CATL dan SAIC Dukung Industri Otomotif Cina Percepat Riset Baterai Solid-State

Fokus utamanya adalah penelitian, pengujian, dan validasi material elektrolit solid-state, bukan produksi massal baterai siap pakai.

Baterai solid state

NINGDE, Carvaganza - Fokus industri otomotif Cina ke elektrifikasi makin kuat. Perkembangan industrinya signifikan dibarengi pertumbuhan pasar elektrifikasi yang terus meningkat. Tak hanya itu, teknologi yang lebih mumpuni terus digenjot untuk memenuhi kebutuhan.

KEY TAKEAWAYS

  • Mengapa Cina fokus mengembangkan baterai solid-state?

    Karena teknologi ini dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan daya jelajah, keamanan, dan keandalan kendaraan listrik.
  • Siapa saja yang terlibat dalam proyek baterai solid-state di Beijing?

    Proyek ini melibatkan Guolian Automotive Power Battery Research Institute, CATL, SAIC Motor, serta didukung berbagai BUMN dan perusahaan teknologi.
  • Salah satu inovasi yang tengah dijajaki industri otomotif Cina adalah baterai solid-state yang digadang menjadi jawaban untuk kendaraan listrik agar lebih bisa diandalkan.

    Langkah inovatif terbaru datang dari Beijing, di mana proyek yang mengantungi nama-nama besar di industri otomotif elektrifikasi mendapatkan persetujuan dari regulator. Informasi ini diumumkan melalui pemberitahuan publik Biro Ekologi dan Lingkungan Distrik Huairou.

    Solid State Battery Zhongwei - Sunwoda Foto: Carnews China

     

    Adapun salah satu nama besar, yakni CATL yang dikenal sebagai produsen baterai. Kemudian SAIC motor, perusahaan otomotif yang menggawangi sejumlah merek.

    Secara resmi, proyek tersebut bernama “All-Solid-State Electrolyte Pilot Production and Testing Validation Capability Construction Project”. Alih-alih memproduksi baterai siap pakai, fokus utamanya adalah penelitian, pengujian dan validasi material elektrolit solid-state sebagai komponen krusial baterai all-solid-state.

    Baca Juga: Kolaborasi Suzuki x Monster Hunter di Tokyo Auto Salon 2026, Ada Jimny Bergaya Ekstrem

    Peran utama proyek dipegang oleh Guolian Automotive Power Battery Research Institute Co., Ltd. CATL dan SAIC Motor berpartisipasi sebagai pemegang saham melalui struktur konsorsium. Proyek juga juga didukung perusahaan milik negara tingkat pusat.

    Guolian sendiri merupakan platform kolaborasi industri baterai yang menghimpun modal negara pusat dan daerah, pabrikan otomotif, serta pelaku rantai pasok. Pemegang sahamnya mencakup Youyan Technology Group di bawah SASAC, FAW Group, Dongfeng Motor, BAIC Group, Changan Automobile, GAC Group, Yutong Bus, dan Huachen.

    Pabrik Baterai Magic Wuling Foto: Oto Group / Anjar

     

    Nama lain yang terlibat antara lain BTR, Neusoft Reach, serta Tianjin Lishen. Selain itu, Huading New Power Fund juga menjadi bagian dari struktur kepemilikan, dengan dukungan BUMN daerah seperti Nanning Industrial Investment Group dan Sichuan Energy Group.

    Fasilitas proyek akan berlokasi di Yanqi Economic Development Zone, Distrik Huairou, Beijing. Bangunan industri yang sebelumnya tidak terpakai akan dialihfungsikan menjadi laboratorium dan fasilitas uji skala pilot, termasuk pemasangan lini eksperimen material utama baterai solid-state.

    Sebanyak 103 set peralatan riset berpresisi tinggi direncanakan untuk dipasang, lengkap dengan sistem kontrol cerdas. Kapasitas riset dan produksi pilot ditargetkan mencapai sekitar 25 ton elektrolit solid-state per tahun. Menurut analis langkah ini sangat penting untuk membangun pengetahuan dasar industrial dan rantai suplai material.

    CATL Baterai Sodium-Ion Foto: Carnews China

     

    Elektrolit solid-state secara umum diketahui sebagai komponen utama pembentuk baterai solid-state. Di mana ia menggantikan elektrolit cair menjadi material padat. Meski teknologi ini menjadi jawaban untuk kendaraan elektrifikasi agar lebih praktis dan memiliki daya jelajah, tapi skala komersialnya masih belum tercapai.

    Pasalnya terdapat sejumlah tantangan, mulai dari resistansi antarmuka padat, pembentukan dendrit litium, hingga tekanan mekanis akibat siklus pengisian berulang. Sementara dari skala bisnis, baterai ini masih kesulitan mendapat jaringan suplai material dan ongkos produksi yang sangat tinggi.

    Lebih lanjut, sejalan dengan pengembangan teknologi tersebut, arah kebijakan dan standar di Cina pun mulai dibentuk. Pemerintah telah merilis draf konsultasi standar nasional pertamanya untuk baterai solid-state.
    (MUHAMMAD HAFID / WH)

    Baca Juga: Bantu Penanggulangan Musibah di Sumatera, Hyundai Sumbang Ambulans Stargazer Cartenz

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Advisory Stories
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature