Toyota Catat Penjualan 8.925 Unit di Jateng-DIY, Hybrid Melonjak 133 Persen
Penjualan Toyota xEV di Jateng dan DIY sepanjang Januari–Agustus 2026 mencapai 2.320 unit. Angka tersebut melonjak 133 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
SOLO, Carvaganza - Pasar otomotif Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menunjukkan pemulihan sepanjang 2026. Kondisi tersebut tercermin dari kinerja Nasmoco sebagai jaringan diler resmi Toyota di wilayah tersebut.
KEY TAKEAWAYS
Berapa penjualan Toyota melalui Nasmoco di Jateng-DIY hingga Agustus 2026?
Nasmoco mencatat penjualan 8.925 unit sepanjang Januari–Agustus 2026, tumbuh 7,6 persen YoY dari 8.295 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.Seberapa besar pertumbuhan penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota?
Penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota mencapai 2.320 unit, naik 133 persen dari 995 unit pada Januari–Agustus 2025.Berapa porsi kendaraan elektrifikasi terhadap penjualan Nasmoco?
Porsinya meningkat dari 12 persen menjadi 26 persen pada Januari–Agustus 2026.Nasmoco mencatat penjualan 8.925 unit sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Angka ini meningkat 7,6 persen secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 8.295 unit.
Kinerja tersebut sekaligus menunjukkan perbaikan setelah pasar sempat mengalami tekanan pada awal 2026 akibat penerapan Pajak Opsen Regional.
Penjualan Toyota Jateng-DIY Sempat Turun di Kuartal Pertama
Pada kuartal pertama 2026, Nasmoco membukukan penjualan sebanyak 3.105 unit. Angka tersebut turun dibandingkan Q1 2025 yang mencapai 3.838 unit.
Menurut Vice President Director Nasmoco, Jodjana Jody, salah satu faktor yang memengaruhi penjualan adalah penerapan Pajak Opsen Regional di Jawa Tengah.
Baca juga: Toyota Gaspol Terus Strategi Multi-Pathway, Mobil Elektrifikasinya Laku Keras
Toyota Veloz Hybrid EV. Foto: PT TAM
"Kenapa Q1 turun? Karena tahun lalu di Q1 di Jawa Tengah belum ada opsen. Opsen itu adalah pajak regional yang dikenakan kira-kira 66 persen dari BBNKB dan PKB yang berlaku, jadi harga di Jawa Tengah memang lebih tinggi," ujar Jodjana.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat masyarakat melakukan pembelian lebih banyak sebelum kebijakan opsen berlaku penuh. Dampaknya, pasar otomotif Jawa Tengah dan DIY mengalami tekanan pada periode berikutnya.
Memasuki kuartal kedua, kondisi pasar mulai membaik. Nasmoco mencatat penjualan 3.532 unit pada Q2 2026, naik 36 persen dibandingkan Q2 2025 yang berada di angka 2.603 unit.
Tren positif berlanjut pada Juli–Agustus 2026. Penjualan mencapai 2.288 unit, meningkat 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 1.854 unit.
"Dengan total dibanding tahun lalu jualan kita sudah naik 7,6 persen versus last year," kata Jodjana.
Penjualan Mobil Hybrid Toyota Naik 133 Persen
Selain pertumbuhan penjualan secara keseluruhan, kendaraan elektrifikasi atau xEV menjadi salah satu pendorong utama kinerja Nasmoco.
Penjualan Toyota xEV di Jateng dan DIY sepanjang Januari–Agustus 2026 mencapai 2.320 unit. Angka tersebut melonjak 133 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 995 unit.
Kenaikan penjualan xEV turut meningkatkan kontribusinya terhadap total penjualan Nasmoco. Jika pada Januari–Agustus 2025 porsinya berada di angka 12 persen, tahun ini meningkat menjadi 26 persen.
Mayoritas penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota di wilayah tersebut berasal dari model hybrid. Sementara kontribusi kendaraan listrik berbasis baterai atau BEV masih relatif terbatas.
"Toyota menyebut elektrifikasi artinya total jualan kita di hybrid maupun BEV. Tapi terus terang BEV kita memang terbatas tidak begitu banyak, sehingga mayoritas jualannya adalah hybrid," jelas Jodjana. Menurutnya, peningkatan porsi elektrifikasi menunjukkan perubahan minat konsumen di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Baca juga: Spesifikasi dan Performa Mobil Sultan Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV
Toyota Kijang Innova Zenix HEV. Foto: OTO Group/Edi Weente
Veloz Hybrid Jadi Andalan Baru Toyota
Dari sisi model, segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) masih menjadi tulang punggung penjualan Toyota di Jawa Tengah dan DIY. Toyota Avanza menjadi model terlaris dengan penjualan 1.543 unit atau sekitar 17,3 persen dari total penjualan Nasmoco. Di posisi kedua terdapat Kijang Innova dengan 1.370 unit atau 15,4 persen.
Menariknya, dua posisi berikutnya ditempati model hybrid. Toyota Veloz Hybrid EV mencatat penjualan 1.130 unit atau 12,7 persen, sedangkan Kijang Innova Zenix Hybrid EV membukukan 995 unit atau 11,2 persen.
Toyota Calya melengkapi lima besar dengan penjualan 893 unit, setara 10 persen dari total penjualan. Jika melihat khusus segmen kendaraan elektrifikasi, Veloz Hybrid menjadi model dengan kontribusi terbesar. Penjualannya mencapai 1.130 unit, diikuti Kijang Innova Zenix Hybrid EV sebanyak 995 unit dan Yaris Cross Hybrid sebanyak 142 unit.
Veloz Hybrid juga mencatat rata-rata SPK sekitar 155 unit per bulan, dengan total pemesanan mencapai 1.610 unit.
"Dengan munculnya hybrid memang membuat komposisi market mulai berubah dan terbesar tentunya sekarang adalah Veloz Hybrid. Kami berharap jualan kami di hybrid untuk Veloz ini sekarang sudah cukup stabil di angka 200 sampai 250 unit per bulan," ujar Jodjana.
Ia menambahkan, performa tersebut meningkat signifikan dibandingkan penjualan Veloz sebelum hadirnya varian hybrid. Sebelumnya, penjualan model tersebut berada di kisaran 100 unit per bulan. "Naiknya hampir 2,5 kali lipat," pungkasnya.
Baca juga: BYD Punya Pabrik Raksasa Di Subang, Ini Yang Wajib Diketahui
Peluncuran Toyota Land Cruiser 300 HEV di GIIAS 2026.
Elektrifikasi Mulai Mengubah Peta Penjualan Toyota
Kinerja Nasmoco hingga Agustus 2026 memperlihatkan dua tren utama di pasar otomotif Jateng-DIY. Di satu sisi, penjualan Toyota secara keseluruhan mulai pulih setelah menghadapi tekanan pada awal tahun.
Di sisi lain, kendaraan elektrifikasi semakin mendapat tempat di pasar. Porsi xEV yang telah mencapai 26 persen menunjukkan kontribusi mobil hybrid dan BEV terhadap penjualan Toyota di wilayah tersebut semakin besar.
Dengan MPV tetap menjadi salah satu penopang utama, kehadiran model hybrid seperti Veloz Hybrid EV dan Kijang Innova Zenix Hybrid EV turut memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen di Jawa Tengah dan DIY. (ANINDIYO/EK)
Baca juga: Lebih Dari 10 Hal Yang Perlu Diketahui Dari Lexus NX Facelift Terbaru
Baca juga: Ini 12 Fakta Paling Menarik Dari Mazda 6e Fastback
Pelajari lebih lanjut tentang Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid EV
Mobil Toyota Lainnya
Don't Miss
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid EV Promos, DP & Monthly Installment
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Toyota Pilihan
- Latest
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature