Freelander Hasil Kolaborasi Chery dan JLR Debut dan Siap Ekspansi Global
Memadukan warisan desain Inggris dan kecerdasan buatan
WUHU, Carvaganza - Industri otomotif global kembali menyaksikan sejarah penting melalui kolaborasi strategis antara Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) yang resmi menghidupkan kembali nama besar Freelander. Berbeda dari sebelumnya, kini Freelander berdiri sendiri sebagai sub-brand mandiri yang mengusung identitas British Premium Intelligent All-Terrain Brand. Debut global model produksi pertamanya, Freelander 8, dilakukan di hadapan ratusan mitra diler dan media internasional di Wuhu, Tiongkok. Langkah ini menjadi titik awal ekspansi ritel global yang akan menyasar pasar domestik Tiongkok, Timur Tengah, hingga rencana ke 90 negara termasuk Asia Tenggara.
KEY TAKEAWAYS
Apa saja pilihan mesin yang tersedia?
Freelander 8 akan tersedia dalam tiga opsi penggerak: listrik murni (BEV), Plug-in Hybrid (PHEV), dan Extended-Range (EREV) dengan sistem kelistrikan 800VTeknologi pintar apa yang menjadi unggulannya?
Mobil ini dilengkapi sistem Huawei ADS 5.0, sensor LiDAR 896-line, serta cip Qualcomm Snapdragon 8397
Foto: Chery
Ambisinya adalah menyatukan warisan desain premium khas Inggris milik JLR dengan keunggulan teknologi serta kekuatan manufaktur Chery. Sejak pertama kali dikenal pada 1997 sebagai SUV terlaris di Eropa, Freelander kini lahir kembali dengan visi yang lebih modern. Lucia Mao, CEO Freelander International, menyatakan bahwa jenama ini hadir untuk memberikan pengalaman mobilitas premium yang mengawinkan kecerdasan buatan dengan ketangguhan jelajah di berbagai medan jalan.
Desain Khas Land Rover
Freelander 8 tampil sebagai SUV bongsor dengan panjang mencapai 5,1 meter yang dikembangkan dari basis Concept 97. Mengadopsi konsep Castle Body, siluetnya terlihat kokoh, tegap, dan mengotak khas rancangan Phil Simmons. Estetikanya merupakan perpaduan unsur Defender, Freelander, hingga Range Rover, yang terlihat jelas di pilar diagonal bagian belakang.

Meskipun memiliki DNA kental dari pabrikan Inggris, Freelander 8 tampil tanpa logo Land Rover, melainkan dengan tulisan emboss Freelander yang tegas di sisi depan dan belakang. Kesan modern sebagai kendaraan masa kini diperkuat dengan gagang pintu semi-tersembunyi, spion berdimensi besar, roof rack, serta spoiler belakang yang terintegrasi dengan empat unit kamera untuk pemantauan maksimal.
Kabin Canggih dan Fokus Kenyamanan
Freelander 8 mengedepankan prinsip kepraktisan tanpa meninggalkan sisi fungsional. Area dasbor didominasi layar melayang berukuran raksasa, serta monitor tambahan yang membentang di sepanjang konsol tengah. Pengaturan cepat tetap dapat dilakukan melalui tombol fisik yang tersedia di bawah layar.
Foto: Carnewschina
Lingkar kemudi didesain oval palang empat dengan paduan dua warna yang elegan, sementara tuas transmisi diletakkan di belakang kemudi untuk ruang kabin yang lebih bersih. Pada konsol tengah bagian bawah, tersedia dua selektor putar untuk mode berkendara serta dua slot pengisian daya nirkabel. Penumpang baris kedua dimanjakan dengan kursi bergaya zero-gravity yang dirancang khusus untuk mengurangi kelelahan saat menempuh perjalanan jarak jauh.
Lompatan Teknologi Huawei ADS 5.0 dan Sistem i-ATS
Sektor teknologi menjadi keunggulan utama Freelander 8 melalui kemitraan dengan raksasa teknologi dunia. Kendaraan ini dipersenjatai sistem keselamatan aktif pintar Huawei ADS 5.0 (tersedia juga versi ADS 4.1 untuk pasar tertentu) yang didukung sensor LiDAR beresolusi tinggi 896-line pada atap. Seluruh pemrosesan data canggih ini dikelola oleh cip otomotif generasi terbaru, Qualcomm Snapdragon 8397, yang menjamin performa sistem kontrol pusat tetap instan.

Untuk urusan performa lintas medan, Freelander 8 menggunakan Intelligent All-Terrain System (i-ATS) pertama di dunia. Sistem ini memindai permukaan jalan secara real-time menggunakan data LiDAR dan kamera binokular di depan untuk menyesuaikan strategi berkendara dalam hitungan milidetik. Ketangguhannya didukung oleh differential lock mekanis di depan, electronic limited-slip differential (e-LSD) di belakang, virtual central lock, serta suspensi udara dual-chamber yang adaptif.
Platform Fleksibel
Freelander 8 dibangun di atas platform fleksibel bertegangan tinggi 800V yang menjadi standar di pasar Tiongkok. Tersedia dalam varian listrik murni (BEV), hybrid (PHEV), serta Extended-Range (EREV), semuanya mengadopsi sistem penggerak semua roda (AWD). Sektor daya didukung baterai hasil pengembangan bersama CATL yang mendukung pengisian daya super cepat hingga 6C dengan input puncak mencapai 350 kW.
Foto: Chery
Proyek ini sangat krusial bagi masa depan Chery Jaguar Land Rover (CJLR). Sebagai bagian dari transformasi, pabrik canggih di Changshu direncanakan akan menghentikan produksi model-model lama seperti Evoque dan Discovery Sport pada akhir 2026 demi memfokuskan seluruh sumber daya pada brand Freelander. Dengan target peluncuran satu model baru setiap enam bulan, kembalinya Freelander diharapkan menjadi pemain kunci di pasar SUV premium energi baru global. (ANINDIYO PRADHONO)
Baca Juga: Freelander Resmi Lahir Kembali sebagai Brand SUV Listrik
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature