapa rekor, termasuk mobil termahal yang pernah terjual sepanjang sejarah.
PEBBLE BEACH, Carvaganza - Salah satu event tahunan otomotif paling bergengsi di dunia, Pebble Beach Concours d’Elegance, kembali digelar. Pameran mobil klasik yang diselenggarakan di California, Amerika Serikat ini, pada 17 Agustus kemarin diikuti oleh 229 mobil. Sebanyak 55 mobil dari peserta internasional yang tercatat dari 22 negara dan 174 peserta dari Amerika yang terdiri dari 31 negara bagian.
KEY TAKEAWAYS
Apa mobil peraih penghargaan tertinggi Best of Show di Pebble Beach Concours d’Elegance 2025?
Hispano-Suiza H6C Nieuport-Astra Torpedo 1924.Siapa pemilik Hispano-Suiza H6C Nieuport-Astra Torpedo?
Penny dan Lee Anderson Sr. dari Naples, Florida, Amerika Serikat.Apa mobil termahal yang pecahkan rekor Gooding Christie di Pebble Beach 2025?
Ferrari 250 GT SWB California Spider Competizione tahun 1961, yang terjual lebih dari $25 juta (sekitar Rp 404,6 milyar).Pada event yang dihadiri oleh orang-orang tajir dari seluruh dunia ini, mobil Hispano-Suiza H6C Nieuport-Astra Torpedo tahun 1924 meraih penghargaan Best of Show. Sebagai penghargaan paling bergengsi dan tertinggi dari ajang itu.
Sandra Button selaku Chairman Concours d’Elegance mengatakan, mobil milik Penny dan Lee Anderson Sr. dari Naples, Florida, Amerika Serikat tersebut menjadi juara karena memenuhi semua kriteria yang ada. "Komponen-komponennya canggih secara teknis. Bodinya dibuat dengan sangat teliti, ringan, dan menawan. Mobil ini secara khusus dipesan dipesan oleh André Dubonnet, seorang ahli aperitif, dan ia pernah menurunkannya di balapan Targa Florio dan Coppa Florio,” ujar Button.
Hispano-Suiza H6C Nieuport-Astra Torpedo 1924. Foto: caranddriver.com
André Dubonnet adalah ahli aperitif yakni sebua profesi meracik minum minuman beralkohol atau non-alkohol yang disajikan sebelum makan, dengan tujuan untuk merangsang nafsu makan dan mempersiapkan tubuh untuk hidangan utama.
Button lebih lanjut mengatakan bahwa pemilik berikutnya kemudian menambahkan spatbor model ponton pada mobil ini. Tetapi dibeli kembali oleh keluarga Anderson yang kemudian mengembalikan bentuk mobil ke bentuk aslinya agar kita dapat melihat dan benar-benar mengapresiasi bentuk torpedonya.
Potongan Kayu Mahoni
Mobil yang dikenal dengan sebutan Torpedo "Tulipwood" ini terbuat dari potongan-potongan kayu mahoni, yang masing-masing diukir sesuai bentuk dan disambungkan ke rangka bagian dalam dengan 8.500 paku keling. Beratnya hanya 77 kg saat pertama kali dibuat.
Lee Anderson mengatakan bahwa kayu itulah yang pertama kali membuatnya tertarik pada mobil ini. "Saya suka kayu! Saya seorang kolektor barang antik perahu kayu. Saya mulai mengoleksinya 40 tahun yang lalu, sebelum menjadi tren. Jadi saya selalu menyukai kayu yang dipernis, dan ketika saya melihat ini, saya berkata, astaga! Ini benar-benar sesuai dengan selera saya. Inilah yang sangat saya sukai."
Hispano-Suiza H6C Nieuport-Astra Torpedo 1924. Foto: story-cars.com
Penny mengakui bahwa dirinya tidak menduga bisa meraih trofi tertinggi di Pebble Beach Concours. Namun, sebagai penyuka mobil-mobil klasik, Ia tentu saja memimpikan bisa meraih penghargaan tersebut.
"Memenangkan Pebble Beach mungkin adalah penghargaan tertinggi yang bisa Anda dapatkan dalam dunia koleksi mobil," tambah Lee. "Kami sangat beruntung bisa mendapatkannya dua kali," ujar Penny.
Bagi keluarga Anderson, trofi paling bergengsi dari Pebble Beach Concours tersebut adalah yang kedua diraih oleh mereka. Yang pertama pada tahun 2022 dengan mobil Duesenberg J 1932 berbodi Figoni. Hispano-Suiza sebelumnya sudah pernah meraih penghargaan tertinggi di Pebble Beach sebanyak dua kali, yang terakhir tahun 1989.
Persaingan Ketat Best of Show
Nominasi untuk peraih penghargaan Best of Show tahun ini berjalan sangat ketat. Masuk nama-nama pesaing kuat di antaranya Maybach SW38 Spohn Sport Zweisitzer 1939 yang dipersembahkan oleh Dana dan Patti Mecum dari Geneva Lake, Wisconsin; Invicta 4½ Litre S Type Corsica Drophead Coupé 1933 yang dipamerkan oleh SBH dari Riffa, Bahrain; dan Maserati 200SI Fantuzzi Open Sports Racer tahun 1956 persembahan Phillip Sarofim dari Beverly Hills, California.
Kompetisi Pebble Beach Concours dimulai sejak hari Kamis lalu. Di awali dengan driving Pebble Beach Tour d’Elegance ke-27 menelusuri jalanan pinggir Pantai yang indah sepanjang 115 km. Peserta yang bisa menyelesaikan turing tersebut akan mendapatkan nilai tambah jika mereka seri dalam kompetisi di Councours.
Pada event tahun ini, Pebble Beach Concours telah mengumpulkan dana amal sebesar US$ 4 juta (sekitar Rp 64 milyar) sehingga total donasi yang terkumpul sampai saat ini tercatat sebesar US$ 45 juta (sekitar 728 milyar).
Ferrari 250 GT SWB California Spider Competizione tahun 1961. Foto: topgear.com
Mobil Termahal
Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada sejumlah lembaga nirlaba lokal melalui Pebble Beach Company Foundation, yang merupakan yayasan yang menjadi mitra utama Concours. Lembaga-lembaga penerima donasi itu berfokus pada pendidikan anak.
Gooding Christie's selaku balai lelang resmi Pebble Beach Concours d’Elegance selama 21 tahun terakhir ini, pada akhir pekan lalu mencatatkan angka penjualan tertinggi, di atas US$ 127 juta (sekitar Rp 2,055 trilyun).
Di weekend kemarin tercipta beberapa rekor bagi Pebble di antaranya adalah mobil termahal yang pernah dilelang oleh Gooding Christie. Yaitu Ferrari 250 GT SWB California Spider Competizione tahun 1961, yang terjual lebih dari $25 juta (sekitar Rp 404,6 milyar). (EKA ZULKARNAIN)
Baca juga: Gordon Murray Gegerkan Monterey Car Week 2025, Bawa Dua Supercar Eksklusif
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature