GIIAS 2026: Chery Tiggo V Dikembangkan Dari Studi Komprehensif di Indonesia
Proyek riset T1TP secara khusus dibentuk Chery untuk menggali kebutuhan konsumen mobil di Indonesia.
ICE BSD CITY, Carvaganza - Melanjutkan tradisi menyajikan model unik yang dirancang dengan cermat untuk pasar Indonesia, Chery resmi memperkenalkan Tiggo V di pameran GIIAS tahun 2026. Ini merupakan langkah strategis bagi Chery, karena Indonesia menjadi negara pertama di luar China yang menerima peluncuran global mobil ini secara resmi.
KEY TAKEAWAYS
Apakah Chery Tiggo V versi hybrid sudah dilengkapi dengan fitur V2L?
Iya betul. Teknologi Vehicle-to-Load (V2L) pada Chery Tiggo V berdaya 2,2 kW yang berfungsi sebagai sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik.Ada berapa versi jantung pacu yang ditawarkan oleh Chery Tiggo V?
Terdiri dari dua versi yaitu mesin pembakaran internal dan hybrid CSH.Keunikan dari peluncuran Tiggo V tidak hanya terletak pada kehadirannya sebagai model global baru melainkan lebih kepada pendekatan desainnya yang dikembangkan dengan berdasarkan pada riset mendalam terhadap kebiasaan berkendara masyarakat, kondisi jalanan, dan karakter mobilitas di Indonesia.
Dari proyek T1TP hingga partisipasi konsumen lokal
Perjalanan panjang pengembangan Tiggo V dimulai pada Februari 2024 dengan proyek internal ambisius bernama T1TP. Tim riset dan pengembangan (R&D) Chery Global melakukan studi mendetail dengan turun langsung ke berbagai daerah di Indonesia untuk memahami jenis infrastruktur jalan, pola perjalanan keluarga sehari-hari, serta menjelajahi tantangan iklim tropis yang ada.
Launching Chery Tiggo V di GIIAS 2026.
ini dilengkapi oleh serangkaian diskusi teknis mendalam antara insinyur dari Chery Global dan kolaborasi bersama tim lokal, termasuk forum diskusi kelompok (FGD) dengan konsumen-konsumen Indonesia.
Hasil dari studi lapangan tersebut merangkum berbagai tantangan yang sering dihadapi oleh pengemudi sehari-hari. mulai dari medan menanjak yang curam, kondisi jalan yang bergelombang, potensi banjir selama musim hujan, hingga cuaca panas ekstrem yang kerap menyelimuti. Temuan awal tersebut diterjemahkan menjadi konsep mobil Chery X yang ditampilkan pada pameran GJAW di November 2025, sebelum kemudian dimatangkan menjadi produksi versi akhir dari TIGGO V.
Menurut Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, pengembangan TIGGO V benar-benar berakar dari kebutuhan nyata konsumen di Indonesia. Studi yang dilakukan mengungkap bahwa konsumen memerlukan kendaraan yang kompetitif dalam menghadapi beragam kondisi jalan, namun tetap nyaman dipakai sehari-hari sambil memberikan fleksibilitas untuk kegiatan produktif dan hobi. Initiative ini tercermin dalam desain akhir dari TIGGO V yang menggabungkan ketangguhan SUV, kapasitas besar MPV, serta fleksibilitas ala Double Cab, sehingga cocok untuk kebutuhan pasar dan lingkungan Indonesia.
Chery Tiggo V usung konsep serbaguna 3-in-1
Salah satu daya tarik utama Chery Tiggo V adalah konsep 3-in-1 versatility. Mobil ini dirancang untuk menjalankan fungsi SUV, MPV, sekaligus double cab dalam satu kendaraan.
Secara dimensi, Chery Tiggo V memiliki panjang 4.910 mm, lebar 1.921 mm, dan tinggi 1.790 mm. Kendaraan ini juga memiliki ground clearance 220 mm yang mendukung pengguna ketika melewati berbagai kondisi jalan.
Desain kabin menggunakan konsep square layout untuk memaksimalkan ruang interior. Konfigurasi tersebut memungkinkan kendaraan digunakan untuk membawa 2, 4, 5, hingga 7 penumpang sesuai kebutuhan.
Chery Tiggo V di GIIAS 2026. Foto: Chery Indonesia
Sebagai SUV, Tiggo V dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi medan. Ketika digunakan sebagai kendaraan keluarga, konfigurasi tiga baris memberikan ruang bagi penumpang. Sementara itu, bagian belakang kendaraan dapat diubah menjadi area bak terbuka untuk membawa barang.
Kemampuan untuk berubah fungsi antara tiga varian berbeda yakni SUV, MPV, dan Double Cab membuat Tiggo V menjadi platform serba guna. Sebagai SUV, ia dapat membawa pengguna menaklukkan berbagai medan. Ketika diposisikan sebagai MPV, kabinnya yang memiliki tiga baris memberikan ruang akomodasi lega untuk perjalanan keluarga.
Dilengkapi split tailgate dan fitur V2L
Untuk mendukung kebutuhan membawa barang, Chery Tiggo V dilengkapi fitur split tailgate. Pintu belakang tersebut dapat digunakan sebagai area duduk atau penopang barang dengan kemampuan menahan beban hingga 250 kg.
Fitur ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna yang sering melakukan aktivitas luar ruang. Area belakang kendaraan tidak hanya berfungsi sebagai akses bagasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.
Chery juga membekali Tiggo V dengan teknologi Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 2,2 kW. Fitur ini memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik.
Dengan adanya V2L, pengguna dapat memanfaatkan kendaraan untuk mendukung kegiatan seperti berkemah, aktivitas luar ruang, maupun kebutuhan lainnya yang membutuhkan sumber listrik.

Chery Tiggo V dengan mesin ICE dan hybrid
Untuk pilihan sumber tenaga, Chery Tiggo V tersedia dalam dua opsi powertrain. Konsumen dapat memilih mesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE) konvensional serta varian Chery Super Hybrid (CSH).
Pilihan tersebut memberikan keleluasaan bagi konsumen dalam menentukan kendaraan sesuai kebutuhan. Varian ICE dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan teknologi mesin konvensional, sedangkan varian CSH menawarkan teknologi elektrifikasi untuk konsumen yang menginginkan efisiensi lebih tinggi.
Teknologi Chery Super Hybrid (CSH) pada Tiggo V memiliki efisiensi termal hingga 42,5 persen. Angka tersebut menunjukkan kemampuan sistem dalam mengoptimalkan energi yang dihasilkan mesin agar dapat digunakan secara lebih efisien.
Chery juga mengklaim varian CSH memiliki kemampuan jarak tempuh total hingga 1.030 kilometer. Jarak tempuh tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung penggunaan Tiggo V untuk perjalanan jarak jauh, termasuk perjalanan antarkota.
Mampu melibas tanjakan sampai sudut 41 derajat
Menjawab kondisi geografis Indonesia yang menantang, TIGGO V dibekali kemampuan menanjak hingga sudut 41 derajat serta batas aman melintasi genangan air (wading depth) hingga kedalaman 700 mm. Chery turut menyematkan fitur Easy Turn, sebuah peranti pintar yang memanfaatkan pengereman roda belakang untuk memangkas radius putar hingga 0,5 meter agar kendaraan lebih lincah bermanuver di area sempit.
Menghadapi cuaca panas tropis, sistem pendingin udara dilengkapi Air Flow Calibration System serta kisi-kisi AC khusus di baris ketiga dan pilar C. Pengaturan ini memastikan distribusi temperatur dingin tersebar cepat dan merata ke seluruh sudut kabin. Sektor hiburan dan konektivitas mengandalkan sistem Human-Machine Intelligence terbaru yang sudah terhubung dengan wireless Apple CarPlay dan Android Auto. (ANINDIYO/EK)
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil CHERY Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature