10 Mobil Yang Dimatikan Di Amerika Tahun 2021

JAKARTA, Carvaganza – Awal tahun adalah momen yang digunakan para produsen untuk memperkenalkan mobil baru. Mulai dari pengubahan minor pada bagian eksterior dan interior, hingga ubahan besar dan menyematkan all-new.

Tapi tahukah Anda bahwa tahun ini ada juga beberapa mobil yang harus ditidurkan sementara bahkan berhenti produksi. Terkhusus untuk pasar Amerika Serikat, berikut adalah daftar kendaraan yang kami rangkum.

Acura RLX

1. Acura RLX

Alasan penjualan yang sedikit mungkin jadi pertimbangan bagi Acura. Pasalnya, Acura RLX hanya mengantongi penjualan 1.019 unit sepanjang 2019 di negara kelahirannya, Amerika Serikat. Padahal Acura punya catatan menakjubkan di tahun 1988 saat menjual Legend.

Mobil yang menggendong mesin V6 ini terjual lebih dari 70.000 unit di Amerika Serikat. Dengan berakhirnya RLX, mungkin menjadi generasi terakhir dari keluarga Acura Legend yang sudah eksis selama 35 tahun.

Alfa Romeo 4C 2019
Alfa Romeo 4C 2019

2. Alfa Romeo 4C

Sebenarnya Alfa Romeo 4C termasuk dalam jajaran sportscar terseksi. Sayang, penjualannya tidak seseksi tampangnya. Pada 2019 Alfa Romeo hanya menjual 144 unit untuk model 4C Spider dan 4C Coupe di Amrik. Sedangkan pada 2020 hanya terjual 71 unit. Menyedihkan memang, tapi menurut sejumlah sumber, Alfa Romeo akan segera meluncurkan model penerus dari 4C.

BMW i8 2019

3. BMW i8

Pada Juni lalu BMW mengumumkan produksi terakhir supercar listriknya, BMW i8. Tapi alasan dinon-aktifkan bukan karena kurang diminati atau tidak laku. Saat diluncurkan pada 2014, BMW i8 termasuk mobil plug-in hybrid paling laris. Sukses membukukan penjualan hingga 20.000 unit. Mobil ini menggendong mesin 3-silinder dengan motor listrik dan mampu menghasilkan tenaga hingga 369 hp.

Dikabarkan BMW akan segera meluncurkan sebuah kendaraan dengan desain serupa i8 namun dengan nama yang berbeda. Kemungkinan, model tersebut juga akan hadir pada sekuel terakhir film Mission:Impossible.

Cadillac CT6

4. Cadillac CT6

Nama Cadillac sangat populer di Amerika, bahkan menjadi barometer status sosial. Jika mengendarai sedan Cadillac berarti Anda orang sukses. Tapi sayangnya tidak semua model Cadillac memiliki penjualan yang populer bahkan di negara kelahirannya. Salah satunya adalah CT6, penjualannya sempat sukses pada 2017, sebanyak 10.542 unit pada 2017 silam. Dua tahun berselang, angka tersebut drop sampai ke 7.951 unit. Sayangnya, belum ada kabar tentang penerus atau penggantinya padahal penjualan sedan besar ini cukup bagus di China.

Chevrolet Impala 2019
2018 Chevrolet Impala

5. Chevrolet Impala

Produksinya berhenti pada Februari tahun lalu di pabrik GM Michigan, Amerika Serikat. Nama Impala sendiri sudah dikenal sejak 1958 sangat disayangkan jika harus dihentikan. Produksi terakhirnya tersebut dilakukan hanya beberapa bulan sebelum pandemi global diumumkan, apakah ada hubungannya? Simpulkan sendiri.

6. Chevrolet Aveo/Sonic

Mobil besutan GM ini juga masuk ke dalam daftar discontinue tahun 2021. Padahal saat diluncurkan di 2011 acaranya begitu sensasional. Chevrolet mengundang atlit skate board professional Rob Dyrdek untuk melakukan aksi ekstrem di atas mobil tersebut. Di Asia Chevrolet Sonic juga dikenal dengan nama Aveo. Tentu saja buat konsumen di tanah air kendaraan tersebut tidak asing.

Di Uncle Sam, Sonic dirakit satu pabrik dengan Chevrolet Bolt. Dikabarkan, jalur produksi “mendiang” Sonic digantikan oleh produksi Chevrolet Bolt EUV.

Dodge Grand Caravan

7. Dodge Grand Caravan

Model terakhir Dodge Grand Caravan diproduksi pada 2008, merupakan generasi kelima. Kendaraan boxy ini terlihat gagah dengan mesin Chrysler V6 3.6-liter Pentastar. Grand Caravan bukanlah sebuah kendaraan yang mahal namun cukup berkelas.

Pada tahun 2017 namanya diubah menjadi Chevrolet Pacifica dan menjadi versi murah dari Chrysler Voyager. Di Amerika juga disebut sebagai sebuah minivan, selamat jalan, minivan.

8. Dodge Journey

Ini adalah SUV terakhir produksi Fiat Chyrsler yang menggunakan transmisi otomatis 4 percepatan SUV ini memang kurang diminati di kalangan pecinta SUV. Akhirnya Dodge Journey harus menyelesaikan perjalanannya sendiri.

Mungkin alasan kenapa kurang diminati adalah tampilan dan performanya. Model terakhir yang dijual tahun lalu menggendong mesin 4-silinder segaris 2.4-liter dan berpenggerak roda depan. Satu-satunya pilihan transmisi adalah otomatis 4 speed. Itupun merupakan warisan dari sedan klasik tahun 1989 seperti Dodge Dinasty dan Chryrsler New Yorker.

Fiat 124 Spider 2019
Fiat 124 Spider 2019

9. Fiat 124 Spider

Pasar Amerika dan global juga akan kehilangan salah satu sedan convertible. Secara tiba-tiba pabrikan menghentikan produksi Fiat 124 Spider. Roadster ini diproduksi di Jepang bersama dengan Mazda MX-5 Miata. Ia menggendong mesin 2.0-liter dengan tenaga maksimal 160 hp lebih besar dari tenaga Miata yang hanya 155 hp.

Memang menggunakan platform yang sama dengan MX-5 Miata, makanya performanya pun cukup “jinak” di jalan raya. Pada beberapa pengujian pun, 124 Spider memiliki catatan cukup baik dibandingkan Mazda Miata. Sayangnya di Amerika, Fiat Spider hanya terjual 1.711 unit, sedangkan MX-5 Miata ludes terjual sampai 8.807 unit.

Ford Fusion 2019

10. Ford Fusion

Ford memang rajin heavy braking mobil produksinya. Di antaranya Fairmont, Crown Victoria, Taurus dan Ford Focus. Tahun lalu, giliran Ford Fusion yang harus menghembuskan nafas terakhir. Ford tidak akan lagi memproduksi model sedan di Amerika. Sebelum penghentian Fusion, produksinya terakhir dilakukan di Hermosillo Assembly Sonora, Mexico bersama dengan Lincoln MKZ.

Kalau ngomong soal penjualan, cukup bagus. Tahun lalu saja di pasar lokal Fusion mencatatkan penjualan 166.000 unit di Amerika. Sayang angka tersebut kurang memuaskan dan konsumen Ford harus mencari model lain pengganti Fusion. (ALVANDO NOYA/EZ)

Sumber: caranddriver.com

Artikel yang direkomendasikan untuk anda