Beranda Updates COVID-19 Meluas, Kemenperin Minta Pabrikan Otomotif Produksi Ventilator

COVID-19 Meluas, Kemenperin Minta Pabrikan Otomotif Produksi Ventilator

Foto: cnbcnews

JAKARTA, Carvaganza.com – Angka penularan virus corona (COVID-19) di Indonesia terus bertambah. Hingga Minggu (5/4/2020) malam tercatat sudah ada 2.273 orang dinyatakan positif corona. Sedangkan korban meninggal mencapai 198 orang. Kondisi ini membuat Kementerian Perindustrian meminta industri otomotif di dalam negeri untuk memproduksi alat bantu pernapasan atau ventilator.

Alat ini sangat dibutuhkan dalam penanganan pandemi COVID-19 dan jumlahnya masih sangat kurang. Sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 mengaku kekurangan dan membutuhkan banyak ventilator seiring dengan bertambahnya penderita penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Perangkat ini dibutuhkan oleh pasien untuk menghindari terjadinya gagal nafas yang diakibatkan virus korona.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Perindustrian, kami telah meminta pelaku industri otomotif melalui Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), agar beberapa anggotanya dapat memproduksi ventilator,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Putu Juli Ardika dalam keterangannya Minggu (5/4).

Menurut Putu, sudah ada industri otomotif yang siap memenuhi permintaan pemerintah tersebut. Namun ia tak menyebutkan siapa. “Kami memberikan apresiasi kepada pelaku industri yang menyambut baik terhadap upaya kemanusiaan ini. Semoga produksi ventilator nantinya bisa menjadi solusi untuk mempertahankan kinerja sektor otomotif di tengah kondisi sulit sekarang,” tuturnya.

Ia mengatakan produsen otomotif tersebut sedang menindaklanjuti kerja sama dengan industri komponen untuk melakukan reverse engineering dalam pengembangan prototipe ventilator. Mereka juga akan berkolaborasi dengan tim di lembaga pendidikan dan penelitian yang sedang bekerja mengembangkan ventilator.

Baca juga: Dampak COVID-19, Kemenperin: IKM Otomotif Berjibaku

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Putu Juli Ardika

Kesiapan Gaikindo

Tanggapan langsung datang dari Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi. Ia mengatakan jika ingin mendorong anggotanya untuk memproduksi ventilator, pihaknya meminta dapat menyediakan rekanan kompeten. “Kami membutuhkan pendamping khususnya industri yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pembuatan ventilator,” ujarnya.

Pendamping tersebut akan membantu mulai dari menjabarkan blueprint terkait teknis pembuatan ventilator, alih teknologi, sampai memodifikasi fasilitas perakitan mobil yang ada saat ini agar dapat digunakan memproduksi ventilator dan menentukan standar bahan baku kepada supplier. “Kemudian, partner yang sudah berpengalaman itu menentukan standar bahan baku kepada pemasok, kami hanya membantu menjahitkan,” ujarnya.

Baca juga: Pabrik Tutup Sementara, Honda: Stok Aman, Karyawan Dibayar Penuh

Foto: washingtonpost

Sementara itu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) siap menunggu arahan pemerintah terkait teknis memproduksi ventilator yang dibutuhkan. Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, pihaknya yang membawahi lima merek motor di Tanah Air ini butuh gambaran detail melakukan produksi massal ventilator.

Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Italia, dan Jerman para pabrikan otomotif terlibat dalam membantu produksi ventilator. Indonesia sendiri belum ada pabrikan yang secara resmi menyatakan akan membuat peralatan ini. Merek-merek otomotif sebagian sudah memutuskan untuk berhenti sementara berproduksi karena permintaan turun, pasokan komponen berkurang, atau menghindari karyawan dari terpapar COVID-19.

RAJU FEBRIAN

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto