Tahun Depan, CATL Produksi Massal Baterai EV Berbahan Sodium-Ion
Material yang punya performa lebih stabil di suhu rendah dan lebih minim jejak karbon.
NINGDE, Carvaganza - Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) mengumumkan baterai berbahan sodium-ion segera masuk produksi massal tahun depan. Waktu tepatnya sendiri masih belum diketahui, pabrikan baterai asal Cina ini cenderung mengikuti permintaan konsumen untuk akhirnya meluncurkannya.
KEY TAKEAWAYS
Kapan baterai sodium-ion CATL mulai diproduksi massal?
CATL menargetkan produksi massal baterai sodium-ion mulai tahun 2025, menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan kesiapan pasar.Apa keunggulan baterai sodium-ion dibanding lithium-ion?
Keunggulannya meliputi stabil pada suhu rendah, lebih aman, jejak karbon rendah, dan cocok untuk penggunaan di daerah dengan cuaca ekstrem.Baterai sodium-ion buatan CATL hadir dengan kepadatan energi mencapai 175 Wh/kg. Angka tersebut memungkinkan kendaraan listrik yang menggunakannya melaju lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian. Walau masih sedikit di bawah performa baterai lithium-ion, keunggulan yang dimilikinya diyakini mampu memberikan daya saing kuat, terutama dalam konteks efisiensi dan keandalan di lapangan.
Adapun sodium-ion punya performa stabil di kondisi suhu rendah, jejak karbon rendah dan lebih aman. Penyematan teknologi ini pun sangat cocok untuk kebutuhan kendaraan energi baru di daerah bersuhu dingin, sehingga memperluas pengaplikasian kendaraan listrik secara geografis.
Foto: Carnews China
Dalam pernyataannya, CATL mengungkapkan bahwa baterai sodium-ion dirancang agar mampu memenuhi hingga 40 persen kebutuhan kendaraan penumpang di pasar domestik Tiongkok. Lebih lanjut, mereka menjelaskan bahwa baterai sodium didesain dengan tingkat kecocokan kuat terhadap modul standar nomor 20 dan 25, termasuk format tukar baterai. Artinya teknologi bisa diterapkan ke berbagai platform kendaraan tanpa membutuhkan pengubahan desain secara signifikan oleh produsen kendaraan.
Baca Juga: Sudah Tembus 2.500 Pemesan, Aion UT Dikirim ke Konsumen Bulan Depan
Pengembangan baterai sodium-ion untuk kendaraan penumpang saat ini sedang berlangsung bersama sejumlah mitra. CATL menekankan bahwa kesiapan pasokan sudah ditargetkan terealisasi pada tahun depan.
Sebagai informasi pada 21 April lalu, CATL memperkenalkan produk yang mereka klaim sebagai baterai sodium-ion massal pertama di dunia. Produk tersebut mencakup Sodium New Power Battery untuk kendaraan penumpang, serta Sodium New 24V Integrated Starter Battery yang ditujukan bagi truk berat. Keduanya dirancang agar mampu bekerja pada rentang suhu ekstrem, mulai dari minus 40 derajat celsius hingga 70 derajat celsius.
Foto: Oto Group
Kemajuan lain dicapai pada 5 September, ketika baterai sodium-ion CATL berhasil lolos sertifikasi standar nasional terbaru Cina, yaitu GB 38031-2025 tentang Safety Requirements for Power Batteries of Electric Vehicles. Dengan pencapaian ini, produk tersebut menjadi baterai sodium-ion pertama di dunia yang memenuhi standar keselamatan untuk baterai traksi kendaraan listrik.
CATL menegaskan bahwa sertifikasi ini membuktikan kesiapan baterai sodium-ion untuk mendukung aplikasi skala besar. Keberadaannya juga dinilai mampu melengkapi teknologi lithium-ion yang saat ini sudah mendominasi pasar. Sekaligus membuka jalur alternatif dalam mendorong perkembangan industri kendaraan listrik di masa depan.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga:
Penjualan Mobil di Indonesia Januari-Agustus 2025 Turun, Ada Pergeseran di Tiga Besar
Jika Masalah Tiggo 8 CSH Meluas, Chery Tidak Ragu Untuk Recall
MG Teruskan Ekspansi Dealer, Resmikan Cabang di Yogya dan Sukabumi
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature