Massiv Thunder Jawab Tren Elektrifikasi, Rilis Aki Khusus EV
Aki pertama khusus mobil listrik (BEV) di Indonesia, yang diklaim lebih stabil, awet, dan harga terjangkau.
JAKARTA, Carvaganza - Mobil elektrifikasi khususnya pengguna baterai sepenuhnya terus mengalami pertumbuhan cukup besar di Indonesia. Menariknya selain mengandalkan catu daya yang memiliki keluaran daya besar, mobil tersebut nyatanya masih membutuhkan aki. Namun, secara fungsi ia memiliki perbedaan dengan unit yang digunakan mobil bermesin konvensional.
KEY TAKEAWAYS
Apa keunggulan Massiv Thunder EV dibandingkan aki biasa?
Massiv Thunder EV dirancang khusus dengan formulasi konduktor berdaya hantar tinggi. Berdasarkan pengujian Depth of Discharge, performanya dua kali lebih baik dan efisiensinya 20 kali lebih optimal dibandingkan aki konvensional, sehingga lebih stabil di suhu ekstrem.Apakah aki ini memerlukan perawatan rutin?
Tidak. Massiv Thunder EV merupakan jenis aki Maintenance Free (MF), sehingga pengguna tidak perlu melakukan pengisian air aki atau perawatan rutin lainnya.Melihat hal tersebut, PT Wacana Prima Sentosa selaku pemegang merek aki Massiv melakukan terobosan dengan merilis produk khusus untuk EV. Bahkan ia diklaim menjadi aki pertama di Indonesia yang khusus untuk digunakan mobil listrik atau BEV (Battery Electric Vehicle).
“Kami mengenalkan Massiv Thunder EV sebagai aki yang didedikasikan khusus untuk mobil listrik murni. Massiv jadi pelopor dan pertama di Indonesia,” ucap Austin Wanandi, Direktur PT Wacana Prima Sentosa di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Tren SUV Bergeser, Mitsubishi Destinator Banyak Diminati Kaum Hawa
Produk anyar tersebut diberikan sejumlah teknologi khusus, di mana mampu menghasilkan tegangan stabil untuk menjaga peralatan elektronik di mobil listrik. Secara langsung kinerja stabil itu pun turut mempengaruhi efisiensi energi dari baterai utama. Elemen yang tentunya menjadi perhatian khusus bagi kendaraan listrik penuh.
“Material sel baterainya disempurnakan dengan formulasi konduktor berdaya hantar tinggi dan juga memiliki kapasitas besar, sehingga lebih tahan lama dan aman untuk jangka panjang,” ucap Gede Oka Yunihartawan, Direktur Operasional PT Trimitra Baterai Prakasa selaku manufacturer aki Massiv.
Foto: CV / Hafid
Adapun Massiv Thunder EV telah mengalami pengujian Depht of Discharge, performanya dua kali lebih baik dibanding aki biasa. Tingkat efisiensi pun 20 kali lebih optimal dan kestabilan arus tetap terjaga pada berbagai kondisi ekstrem, baik suhu tinggi maupun rendah.
Urusan perawatan, Massiv Thunder EV merupakan jenis Maintenance Free (MF) alias tidak membutuhkan perawatan. Meski menjadi baterai untuk mobil listrik penuh, Massiv berupaya untuk menjaga banderolnya tetap sangat terjangkau. Bahkan tak jauh berbeda dengan jenis untuk kendaraan konvensional.
Guna mencakup berbagai model elektrifikasi yang telah beredar di Indonesia, Massiv Thunder EV pun disuguhkan dalam empat tipe. B220AEV-38 ditujukan untuk mobil seperti Wuling Air ev, BinguoEV dan BYD Atto 3 dengan spesifikasi 12 V 38 Ah. Kemudian B24AEV-46 yang memiliki spesifikasi 12 V 46 Ah digunakan Wuling Cloud EV, Vinfast VF6, VF7 dan Jaecoo J5.
Tipe D44AEV-50 dapat dipakai oleh BYD M6 dan Toyota bZ4x dengan spesifikasi 12 V 50 Ah. Terakhir CMF60AEV-65 menyasar model seperti Hyundai Ioniq, Kona, Nissan Kicks, Kia EV6, EV9, Chery Tiggo Cross dan Omoda.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: Jetour T2 Akhirnya Sampai ke Tangan Konsumen, Distribusi Nasional Jalan
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature