F1: Piastri Dominan dan Norris Gagal Mesin di GP Belanda 2025, Buka Peluang Kejar Gelar Juara

Pertama kali Piastri cetak Grand Slam dalam karir F1-nya.

Oscar Piastri

ZANDVOORT, Carvaganza - Oscar Piastri membuka paruh kedua musim ini dengan memenangkan F1 Grand Prix Belanda 2025 di Zandvoort. Namun, balapan ini juga menghadirkan kekecewaan besar bagi rekan setim sekaligus rival perebutan gelarnya, Lando Norris, yang harus mundur karena kerusakan mesin.

KEY TAKEAWAYS

  • Mengapa Lando Norris gagal finis?

    Lando Norris harus menghentikan balapan di lap 65 akibat dugaan kerusakan mesin yang membuatnya kehilangan peluang juara.
  • Bagaimana dampaknya terhadap klasemen F1 2025?

    Oscar Piastri kini memperlebar keunggulan di puncak klasemen, sementara Norris kehilangan banyak poin penting, dan Verstappen tetap berada di posisi ketiga.
  • Kemenangan ini menjadi yang kesembilan dalam karier Piastri sekaligus memperkuat posisinya di klasemen pembalap F1 2025. Tambahan 25 poin membuat jaraknya kini melebar hingga 34 poin usai seri ke-15 musim ini.

    Piastri memulai balapan dari pole position dan berhasil mempertahankan posisi terdepan sejak awal. McLaren tampil solid di lintasan berliku Zandvoort, membuat Piastri mampu menjaga jarak dari Norris yang terus memberi tekanan hingga akhirnya terhenti di lap 65 karena dugaan kebocoran oli. Mobilnya berasap dan memaksanya stop di pinggir lintasan.

    Meski balapan sempat diwarnai tiga kali periode Safety Car, Piastri tetap mampu mengendalikan jalannya lomba. Ia mengatur strategi ban dengan baik dan menjaga ritme, meskipun hujan sempat mengancam turun.

    GP Belanda Start Foto: Motorsport

     

    Piastri Cetak Grand Slam Pertama

    Kemenangan di Zandvoort diraih Piastri dengan mencatat grand slam pertama kalinya dalam sebuah grand prix. Artinya, Piastri meraih pole position, memimpin seluruh lap, mencetak fastest lap, dan memenangkan balapan.

    Usai balapan, Piastri mengatakan: “Rasanya luar biasa, tentu saja. Saya mengendalikan balapan saat dibutuhkan, dan tentu sangat disayangkan bagi Lando di akhir lomba. Tapi saya merasa menguasai jalannya balapan dan menggunakan kecepatan mobil ketika diperlukan.”

    Baca Juga: Line Up Elektrifikasi Jadi Bintang DFSK dan Seres di GIIAS Surabaya 2025

    Piastri menambahkan bahwa hasil ini sangat memuaskan setelah kerja keras tim untuk memperbaiki performa di Zandvoort dibandingkan tahun sebelumnya.

    Isack Hadjar Foto: VCARB

     

    Verstappen Hibur Publik Belanda, Hadjar Rebut Podium Perdana

    Max Verstappen finis di posisi kedua, mempertahankan rekor selalu podium di GP Belanda. Meski tampil konsisten, pembalap Red Bull itu mengakui McLaren lebih unggul dalam kecepatan. Berdiri di podium cukup menghibur penggemar Verstappen di Zandvoort, yang mana dirinya juga berkebangsaan Belanda.

    “Sayangnya kami tidak punya pace setara McLaren. Tapi bisa finis kedua di rumah sendiri tetap pencapaian bagus,” ujar Verstappen.

    Sementara itu, sensasi terjadi lewat Isack Hadjar. Rookie asal Perancis itu tampil gemilang dan berhasil meraih podium perdana sepanjang kariernya dengan finis ketiga. Ia juga terpilih sebagai Driver of the Day oleh para penggemar. Hadjar sendiri mengaku masih sulit percaya dengan pencapaian tersebut.

    “Rasanya tidak nyata. Mobil benar-benar stabil sepanjang akhir pekan, dan saya senang bisa memaksimalkan kesempatan. Ini langkah pertama saya, podium pertama, dan semoga masih banyak lagi,” ungkap Hadjar.

    Leclerc Antonelli Crash Foto: F1

     

    Duo Ferrari Rontok

    Balapan juga diwarnai insiden besar, termasuk kecelakaan Lewis Hamilton di lap 23. Kecelakaan tunggal dialami Hamilton, yang kehilangan grip saat memasuki tikungan 3 yang miring. Hasil ini memperpanjang rekor buruk Hamilton, sebagai pembalap Ferrari dengan puasa podium paling panjang.

    Kemudian terjadi tabrakan antara Andrea Kimi Antonelli dengan Charles Leclerc di lap 53 yang memicu Safety Car kedua. Kembali terjadi di tikungan 3, mobil Leclerc melintir dan menghantam tembok, yang praktis menghentikan lajunya di Zandvoort. Antonelli mendapat penalti 15 detik namun masih mampu finis sebelum didemosi.

    Klasemen Sementara

    Dengan hasil ini, Piastri semakin kukuh memimpin klasemen. Norris harus menerima pukulan besar dalam perebutan gelar, sementara Verstappen tetap bertahan di posisi ketiga. Podium perdana Hadjar memberi warna baru dalam pertarungan papan tengah, sekaligus menambah motivasi Racing Bulls untuk bersaing di sisa musim.

    McLaren juga semakin kokoh di puncak klasemen konstruktor. Disusul Ferrari yang meski pulang dengan tangan kosong, masih punya cukup jarak untuk bertahan dari kejaran Mercedes dan Red Bull.
    (WAHYU HARIANTONO)

    Baca Juga:

    Rolls-Royce Spectre Primavera Terinspirasi Nuansa Musim Semi, Bukan Vespa

    Bufori CS8 Hadir Jadi Sportscar V8 Asli Buatan Malaysia, Bukan Produk Rebadge

    Produsen Vacuum Cleaner Asal Cina Ini Garap Hypercar EV Lawan Bugatti, Andalkan Teknologi AI

    F1 Grand Prix Belanda Finish Foto: FIA

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Advisory Stories
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature