Dobrak Stigma EV Membosankan, Honda Super-ONE Siap Hidupkan Sensasi Balap Pocket Rocket
Mengusung Konsep e: Dash BOOSTER, Sasis Ringan 1.090 Kg, dan Inovasi Transmisi Virtual 7-Percepatan yang Emosional
JAKARTA, Carvaganza - Stigma bahwa kendaraan listrik bermotor (Electric Vehicle/EV) adalah mesin komuter yang membosankan dan minim karakter coba dipatahkan secara radikal oleh Honda. Lewat pengenalan lini konsep terbaru mereka yang bertajuk Honda Super-ONE, pabrikan otomotif raksasa asal Jepang ini secara berani membawa pesan inti "Honda Electric That Feels Alive" ke tengah peta persaingan elektrifikasi global.
KEY TAKEAWAYS
Model legendaris Honda apa yang menjadi inspirasi utama dari rancang desain bodi Super-ONE?
Desain fisiknya mengadopsi spirit dari karakter pocket rocket sang legenda kompak, Honda City Turbo IIBagaimana cara kerja dari fitur inovatif Simulated 7-Speed Shift dan Active Sound Control pada EV ini?
Sistem komputer akan menghitung input pedal gas secara real-time untuk menyimulasikan raungan suara mesin serta memberikan efek entakan perpindahan gigi virtual sebanyak 7-percepatan layaknya mobil transmisi manual konvensionalMengusung konsep besar (grand concept) bernama e: Dash BOOSTER, Honda memosisikan teknologi kelistrikan bukan sekadar sebagai tujuan akhir emisi nol. Melainkan, teknologi ini dimanfaatkan sebagai medium modern untuk melahirkan sebuah mobil berdimensi kompak yang terasa lebih hidup, responsif, serta sangat menyenangkan untuk dikendarai sehari-hari.
Foto: Setiono
Langkah strategis ini sekaligus menjadi ramuan Honda dalam menjembatani kebutuhan dua generasi konsumen. Yakni para pencinta karakter pocket rocket lincah di masa lalu, serta generasi muda modern yang menyukai daya tarik gawai pintar serta visual ekspresif layaknya ekosistem dunia game di dalam realitas berkendara nyata.
Estetika Retro yang Agresif dan Fungsional
Secara visual, penampilan eksterior Honda Super-ONE tidak meniru mentah-mentah model retro masa lalu, melainkan mengadopsi kekuatan roh dari sang legenda, City Turbo II. Karakter pocket rocket yang khas dipertahankan dengan kuat melalui proporsi bodi kompak namun memiliki kuda-kuda yang tak kalah agresif. Hal tersebut diwujudkan secara nyata melalui postur bodi yang rendah dan lebar (low and wide stance), aplikasi spatbor kekar (blister fender) yang mempertegas kesan kokoh, serta dukungan tapak ban performa jalanan Yokohama Advan Fleva.
Foto: Setiono
Desain eksteriornya mengusung pendekatan filosofi unik bernama Functional Warmth. Inspirasi ini datang dari ketertarikan anak muda di Harajuku terhadap objek-objek analog eksotis seperti kaset pita dan piringan hitam (vinyl) yang memiliki unsur kehangatan proses serta rasa personal yang tinggi. Honda ingin Super-ONE tidak terkesan terlalu dingin layaknya barang digital murni.
Oleh karena itu, setiap elemen visual luar tetap memiliki fungsi teknik yang krusial. Salah satunya adalah komponen kisi-kisi udara (air duct) di bagian fascia depan yang bertugas aktif mengalirkan udara segar demi mengoptimalkan pendinginan komponen penggerak saat mobil dipacu.
Foto: Setiono
Dibalut dengan warna jagoan yang sangat ekspresif bernama Boost Violet Pearl, sisi eksterior mobil ini juga menerapkan aspek kepedulian lingkungan yang tinggi. Area grille depan memanfaatkan material granular hasil daur ulang dari komponen bemper mobil Honda yang sudah tidak terpakai. Sisi bodi samping sengaja dirancang keluar dari pakem hot hatch konvensional guna menegaskan bentuk kompak demi kelincahan bermanuver di ruang sempit.
Ruang Kabin Emosional dengan Kokpit Digital Interaktif
Melangkah masuk ke dalam ruang interior, pengemudi akan langsung disambut oleh posisi berkendara rendah yang sporti berkat penggunaan sports seat ergonomis dan tata letak panel instrumen horizontal. Sebelum mobil bergerak, sistem Multi Information Display (MID) yang interaktif akan menyajikan visualisasi grafis energi bernuansa kombinasi ungu-biru untuk memberikan kesan bahwa kendaraan ini hidup dan siap berkomunikasi dengan penggunanya.
Foto: Setiono
Fokus komunikasi data kendaraan berpusat secara apik di bagian Triple Meter. Panel digital ini menyajikan data secara real-time mengenai simulasi putaran mesin (RPM virtual), suhu operasional baterai, suplai penyaluran tenaga (power), hingga indikator output regenerasi energi (regeneration output) saat mobil melakukan deselerasi atau pengereman.
Guna mendukung atmosfer berkendara yang menggugah selera, sektor hiburan dipercayakan pada Bose Premium Sound System sebagai kelengkapan standar. Sistem audio ini terdiri atas 8 speaker premium termasuk satu unit subwoofer berkapasitas masif 13,1 liter yang bertugas memperkuat resonansi suara mekanikal buatan di dalam kabin secara aktif.
Untuk mendukung kebutuhan utilitas harian, aspek fungsionalitas ruang penumpang diakomodasi lewat fleksibilitas pengaturan kursi khas Honda berjuluk Tall Mode dan Utility Mode. Urusan konektivitas gawai pintar ditunjang oleh layar monitor audio berukuran 9 inci yang sudah mengadopsi sistem bawaan Google (Google built-in), serta koneksi nirkabel untuk Apple CarPlay dan Android Auto.
Foto: Setiono
Akses operasional kendaraan kian dipermudah oleh ekosistem Honda CONNECT yang dilengkapi fitur Digital Key serta modul pintar Charging Management. Melalui menu ini, pemilik dapat mengatur manajemen pengisian daya baterai hanya dari genggaman ponsel pintar saja. Menu fiturnya meliputi Charging Current Setting untuk mengatur tegangan maksimum pengisian daya, Charging Schedule Setting selaku pengingat jadwal cas, State of Charge (SOC) Setting untuk membatasi level baterai minimal dan maksimal, serta fitur Remote Charging untuk mengaktifkan proses cas dari jarak jauh.
Sektor keselamatan berkendara diproteksi secara menyeluruh oleh paket teknologi keselamatan aktif pintar Honda SENSING. Jajaran fitur mitigasi kecelakaan di jalan raya ini dikawal oleh peranti Adaptive Cruise Control (ACC) dengan kemampuan Low-Speed Follow, Collision Mitigation Brake System (CMBS), Road Departure Mitigation (RDM), Auto High Beam (AHB), serta Lane Keeping Assist System (LKAS). Sebagai pelengkap standar keselamatan pasif, sasis mobil ini sudah dijejali oleh 6 titik SRS Airbags serta struktur rangka tangguh berteknologi GCON + ACE™.
Baca Juga: Bisa Dipesan Mulai 16 April 2026, Begini Spesifikasi Honda Super-One
Menghidupkan Ruh Honda ke Dalam EV
Tim insinyur Honda merancang sektor teknis Super-ONE sedemikian rupa agar karakteristik berkendara khas Honda tetap hadir secara utuh. Dengan menyematkan unit penggerak e-Axle yang ringkas serta paket baterai berprofil ramping (slim high-capacity battery), mobil kompak ini sukses mendapatkan titik pusat gravitasi yang sangat rendah (low center of gravity) sehingga membuatnya menapak mantap di atas permukaan aspal. Bobot total kendaraan berhasil ditekan hingga hanya menyentuh 1.090 kg, menjadikannya sebagai mobil listrik teringan di kelasnya berdasarkan data riset internal Honda per Mei 2026.
Foto: Setiono
Sistem pengisian daya baterai membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam menggunakan arus AC regular (6,0 kW). Sementara untuk keperluan pengisian kilat di stasiun pengisian daya (fast charging DC 50 kW), mobil ini hanya membutuhkan waktu singkat selama 30 menit dari kondisi kosong hingga mencapai level baterai 80 persen. Pengemudi diberikan kebebasan penuh memilih lima mode berkendara yang tersedia, meliputi opsi ECON, CITY, NORMAL, SPORT, dan BOOST. Mode khusus CITY Mode menyediakan fungsi Single Pedal Control agar pengemudi bisa melakukan akselerasi dan deselerasi hingga mobil berhenti total hanya dengan mengoperasikan satu pedal gas saja.
Sensasi performa instan yang menyenangkan kian meledak saat pengemudi mengaktifkan BOOST Mode. Ketika tombol diaktifkan, output motor listrik akan melonjak drastis dari yang awalnya hanya berdaya 47 kW (63 hp) melesat hingga menyentuh angka 70 kW (setara 93 hp). Lonjakan daya secara simultan ini seketika mengubah karakter distribusi tenaga dorong (driving force), visualisasi pada layar meter display, serta feedback suara mekanis di dalam kabin.
Foto: Setiono
Hilangnya sensasi mekanikal perpindahan gigi yang selama ini menjadi kelemahan mobil listrik berhasil diantisipasi oleh Honda melalui inovasi bernama Simulated 7-Speed Shift berbasis virtual yang dikombinasikan dengan fitur Active Sound Control. Melalui kalkulasi data komputer secara real-time berdasarkan input injakan pedal gas dan kecepatan kendaraan, sistem secara cerdas akan menyimulasikan raungan putaran mesin serta tahapan perpindahan gigi virtual. Efeknya, pengemudi tetap dapat merasakan ritme entakan perpindahan gigi serta suara raungan mesin buatan yang linear dengan akselerasi, mengembalikan sensasi berkendara konvensional yang emosional.
Melalui Super-ONE, Honda ingin membuktikan kepada dunia bahwa era elektrifikasi tidak harus mengorbankan kesenangan berkendara murni serta karakter ekspresif dari sebuah mobil kompak. Implementasi dari tiga filosofi besar mereka, yakni Yukai (menyenangkan), Tsukai (mendebarkan), dan Meikai (intuitif) menjadi upaya nyata Honda dalam mempertahankan esensi utama joy of driving ke dalam sebuah compact EV modern. (ANINDIYO PRADHONO)
Baca Juga: Pesanan Membludak, Apa Yang Membuat Honda Prelude Begitu Istimewa?
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Honda Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature