10 Mobil Ini Menggunakan Mesin Berkapasitas Kecil Namun Menghasilkan Performa Buas

JAKARTA, Carvaganza.com – Industri otomotif telah bergerak ke arah yang lebih ramah lingkungan. Mulai dari pengembangan kendaraan listrik hingga penggunaan mesin berkapasitas yang lebih kecil (downsizing). Tantangannya bagi mobil sport berperforma tinggi tentu saja bagaimana mesin yang berkapasitas lebih kecil itu tak mengurangi performa dan kesenangan mengemudi.

Secara teknis, sebetulnya mesin dengan kubikasi 1,0 liter pun bisa saja menghasilkan tenaga sebesar 200 hp dengan mudah. Contohnya mesin yang digunakan sepeda motor. Produsen sepeda motor mendesain mesin mereka agar dapat berputar hingga lebih dari 10.000 RPM. Efek negatifnya. Mesin high-revving ini menghasilkan torsi atau momen puntir yang sangat kecil. Tentu saja ini tak mendukung bila diaplikasikan pada mobil yang punya bobot jauh lebih besar dibanding sepeda motor. Itu sebabnya mobil berperforma tinggi secara tradidional menggunakan mesin berkapasitas besar untuk memproduksi tenaga dan torsi yang mumpuni.

Kemajuan saman namun telah mengungkap satu rahasia untuk menghasilkan output yang memadai dari mesin berkapasitas mungil. Turbochargers memungkinkan produsen mobil menghasilkan tenaga dua kali lebih besar dari yang biasa dihasilkan mesin tanpa bantuan induksi turbo. Tak hanya bantuan induksi turbo, cara lainnya adalah dengan menambahkan sistem penggerak lain. Beberapa mobil hybrid memanfaatkan motor elektris tak hanya sebagai penghemat bahan bakar. Namun juga sebagai penambah performa.

Berikut ini adalah deretan mobil yang mengeluarkan performa buas walaupun menggunakan mesin berkapasitas tak begitu besar.

1. Volvo XC90 Hybrid (400 hp)

Volvo XC90
Photo by: motorauthority.com
Sport Utility Vehicle (SUV) Volvo yang berotot kalau dilihat sepertinya tak pantas kalau dibekali mesin kecil. Tetapi itulah kenyataannya. Volvo XC90 hanya menggunakan mesin 2,0 liter 4-silinder saja. Mesin berkapasitas lebih kecil dari Toyota Fortuner itu ternyata bisa disulap pabrikan asal Swedia itu hingga menghasilkan tenaga sebesar 316 hp dengan torsi puncak 400 Nm.

Formulanya adalah penggunaan turbocharged dan supercharger sekaligus. Tak ayal Volvo XC90 yang punya bobot besar itu bisa melesat sampai 100 km/jam dari posisi diam kurang dari 6,0 detik. Menariknya lagi, ada pilihan hybridnya yang lebih bertenaga lagi. Motor listrik sukses meningkatkan performanya menjadi 400 hp dengan torsi puncak 760 Nm. Catatan yang luar biasa untuk mesin berkapasitas hanya 2,0 liter saja.

2. Mercedes-AMG CLA45 (375 hp)

Mercedes-AMG CLA45
Photo by: Caranddriver.com
Sudah lama Mercedes-Benz terkenal dengan mesin besar V8 untuk sedan berperforma tinggi mereka. Namun sejak Mercedes-AMG CLA 45 meraih respons positif di seluruh dunia, produsen mobil mewah asal Jerman itu memilih untuk beralih ke mesin 4-silinder berkapasitas kecil. Tujuannya agar kendaraan performa tinggi mereka tetap memenuhi standar kendaraan ramah lingkungan.

Mercedes-Benz tetapi enggan mengorbankan performa. Jadilah AMG diminta untuk berfikir keras agar performa yang dihasilkan mesin kecil miliknya tetap beringas. Hasilnya mesin 2,0 liter 4-silinder menghasilkan tenaga 375 hp dengan torsi puncak 475 Nm. Output yang dihasilkan itu cukup untuk melontarkan CLA45 dari diam hingga 100 km/jam dalam 4,1 detik.

3. BMW I8 (357 hp)

BMW I8
Photo by: Pinterest
Perkenalan perdana BMW I8 pada Frankfurt Motor Show 2013 menjadi salah satu tonggak pembuktian kemajuan teknologi BMW. Mobil sport hybrid ini mungkin salah satu BMW terbaik sepanjang masa. Ia adalah salah satu produk pertama BMW di lini elektrifikasi yang kini tengah digenjot pengembangannya.

Tenaga sebesar 357 hp adalah bukti yang tak lagi disangsikan. Kemampuan akselerasi 0-100 km/jam dirinya 4,2 detik. Percaya atau tidak, performa ini dihasilkan oleh mesin mungil 3-silinder turbo berkapasitas 1,5 liter saja. Selain bantuan induksi turbo BMW I8 juga didukung sistem penggerak hybrid berupa motor elektrik yang menggerakkan kedua roda belakang. Bayangkan, mesin 1,5 liter turbonya saja secara mandiri sudah menyumbang 228 hp tenaga dan 320 Nm torsi puncak.

4. Porsche 718 Boxster (350 hp)

Porsche 718 Boxster
Photo by: auto123.com
Bila sebelumnya Porsche menggunakan mesin 6-silinder naturally aspirated pada generasi lawas 718 Boxster, pada generasi barunya Porsche memanfaatkan mesin baru yang lebih kecil. Tenaga sebesar 350 hp dihasilkan oleh mesin 4-silinder turbocharged barunya. Performanya itu lebih besar 35 hp dibanding mesin sebelumnya.

Hasilnya, Porsche Boxster 718 generari terbaru memiliki kemampuan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,6 detik. Prestasi ini membuatnya menjadi yang tergesit di kelasnya. Hanya memang untuk Porsche 718 Boxster S versi hardtop masih memakai mesin 6-silinder yang lama.

5. Volkswagen Golf R (292 hp)

Volkswagen Golf R
Photo by: fastestlaps.com
Berbeda dengan kebanyakan produsen mobil asal Jerman lainnya, Vokswagen memang terkenal sebagai produsen mobil yang senang menggunakan mesin berkepasitas kecil. Contoh terbarunya VW Golf R yang menggunakan mesin 2,0 liter 4-silinder ini. Meskipun mesinnya tak begitu besar, namun tenaga yang dihasilkan sanggup mencapai 292 hp dengan torsi puncak 380 Nm.

VW Golf R, menggunakan sistem penggerak all-wheel drive yang mengurangi beban pada keempat rodanya. Makannya mobil ini tak hanya kencang tapi juga tetap menyenangkan untuk dikemudikan. Apalagi mobil ini tersedia dalam dua pilihan transmisi, yakni otomatis dual-clutch 6-speed dan manual 6-speed. Tak aneh kalau performa akselerasi 0-100 km/jam VW Golf R hanya 4,9 detik saja. Catatan ini lebih cepat bahkan dari VW Golf GTI.

6. Chevrolet Camaro (275 hp)

Chevrolet Camaro
Photo by: Pinterest
Jangan kaget, masak sih muscle car yang layak masuk ke dalam jajaran mobil sport berperforma tinggi ini menggunakan mesin berkapasitas kecil. Ya, tak semua muscle car dibekali mesin raksasa V8. Buktinya Chevrolet sukses menanamkan opsi mesin 2,0 liter turbo 4-silinder ke badan Camaro terbaru. Performanya juga tak main-main. Chevrolet Camaro bisa sprint kencang dari posisi diam sampai 100 km/jam dalam 5,4 detik saja. Performa ini dicapai berkat keluaran tenaga sebesar 275 hp.

7. Subaru WRX (268 hp)

Subaru WRX STi
Photo by: Autoblog.com
Kalau Subaru berbeda lagi, sejak dulu produsen mobil berperforma tinggi asal Jepang ini memang setia dengan mesin berkubikasi kecil. Contohnya Subaru WRX yang menggunakan mesin 4-silinder berkapasitas 2,0 liter. Mesinnya itu menghasilkan output 268 hp dengan torsi puncak 350 Nm. Menariknya lagi, Subaru WRX dibekali sistem penggerak all-wheel-drive dengan transmisi manual 6-speed. Kalau performa ini masih kurang, tersedia yang lebih buas. Subaru WRX STI menggunakan mesin turbocharged 2,5 liter yang bertenaga 305 hp.

8. Alfa Romeo 4C (237 hp)

Alfa Romeo 4C
Photo by: Motor1.com
Brand mobil sport asal Italia ini mengetuk dunia lewat Alfa Romeo 4C. Meskipun mesin mobil ini hanya berkapasitas 1,75 liter atau 1.750 cc, namun bantuan induksi turbo sukses memeras mesin 4-silinder itu sehingga mengeluarkan tenaga hingga 237 hp dengan torsi puncak 350 Nm.

Dipadukan dengan transmisi dual-clutch, Alfa Romeo 4C bisa mencapai 100 km/jam dari posisi diam hanya dalam tempo 4,1 detik saja. Kecepatan maksimumnya bisa menyentuh 257 km/jam. Tak hanya dibekali mesin buas, Alfa Romeo juga punya dimensi yang ringkas dan bobot yang ringan. Alasannya karena mobil sport mungil ini memakai struktur rangka dari material carbon-fiber yang ringan namun kokoh. Walhasil, Alfa Romeo menjanjikan tak hanya performa hebat tapi juga pengalaman berkendara yang menyenangkan.

9. Nissan Juke Nismo RS (215 hp)

Nissan Juke Nismo RS
Photo by: autoexpress.co.uk
Di Eropa, Nissan dikenal sebagai produsen mobil asal Jepang yang irit bahan bakar. Namun ketika mereka menyiapkan proyek ambisius Nissan Juke Nismo RS, pendekatan berbeda dilakukan. Mereka menargetkan Juke Nismo RS dapat bersaing dengan kompetitor berperforma tinggi yang lebih mahal darinya.

Hasilnya tak main-main. Mesin 1,6 liter turbocharged 4-silinder yang tersembunyi di balik kap mesinnya memproduksi tenaga impresif 215 hp dengan torsi puncak 338 Nm. Dipasangkan dengan transmisi manual, mobil dengan sistem penggerak roda depan ini bisa mencapai 100 km/jam dari posisi diam di bawah 7 detik.

10. Mini Cooper John Cooper Works Countryman (208 hp)

Mini Cooper Countryman John Cooper Works
Photo by: motorenvy.com
Paska memenangi Rally Dakkar dengan Cointryman ALL4, Mini memutuskan untuk membuat versi produksi dari mobil ikoniknya itu. Maka tercetuslah Mini Cooper John Cooper Works Countryman, salah satu mobil paling bertenaga yang pernah dibuat Mini.

Mini Countryman John Cooper Works datang dengan mesin 1,6 liter 4-silinder yang memproduksi tenaga 208 hp dengan torsi puncak 260 Nm. Tenaganya ini disalurkan ke keempat roda melalui sistem penggerak all-wheel drive melalui pilihan transmisi manual 6-speed atau otomatis 6-speed.
RIZKI SATRIA

Sumber: Berbagai sumber

Artikel yang direkomendasikan untuk anda