INTERVIEW: Gerry K Utamakan Pengalaman Ultra Luxury dan Peluang Elektrifikasi Jaguar Land Rover
Gerry K ingin berikan pengalaman maksimal kepada para konsumen Jaguar Land Rover di Indonesia.
JAKARTA, Carvaganza – Indomobil Group sebagai salah satu payung perusahaan rakasasa otomotif Tanah Air memutuskan untuk mengambil alih penjualan resmi Jaguar Land Rover pada 2020 lalu. Salah satu alasannya adalah, brand yang menarik serta segmen ultra luxury yang cukup seksi di Indonesia. Keberadaan Inchape sebagai salah satu induk bisnisnya membuka peluang tersebut bagi Indomobil Group dalam mengambil alih distribusi resmi Jaguar Land Rover di Indonesia.
Kami berkesempatan untuk berbicara dengan Gerry Kertowidjojo Presiden Direktur PT. JLM Auto Indonesia,soal perkembangan bisnis Jaguar Land Rover di Tanah Air. Kami juga mengupas soal tren kendaraan elektrifikasi yang kini telah menjadi isu global termasuk salah satu fokus dari JLM Auto Indonesia pada beberapa tahun terakhir. Karakternya yang humble, membuat Gerry begitu mudah menceritakan soal perjalanan Jaguar Land Rover di tangannya hingga kini berada di segmen Ultra Luxury.
T: Apa Pertimbangan Indomobil Group mengambil alih bisnis Jaguar Land Rover di Indonesia?
J: Pada 2020 lalu bertemu dengan partner kami Inchchape yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk mengembangkan bisnis otomotif di Indonesia. Nama Jaguar Land Rover kemudian muncul untuk mengisi segmen ultra luxury yang belum diisi oleh brand di bawah naungan Jaguar Land Rover. Kami juga melihat Jaguar Land Rover memiliki nama yang legendaris dan menarik untuk dipasarkan secara resmi di Tanah Air.
T: Lalu apa yang menjadi fokus dari Jaguar Land Rover di Indonesia sendiri saat ini?
J: Kami sudah menancapkan diri sebagai brand ultra luxury dan fokus kami bukan hanya soal penjualan model dan teknologi. Salah satu yang kami tawarkan pada konsumen adalah brand essence yang menampilkan jati diri dari kendaraan Jaguar dan Land Rover. Kami berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman yang menggambarkan brand serta pelayanan yang mewah pada konsumen kami.
Baca Juga: Nissan Hyper Tourer, Konsep MPV Listrik Canggih Bisa Baca Emosi Pengemudi
T: Seperti apa karakteristik konsumen Jaguar dan Land Rover di Indonesia?
J: Kebanyakan klien kami adalah para pemilik perusahaan besar, direktur dan CEO. Mereka tidak lagi melihat sebuah kendaraan hanya sebuah mobil tetapi lebih dari itu. Bagi mereka kendaraan luxury memiliki sebuah pengalaman baik dari sisi pendekatan pada konsumen, cara kami berkomunikasi hingga sajian personalisasi yang sesuai dengan keinginan mereka.
Saat konsumen datang ke kami mereka sudah tahu model mana yang akan dipilih dan kami membantu mereka untuk mendapatkan pengalaman yang mewah, salah satunya adalah personalisasi kendaraan. Kami juga akan menyesuaikan dengan kebutuhan harian mereka hingga mobilitas bersama keluarga di akhir pekan. Bahkan beberapa konsumen kami ingin terlibat dalam rancang bangun kendaraannya termasuk pemilihan material dan fitur-fitur yang ada di dalamnya.
T: Saat ini Jaguar Land Rover memiliki model yang tidak hanya modern tetapi juga canggih, bagaimana respons konsumen?
J: Konsumen kami tentu mereka yang well educated dengan latar belakang yang cukup dalam hal otomotif. Tidak jarang mereka juga pecinta motorsport dan mengetahui perkembangan teknologi kendaraan saat ini. Kami saat ini menghadirkan model dengan teknologi yang memudahkan konsumen dan mereka mengapresiasi hal tersebut.
Sementara untuk konsumen yang ingin kendaraan dengan model besar kami menghadirkan model Special Vehicle yang berorientasi pada performa. Dalam waktu dekat ini kami juga akan membawa model Defender Limited Edition ke Tanah Air untuk konsumen setia kami.
T: Dalam hal model yang dipasarkan apa saja yang menjadi pertimbangan JLM Auto selaku distributor resmi Jaguar Land Rover?
J: Saat ini kami fokus pada improvement model yang ada, salah satunya ialah Defender dengan konfigurasi captain seat. Pembaruan ini kami rasa tepat untuk konsumen di Indonesia yang menginginkan nuansa kabin mewah dan aksesibilitas yang ringkas di dalam mobil. Selain itu, model bertenaga plug-in hybrid juga menjadi salah satu yang terus kami genjot untuk transisi dari ICE ke EV.
T: Bagaimana tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia ?
J: Sebenarnya kebedaraan kendaraan elektrifikasi khususnya plug-in hybrid ini merupakan pilihan tepat saat ini. Pasalnya di model yang ditawarkan oleh New Range Rover PHEV memiliki keunggulan yang cocok untuk konsumen. Salah satunya ialah kemampuan mode EV yang bisa berjalan sejauh 100 km lebih dan bisa di-charge layaknya sebuah mobil listrik. Sementara untuk kebutuhan perjalanan jauh, konsumen bisa memaksimalkan mesin ICE-nya dengan bahan bakar bensin.
Kami juga membenamkan teknologi baterai yang tidak terlalu besar dan ringan sehingga tidak mengorbankan ruang di dalam kendaraan. Kami berharap model yang satu ini bisa menjadi pilihan bagi konsumen khususnya di segmen ultra luxury seperti Jaguar Land Rover. Selain itu, kami juga memiliki model bertenaga listrik murni yang diisi oleh Jaguar I-Pace dan juga memberikan pengalaman baru bagi konsumen.
Baca Juga: Yangwang U8, BYD Pamer Kecanggihan Teknologi DiSus System
Apalagi tahun ini kendaraan dengan teknologi elektrifikasi akan lebih masif lagi, bahkan demand model Land Rover bertenaga PHEV belakangan mengalami kenaikan. Di atas kertas penjualan Land Rover bertenaga PHEV ini mencapai 50 persen dari seluruh penjualan Jaguar Land Rover di Indonesia. Teknologi dan fitur yang tersedia dinilai cocok untuk konsumen di Tanah Air.
T: Apa yang menjadi tantangan dalam menghadirkan model elektrifikasi di Indonesia?
J: Kami sebenarnya memiliki deretan model elektrifikasi yang cukup lengkap dan bisa dipilih oleh konsumen sesuai dengan kebutuhannya. Namun saat ini keuntungan langsung yang didapat dari pengguna kendaraan elektrifikasi khususnya di Jakarta adalah bebas ganjil genap, itu pun hanya untuk EV murni. Kami berharap kebijakan ini juga bisa diterapkan pada kendaraan elektrifikasi lain seperti PHEV dan Hybrid. Pasalnya kedua teknologi tersebut juga berorientasi pada efisiensi bahan bakar yang maksimal serta tingkat emisi yang rendah dibandingkan dengan mesin pembakaran murni.
T: Apakah hal tersebut sudah didiskusikan dengan Pemerintah dan apa yang diinginkan oleh Jaguar Land Robver Indonesia soal insentif untuk kendaraan elektrifikasi?
Sebenarnya kami lebih fokus pada urusan menghadirkan model elektrifikasi yang lengkap mulai dari bertenaga hybrid, Plug-in hybrid hingga EV murni untuk konsumen. Kami menyampaikan pada pemerintah soal ketersediaan keunggulan dari model bertenaga hybrid dan plug-in hybrid tersebut yang diharapkan juga bisa mendapatkan insentif dan kebijakan yang sesuai. Pada dasarnya kami sejalan dengan sejumlah aturan dan regulasi yang diterapkan oleh pemerintah dalam hal mencapai zero mobility.
T: Melihat permintaan yang tinggi, apa rencana JLM Auto dalam waktu dekat, apakah akan ada model yang dirakit secara lokal di Indonesia?
J; Kami belum bisa mengungkapkan recana soal itu (rakitan lokal), namun di global sendiri akan ada peningkatan investasi dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi khususnya PHEV dan line up elektrifikasi lain. Selain itu, kami juga tengah mengembangkan fitur terbaru yakni software yang bisa diupdate secara Over The Air (OTA) oleh konsumen dimana pun berada. Hal tersebut tentu saja menjadi salah satu fokus kita untuk memberikan pelayanan maksimal bagi pemilik Jaguar Land Rover khususnya di Indonesia.
(ALVANDO NOYA / WH)
Baca Juga: Lirik Segmen EV Lebih Luas, Kalista Fokus ke Rental Unit dan Layanan Infrastruktur
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature



