Valvoline Kenalkan Coolant Radiator dengan Teknologi OAT, Apa Keunggulannya?

Valvoline coolant

JAKARTA, Carvaganza -- Banyak pengguna kendaraan bermobil terkadang tidak terlalu memerhatikan radiator, padahal radiator memiliki fungsi sangat vital karena mampu mendinginkan mesin. Ketidakpedulian akan pentingnya radiator, membuat pemilik kendaraan terkadang juga abai dengan cairan apa yang sebaiknya digunakan sebagai media pendinginnya. Akhirnya, untuk memudahkan radiator tersebut hanya diisi dengan air tanah yang sebetulnya sangat tidak disarankan.

Pada dasarnya air tanah banyak mengandung magnesium, kalsium, dan logam lainnya yang dapat bereaksi membentuk karat dan korosi jika bertemu dengan besi atau aluminium. Jika radiator tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik sebagai sistem pendingin mesin, maka akan membuat mesin bekerja lebih keras dan menyebabkan mesih mudah panas, ujung-ujungnya kinerja akan mesin menurun.

Sebagai jawaban, Valvoline Inc pemasok pelumas bermerek premium dan layanan otomotif terkemuka dunia asal Amerika Serikat, memperkenalkan dua produk pendingin radiator (radiator coolant) bagi para pecinta otomotif di Indonesia. Keduanya adalah Valvoline Long Life Coolant dan All Weather Coolant.

Shehan Perera, Country Manager PT Valvoline Lubricants and Chemicals Indonesia mengatakan kedua pendingin radiator yang dihadirkan Valvoline merupakan produk RTU (ready to use), yang dilengkapi dengan tekonologi Organic Acid Technology (OAT), non-silikat, non-amina, non-nitrit, dan non-borat. Selain juga telah memenuhi spesifikasi Light Duty coolant ASTM 3306.

Valvoline coolant

Keunggulan

Pentingnya fungsi radiator membuat pemilihan cairan pendingin yang tepat sangatlah penting. Termasuk menyesuaikannya dengan tipe atau jenis mobil.

Produk coolant Valvoline ini ditujukan bagi tipe kendaraan ringan atau passanger car. Pendingin ini memiliki kemampuan mentransfer panas dari mesin, mencegah pendidihan dan pembekuan, serta mampu melubrikasi pompa radiator dan kompatibel dengan berbagai logam dan karet atau seal.

Ada tiga komponen utama yang mendukung kinerja dari Valvoline Long Life Coolant dan All Weather Coolant. Ketiganya mampu memberikan proteksi ekstra kepada radiator kendaraan, yaitu air demineralisasi atau air yang sudah dihilangkan kandungan mineralnya. Gycol, zat kimia untuk meningkatkan titik didih dan menurunkan titik beku, serta zat kimia tambahan lain seperti corrosion inhibitor.

“Titik didih air mineral (minuman) kurang lebih di angka 100 derakat celcius. Radiator coolant harus mempunyai titik didih di atas air. Di sinilah fungsi Glycol di dalam cairan coolant. Long Life Coolant mengandung Ethylene Glycol 50 persen sedangkan All Weather Coolant mengandung 30 persen EG. Titik didih coolant dengan 50 persen EG dapat mencapai 128 derajat celcius,” tutup Shehan Perera, saat menjelaskan keunggulan produknya. (RAJU)

Baca juga: Bantah Berita Hoax, Pertamina Sebut Pasokan BBM dan LPG Aman

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature