Komitmen Hijau Bersama Daihatsu: Ribuan Tukik Dilepas Sepanjang 2025
Sepanjang Januari–Oktober 2025, Daihatsu telah melepas 43.371 tukik di berbagai wilayah Indonesia.
TANGERANG, Carvaganza - Daihatsu Indonesia kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan berpartisipasi dalam Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Melalui tema “Bahagia Sejak Pertama – Karena Kamu Ada”, Daihatsu ingin menggambarkan kedekatannya dengan masyarakat Indonesia di setiap perjalanan yang mereka tempuh.
KEY TAKEAWAYS
Apa tujuan program “Penyu untuk Indonesia” dari Daihatsu?
Program ini bertujuan melestarikan populasi penyu sekaligus menyediakan pusat edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.Di mana saja lokasi konservasi penyu binaan Daihatsu?
Terdapat tujuh lokasi, antara lain Kepulauan Seribu, Perancak Bali, Pangandaran, Padang, Sibolga, Bengkulu, dan Kebumen.Tema tersebut sejalan dengan empat pilar Corporate Social Responsibility (CSR) Daihatsu, yakni Pintar Bersama Daihatsu, Sehat Bersama Daihatsu, Hijau Bersama Daihatsu, serta Sejahtera Bersama Daihatsu. Pada kesempatan kali ini, perusahaan menyoroti pilar Hijau Bersama Daihatsu melalui program konservasi bertajuk “Penyu untuk Indonesia”, sebagai bentuk nyata upaya menjaga kelestarian lingkungan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan fasilitas konservasi penyu yang juga berfungsi sebagai pusat edukasi bagi pengunjung.
Marketing and Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, menegaskan bahwa Daihatsu merupakan satu-satunya brand otomotif di Indonesia yang secara konsisten memberi perhatian pada pelestarian penyu. Perusahaan pun terus melakukan pelepasan tukik secara berkala di berbagai daerah.
Foto: Daihatsu
"Kita ingin sekali melihat satu kesetiaan, hanya Daihatsu belum ada yang lain. Penyu ini juga binatang yang setia, kalau tukik dilepas, 100 tahun lagi akan kembali. Jadi itulah filosofi kesetiaan, di mana kita juga setia dengan Indonesia," ucap Agung di ICE BSD, Tangerang, Jumat (28/11/2025).
Baca Juga: GJAW 2025: Daihatsu Umbar Teknologi Rocky e-Smart Hybrid, Pamer Rangka DNGA Dipotong
Sebagai informasi, penyu (Chelonioidea) termasuk satwa laut purba yang kini berada di ambang kepunahan. Dari tujuh spesies penyu yang ada di dunia, enam di antaranya dapat ditemukan di Indonesia. Ancaman yang disebabkan perubahan iklim, pembangunan pesisir, serta meningkatnya sampah laut membuat populasi penyu kian terdesak.
Sejak 2011, Daihatsu bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup atau BPLH, serta berbagai komunitas pelindung penyu untuk menjaga keberlanjutan satwa ini.
Executive Coordinator General Affairs Division PT ADM, Ferry Nugroho, mengungkapkan bahwa selama Januari hingga Oktober 2025, sebanyak 43.371 tukik telah dilepasliarkan di sejumlah pantai di Indonesia. Konservasi penyu yang dinaungi Daihatsu tidak hanya berfungsi untuk pelestarian, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi sekolah, mahasiswa, dan masyarakat umum.
"Daihatsu terus berkomitmen dan bangga menjadi bagian dalam menjaga keberlangsungan melalui program Penyu untuk Indonesia. Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai inspirasi untuk berbagi kebahagiaan dan mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan bersama masyarakat dan Konservasi Binaan Daihatsu,” jelas Ferry.
Foto: Daihatsu
Konservasi Penyu Binaan Daihatsu di Bali
Daihatsu juga menghadirkan I Wayan Anom Astika Jaya, Ketua Konservasi Penyu Kurma Asih di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Tempat ini merupakan satu dari tujuh konservasi binaan Daihatsu yang tersebar di Indonesia, termasuk kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu (2013), Batu Hiu Pangandaran (2015), Pasir Jambak Padang (2017), Pantai Binasi Sibolga (2019), Alun Utara Bengkulu (2020), dan Jogosimo Kebumen (2021).
Konservasi Kurma Asih telah berdiri sejak 1997, dengan visi untuk terus berperan aktif dalam penyelamatan populasi penyu dari kepunahan. Melalui dukungan Daihatsu, konservasi ini membuka ruang partisipasi bagi masyarakat melalui kegiatan penyelamatan penyu, edukasi lingkungan, pembersihan pesisir, hingga perawatan induk penyu dan tukik.
Daihatsu percaya bahwa keberlanjutan bumi merupakan hasil dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Semangat dalam pilar Hijau Bersama Daihatsu menjadi pendorong kolaborasi lintas pihak untuk melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia, selaras dengan komitmen besar perusahaan melalui tema Bersama Sahabat Membangun Negeri.
(BANGKIT JAYA / WH)
Baca Juga:
GJAW 2025: Spesifikasi Changan Lumin, EV Mungil Harga Rp178 Juta
Jadi Model Hybrid Termurah, Simak Detail Toyota Veloz HEV
GJAW 2025: Perkenalan Lepas LEX Platform, Diklaim Punya Efisiensi Tinggi
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Daihatsu Pilihan
- Latest
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature