Generasi Penerus Bugatti Chiron Debut Tahun Depan, Mesin Mengecil?
MOLSHEIM, Carvaganza - Bugatti siap menghadirkan penerus Chiron. Hal ini diungkapkan mantan Direktur Desain Bugatti, Achim Anscheidt yang melepaskan jabatannya belum lama ini. Bahkan model teranyar tersebut diklaim dipamerkan pada tahun depan.
Lebih lanjut, Anscheidt mengungkapkan bahwa mereka telah mengirim beberapa peralatan prototipe beberapa bulan lalu. Setelah itu perangkat produksi akan dikirimkan. Menariknya pengerjaan model baru dilengkapi berbagai tantangan baru. Mereka tak ingin sekadar hal ini menjadi manipulasi desain belaka, tapi membawa nama Bugatti ke level lebih tinggi. Hal ini cukup wajar, mengingat pabrikan asal Perancis itu telah meninggalkan jantung mekanis W16 empat turbocharger dan beralih ke mesin benar-benar baru.
Alih-alih pakai model W yang ikonik, penerus Chiron diungkapkan memakai konfigurasi V. Di mana jumlah piston dikurangi setengahnya menjadi 8. Makin menarik lantaran Bugatti memasuki ranah elektrifikasi, meski tak sepenuhnya menggunakan tenaga baterai alias hybrid. Ia mengisi sasis baru yang diduga lebih ringan dibandingkan Bugatti Mistral.
Sayangnya detail lain termasuk sistem pemindah gigi masih belum ada kejelasan. Dugaannya gearbox bakal menempati area di antara kursi. Output tenaga harusnya tetap gigantik. Namun, adanya teknologi hybrid bakal membuat mobil lebih hemat bahan bakar dan memiliki akselerasi cepat khas kendaraan elektrifikasi.
Baca Juga: Hennessey Garap Ford Mustang Dark Horse, Jadi Punya 800 Hp Lebih
Direktur Desain Bugatti baru, Frank Heyl mengatakan, mobil anyar akan lebih spektakuler dari Mistral. Seluruh aspek bakal memainkan peranan, mulai dari proporsi, teknologi, inovasi dan hal tak terduga. Berdasarkan informasi lain, interior tak bakal menganut banyak perangkat display masif seperti tren mobil belakangan khususnya yang memakai elektrifikasi di mana sarat akan teknologi itu.
Walau begitu, ia tetap memiliki layar infotainment pusat dengan ukuran lebih besar guna memaksimalkan fungsionalitas dalam mengatur fitur maupun fungsi kendaraan. Kemungkinan perangkat dapat disembunyikan sehingga memperlihatkan detail dashboard ketika tak dipakai.
“Jika Anda membandingkan Mistral dengan LaFerrari, ini sebenarnya mobil yang cukup kompak, dengan gearbox di antara jok yang dilakukan untuk alasan keseimbangan bobot. Tapi dengan powertrain hybrid, Anda memiliki bobot tambahan berupa baterai, jadi Anda harus mempertimbangkan kembali arsitektur seluruh mobil," terang Heyl seperti dilansir Carscoops.
Walau dikatakan waktu pengenalan dilakukan pada 2024, unitnya sendiri baru diproduksi dan dikirimkan ke konsumen pada 2026. Terkait harga juga masih gelap, tapi dugaannya bakal sangat mudah melampaui banderol Mistral atap terbuka yang dipatok mencapai $5 juta atau Rp75 miliaran.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: Otomotif Sumbang Transaksi Terbesar Selama Jakarta Fair Kemayoran 2023
Sumber: Carscoops
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature

