GIIAS 2026: Bedah Tuntas Hal Yang Wajib Diketahui Dari Mobil Pintar Xpeng L03
SUV listrik dengan layout coupe ini mengusung smart technology yang membuatnya lebih kompetitif dibandingkan rival senegara di kelasnya.
- KEY TAKEAWAYS
- 1. Xpeng L03 usung konsep Next-Generation AI SUV Coupe
- 2. Punya Koefisien Drag rendah
- 3. Kabin Dibekali Global Intelligent Cockpit
- 4. Punya kemampuan Over-the-Air (OTA) update
- 5. Tiga Turing AI Chips hasilkan 2.250 TOPS
- 6. Xpeng L03 terintegrasi Google Maps Auto SDK
- 7. Xpeng Perkenalkan Konsep Physical AI for All di GIIAS 2026
ICE BSD CITY, Carvaganza - Indonesia telah menjadi debut regional Asia Tenggara bagi Xpeng L03. SUV Coupe listrik teranyar ini mengusung AI generasi terbaru dari pabrikan dan peluncuran itu menjadi pertanda bahwa posisi Indonesia menjadi semakin penting dalam strategi ekspansi international Xpeng.
KEY TAKEAWAYS
Mengapa debut Xpeng L03 di Indonesia menjadi istimewa?
Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menampilkan Xpeng L03, hanya beberapa hari setelah peluncuran global di Munich, Jerman.Apa teknologi utama yang dibawa Xpeng L03?
Xpeng L03 dibekali tiga Turing AI Chips 2.250 TOPS, Intelligent Cockpit XOS 6, NGP VLA 2.0, Google Maps Auto SDK, serta pembaruan OTA.Xpeng L03 diperkenalkan sebagai SUV coupe listrik generasi baru yang menggabungkan desain aerodinamis, kecerdasan buatan, dan teknologi bantuan berkendara pintar. Model ini menjadi salah satu produk yang dipersiapkan Xpeng untuk memperluas portofolio kendaraan listrik pintar di pasar global.
Indonesia dinilai memiliki peran strategis dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Asia Tenggara. Karena itu, Xpeng mulai membawa sejumlah teknologi global terbarunya ke pasar Indonesia sejak tahap awal.
"Kami bangga karena Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menampilkan Xpeng L03. Hal ini mencerminkan kepercayaan Xpeng Global terhadap pentingnya pasar Indonesia. Juga menjadi bukti komitmen kami untuk terus menghadirkan teknologi dan inovasi Xpeng yang sesuai bagi konsumen di Indonesia," ujar Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle.
Mau tahu lebih dalam tentang kendaraan tersebut? Berikut poin-poin kuncinya.
Baca juga: Ini Yang Perlu Diketahui dari Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD

1. Xpeng L03 usung konsep Next-Generation AI SUV Coupe
Xpeng L03 mengusung konsep Next-Generation AI SUV Coupe, yang memadukan karakter SUV dengan bentuk coupe dan teknologi kecerdasan buatan sebagai bagian utama dari pengalaman berkendara.
Dari sisi desain, L03 dikembangkan dengan filosofi Vital Flow. Proses pengembangannya dipimpin JuanMa Lopez, mantan Chief Exterior Designer Ferrari. Pendekatan tersebut menghasilkan desain dengan garis bodi yang mengalir sekaligus berorientasi pada efisiensi aerodinamika.
2. Punya Koefisien Drag rendah
Meskipun kendaraan SUV, kendaraan ini dirancang agar memiliki aerodinamika tinggi. Makanya Koefisien Drag Xpeng L03 sangat kompetitif di antara SUV listrik yang beredar di Indonesia yakni sebesar 0,228 Cd saja.
Aerodinamika yang baik tidak hanya berpengaruh terhadap tampilan kendaraan. Hambatan udara yang lebih rendah juga dapat membantu meningkatkan efisiensi energi dan mendukung performa kendaraan ketika melaju pada kecepatan tinggi.
Dengan pendekatan tersebut, Xpeng tidak hanya menempatkan L03 sebagai SUV coupe listrik dengan desain futuristis, tetapi juga sebagai kendaraan yang mengandalkan efisiensi dan teknologi sebagai bagian dari karakter utamanya.
Baca juga: EKSKLUSIF: Menjajal Teknologi Autonomous Driving VLA 2.0 Milik Xpeng di Guangzhou

3. Kabin Dibekali Global Intelligent Cockpit
Masuk ke bagian interior, Xpeng L03 membawa Global Intelligent Cockpit terbaru yang berjalan menggunakan sistem operasi XOS 6. Salah satu perangkat utama di dalam kabin adalah layar sentral berukuran 15,6 inci. Dipadukan dengan Wide Head-Up Display (HUD) untuk memberikan informasi berkendara secara lebih mudah dipantau oleh pengemudi.
Xpeng juga membekali kabin L03 dengan ambient lighting adaptif. Sistem pendingin kabin dirancang dapat menyesuaikan kebutuhan penumpang sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih personal.
4. Punya kemampuan Over-the-Air (OTA) update
Teknologi AI juga diterapkan pada sistem asisten suara. Xpeng mengklaim asisten suara generasi terbaru pada L03 mampu memahami konteks percakapan dengan lebih alami. Dengan demikian, interaksi antara pengguna dan kendaraan tidak hanya bergantung pada perintah sederhana.
Seperti sejumlah kendaraan pintar Xpeng lainnya, sistem pada L03 juga dirancang untuk terus berkembang melalui Over-the-Air (OTA) update. Pembaruan perangkat lunak memungkinkan sejumlah fungsi kendaraan ditingkatkan tanpa harus selalu melakukan pembaruan secara manual di bengkel.

5. Tiga Turing AI Chips hasilkan 2.250 TOPS
Salah satu teknologi utama yang menjadi daya tarik Xpeng L03 adalah kemampuan komputasinya. SUV coupe listrik ini menggunakan tiga Turing AI Chips dengan kemampuan pemrosesan hingga 2.250 TOPS. Kapasitas komputasi tersebut digunakan untuk mendukung berbagai fungsi kecerdasan buatan, termasuk sistem intelligent driving.
Xpeng membekali L03 dengan teknologi NGP (Navigation Guided Pilot) berbasis VLA 2.0. Sistem ini dirancang untuk memahami lingkungan berkendara secara lebih komprehensif dibandingkan sistem ADAS konvensional. VLA atau Vision-Language-Action memungkinkan sistem kendaraan mengolah informasi visual dan konteks lingkungan untuk membantu menentukan respons kendaraan secara lebih adaptif.
Dalam implementasinya, sistem intelligent driving memanfaatkan integrasi antara sensor dan kemampuan komputasi berkecepatan tinggi. Pemrosesan tersebut berlangsung secara real-time untuk membantu kendaraan menghadapi berbagai kondisi lalu lintas.
Teknologi ini menjadi bagian penting dari strategi Xpeng dalam mengembangkan kendaraan yang tidak hanya mengandalkan elektrifikasi, tetapi juga kemampuan AI sebagai fondasi pengalaman berkendara.
6. Xpeng L03 terintegrasi Google Maps Auto SDK
Fitur lain yang menarik perhatian adalah integrasi Google Maps Auto SDK secara langsung ke dalam sistem kendaraan. Xpeng menyebut L03 sebagai model global pertamanya yang mengintegrasikan teknologi tersebut secara langsung. Dengan integrasi ini, pengguna tidak perlu mengandalkan aplikasi tambahan maupun metode screen mirroring untuk menggunakan navigasi.
Sistem navigasi tersebut juga terhubung dengan pengembangan XPILOT Assist dan teknologi NGP generasi terbaru. Integrasi antara navigasi, sistem bantuan berkendara, dan teknologi AI menjadi salah satu bagian dari upaya Xpeng menciptakan pengalaman berkendara yang lebih terhubung.

7. Xpeng Perkenalkan Konsep Physical AI for All di GIIAS 2026
Selain Xpeng L03, booth Xpeng di GIIAS 2026 juga menampilkan berbagai teknologi yang mencerminkan visi perusahaan melalui konsep Physical AI for All. Konsep tersebut menggambarkan arah pengembangan Xpeng dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke berbagai bentuk mobilitas fisik.
Pengunjung GIIAS 2026 dapat melihat sejumlah inovasi Xpeng, mulai dari konsep Xpeng GX, The Next P7, robot humanoid Next-Gen IRON, hingga kendaraan terbang Xpeng X2. Kehadiran berbagai produk tersebut memperlihatkan bahwa strategi Xpeng tidak hanya berfokus pada pengembangan mobil listrik. Perusahaan juga mengeksplorasi penerapan AI pada robotika dan mobilitas masa depan.
Di Indonesia, Xpeng saat ini juga telah membawa sejumlah model kendaraan listrik, yaitu Xpeng New X9, G6 Pro, dan G6 Pro AWD. Dengan hadirnya L03 sebagai debut regional, Xpeng sekaligus memperluas gambaran mengenai arah portofolio kendaraan listrik pintarnya di masa mendatang. (ANJAR LEKSANA/EK)
Baca juga: Bukan Sekadar Meramaikan GIIAS 2026, XPENG dan Erajaya Siapkan Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil XPENG Pilihan
- Latest
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review