LEBARAN DRIVE: Jangan Sepelekan Pengereman, Perhatikan Faktor-Faktor Ini
Mengerem kendaraan mungkin kedengarannya sepele, tapi justrumenjadi salah satu hal yang terpenting.
JAKARTA, Carvaganza - Berkendara adalah salah satu pekerjaan yang berbahaya. Pengemudi harus benar-benar fokus dan menyadari tugasnya. Oleh karena itu, keselamatan berkendara menjadi hal yang sangat penting. Apalagi ketika mengemudikan mobil untuk perjalanan jauh seperti mudik di Hari Raya Idul Fitri.
KEY TAKEAWAYS
Apa yang dimaksud dengan jarak reaksi pengereman?
Jarak reaksi adalah jarak yang ditempuh kendaraan sejak pengemudi menyadari adanya bahaya hingga mulai menekan pedal rem.Berapa waktu rata-rata reaksi manusia ketika menyadari bahaya sampai menginjak pedal rem?
Dengan rata-rata kecepatan mobil 30 km/jam, waktu rata-rata reaksinya adalah sekitar satu detik.Untuk memberikan edukasi dan menyuport keselamatan berkendara tersebut, beberapa waktu lalu BMW Indonesia menyelenggarakan BMW Safety Driving Masterclass. Kegiatan itu diselenggarakan di Indonesia Safety Driving Center di kawasan BSD.
Dari sekian topik yang dibahas, penulis ingin menukilkan topik yang cukup menarik. Yaitu soal pengereman. Jadi ketika membawa kendaraan roda empat, pengemudi harus memahami teknik-teknik dalam proses menghentikan kendaraan. Di dalam pengereman, tidak hanya bergantung pada kinerja rem, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh respon pengemudi.
Baca juga: LEBARAN DRIVE: Habis Mudik, Jangan Lupa Cek Kondisi Mobil
Foto: continental-tires.com
Jarak Pengereman
Pengemudi mobil tidak boleh asal menginjak rem karena akan mempengaruhi jarak berhenti kendaraan. Jadi jarak berhenti kendaraan itu dibagi menjadi dua komponen utama. Yaitu jarak reaksi dan jarak pengereman.
Jarak reaksi adalah jarak yang ditempuh kendaraan sejak pengemudi menyadari adanya bahaya hingga mulai menekan pedal rem. Dengan rata-rata waktu reaksi manusia sekitar satu detik, kendaraan yang melaju dengan kecepatan 30 km/jam, mobil dapat menempuh jarak sekitar 9 meter sebelum proses pengereman benar-benar dimulai.
Kendaraan mulai masuk fase pengereman ketika pengemudi menginjak pedal rem. Pada tahap ini, jarak yang dibutuhkan oleh kendaraan sampai total berhenti dipengaruhi oleh sejumlah faktor penting. Seperti performa sistem rem, kualitas ban dan kondisi permukaan jalan.
Dari hasil simulasi, sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan 30 km/jam membutuhkan jarak sekitar 10 meter untuk proses pengereman. Jadi butuh total jarak berhenti sekitar 19 meter.
Baca juga: LEBARAN DRIVE: Berkendara Selama Mudik, Perhatikan Hal Ini
Foto: wuling.id
Pengemudi Berperan Penting Dalam Pengereman
Semakin tinggi kecepatan kendaraan, maka risiko kecelakaan pun semakin bertambah. Pada saat mobil melaju dengan kecepatan 50 km/jam, jarak reaksi pengemudi dapat mencapai 15 meter. Jarak pengereman pun bertambah sampai sekitar 17 meter. Jadi butuh total jarak sekitar 32 meter untuk mobil betul-betul berhenti penuh. Jika ruang yang tersedia untuk berhenti lebih pendek, misalnya hanya 20 meter, maka kemungkinan tabrakan menjadi sangat tinggi, dengan sisa kecepatan yang masih cukup besar.
Meskipun sisa kecepatan tidak terlalu tinggi, dampaknya tetap berbahaya. Hal ini dikarenakan kombinasi antara massa kendaraan dan momentum benturan yang tinggi, yang dapat menyebabkan kerusakan serius dan meningkatkan risiko cedera bagi penumpang.
Kesimpulannya adalah kecepatan memberikan dampak signifikan terhadap keselamatan berkendara. Di samping faktor lain seperti kondisi jalan, kualitas ban, dan tingkat konsentrasi pengemudi juga memegang peranan penting. Oleh karena itu, pengemudi wajib menjaga jarak aman sebagai Langkah pencegahan yang harus selalu diperhatikan.
Kehadiran teknologi keselamatan modern seperti BS, EBD dan fitur bantuan lainnya hanya berfungsi sebagai pendukung. Kendali utama tetap berada di tangan pengemudi. Oleh karena itu, kendaraan wajib dijaga melalui perawatan rutin agar tetap dalam kondisi prima ketika digunakan. (MUHAMMAD HAFID/EK)
Baca juga: LEBARAN DRIVE: 5 Hal Menarik All New Serena e-Power Cocok Buat Perjalanan Jauh
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature