ROAD TEST: Hyundai Ioniq Electric, Kombinasi Fun, Irit dan Praktis (Bagian 2)

ROAD TEST: Hyundai Ioniq Electric, Kombinasi Fun, Irit dan Praktis (Bagian 2)
JAKARTA, Carvaganza.com - Mobil listrik sudah dikenal luas memiliki performa yang kencang dan menyenangkan untuk pengemudi. Hyundai Ioniq Electric kini menjadi salah satu mobil bertenaga litrik penuh yang sudah didatangkan ke Indonesia secara resmi oleh pabrikan. Namun sebagai catatan, mobil ini belum dirilis ke pasar retail, jadi belum bisa dimiliki oleh konsumen pribadi. Setelah mengeksplorasi spesifikasi dan bagaimana desain Ioniq Electric yang hadir di Indonesia, kini waktunya untuk mengujinya di jalan. Kami mencobanya dengan berkendara di dalam kota Jakarta, dan sesekali menuju BSD melalui jalan tol juga. Ioniq memang dirancang lebih sebagai mobil untuk transportasi di dalam kota. Tekan tombol starter, lalu tekan tombol D, release rem parkir, dan melajulah Ioniq Electric dengan heningnya. Sangat hening bahkan sejak sistem dinyalakan atau seperti kondisi mesin distarter. Karena memang motor listirk tidak akan menghasilkan getaran atau suara saat kondisi diam atau idle. Ini menjadi sebuah catatan tentunya untuk siapa saja yang belum pernah memiliki pengalaman dengan mobil listrik. Untuk saya sendiri ini juga pengalaman perdana mengulan mobil full electric.

Driving experiences

Lajunya halus, hening, boleh dibilang sehalus mengendarai sedan premium buatan Jerman, meski Ioniq berdimensi tidak lebih besar daripada Honda Civic. Kecuali Anda berada di ruang tertutup yang tidak berisik, baru bisa sedikit mendengarkan dengingan motor listriknya saat melaju. Jangan harap bisa rasakan suara melengking seperti saat menonton balap Formula E. Penyaluran daya yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan input yang diberikan ke pedal gas. Presisi, juga tanpa jeda, bahkan sekecil apapun tekanan yang diberikan langsung terasa perubahannya. Sedikit iseng saat masih di jalanan dalam kota Jakarta, saya injak pedal gas sekitar ¾ , tidak lama speedometer sudah tunjukkan angka 80 km/jam. Kencang juga! Karakter chassisnya terasa kokoh dan rigid, lebih karena redaman suspensinya yang keras. Mungkin karena untuk menahan bobot yang lebih berat dari mobil konvensional, sampai 1.575 kilogram. Apalagi mengingat seluruh baterai ditempatkan di bagian dasar mobil. Tapi dengan begitu memberi kelebihan pada Ioniq, yaitu handling lebih stabil dan center of gravity yang lebih baik. Meski setirnya sangat ringan khas electric power steering, ketajaman handlingnya bisa dibandingkan dengan hatchback sport. Untuk pengguna yang kekinian atau milenial sekalipun, kabin Ioniq Electric sudah bisa memenuhi kebutuhan ‘anti-bosan’ saat perjalanan. Layar sentuh 8 inci di dashboard sudah mendukung fungsi Apple CarPlay dan Android Auto. Lalu ada juga dek wireless charging di sebelah tombol ‘transmisi’, yang posisinya tidak memakan tempat di konsol tengah, praktis. Fitur lain yang turut memudahkan saat mengemudi adalah cruise control dengan tombil pengontrol di setir, namun sayangnya belum dilengkapi fungsi adaptif.

Mode pengendaraan

Kembali lagi soal pengendaraannya, tentunya sangat asik menguras kemampuan motor listriknya saat ingin menyalip kendaraan lain di jalan. Belum lagi dengan laju stabilnya, yang nyaris tanpa gejala limbung saat manuver cepat. Boleh diadu saat melaju di jalan tol yang lancar. Kalau mau lebih maksimal lagi, bisa pindah driving mode ke Sport, yang akan luapkan tenaga lebih juicy. Tersedia empat driving mode di Ioniq Electric; Normal, Sport, Eco, dan Eco+. Tentunya tidak perlu dijelaskan lagi apa maksud dan fungsi dari masing-masing mode tersebut. Kalau ingin menikmati sensasi fun menggeber maksimalnya, pasang saja mode Sport. Motor listirk akan langsung sediakan semua daya yang sanggup dikerahkan. Mode ini hanya membuat motor listrik lebih galak, serta setir yang terasa lebih berat. Meski bukan diciptakan sebagai mobil sport, Ioniq Electric sangat menyenangkan diajak bermain dalam mode Sport. Terlebih karena karakter suspensinya keras dan memiliki bobot yang terpusat di bawah chassis, kedinamisan pengendaliannya sangat terasa. Berakselerasi, mengerem keras, sampai menekuknya tajam di setiap tikungan sangat mudah dan adiktif. Seandainya Hyundai memberikan velg lebih lebar dan ban yang lebih bagus, pasti kesenangannya akan lebih. Kemudian bicara soal mode Eco, tentu performa motor listrik akan ditekan seminim dan seefisien mungkin demi menghemat konsumsi energi. Yang sangat terasa beda adalah sistem akan memberikan efek seperti engine brake saat pedal gas dilepas di tengah mobil melaju. Ini adalah kerja dari sistem regenerative brake, yang mengolah ulang energi terbuang dari proses deselerasi. Jadi, daripada energi terbuang percuma saat meluncur (coasting), panas dari rem dan motor listrik akan diambil dan menjadi tambahan energi ke baterai. Saat aktifkan mode Eco+, efek regenerative brake ini akan semakin kuat. Jadi, regenerasi energinya bisa lebih padat. Sebelumnya, cara mengaktifkan Eco+ adalah dengan menekan tombol Drive Mode dan ditahan beberapa detik setelah sudah masuk ke mode Eco. Pada mode ini, laju mobil akan semakin ditahan, dan AC secara default berfungsi hanya sebagai fan, tanpa mendinginkan kabin. Walaupun sebenarnya bisa juga kita aktifkan kompresor pendingin secara manual dalam mode Eco+. Kembali lagi ke regenerative brake, fitur ini bisa digunakan juga selain di mode ekonomis. Baik di Normal dan Sport, tetap bisa dinikmati. Caranya adalah dengan menggunakan paddle-shifter di balik setir. Bukan untuk meningkatkan kecepatan, melainkan membuat mobil semakin lamban dengan tiga level kekuatan ‘engine brake’. Semakin tinggi level yang dipilih, semakin kuat pula efek yang diberikan, dan semakin besar energi yang didaur ulang ke baterai. Mungkin di dunia balap seperti Formula E, LMP1, dan F1 bermesin hybrid, operasi ini bisa disamakan dengan teknik “lift and coasting”. Jadi sebelum mengerem ke tikungan, pembalap menyisakan jarak untuk melepas gas beberapa saat, sebelum melakukan pengereman. Jadi paddle-shifter di Ioniq Electric berfungsi untuk mengatur seberapa besar regenerasi energi yang didapat saat mengurangi kecepatan, bukan membuat performa output lebih optimal di setiap gigi. Lalu kita bicara soal seberapa efisien konsumsi energi listrk dari Ioniq Electric. Baterai 38,3 kW yang diusungnya diklaim sanggup digunakan untuk menempuh perjalanan sampai sejau 373 kilometer. Menrutu hasil pengujian, konsumsi energi rata-rata Ioniq Electric adalah 138 Wh/km. Jika dikonversi, angka tersebut sama dengan 0,128 kWh/km. Jika output motor listrik dan angka konsumsinya dikonversikan ke mesin bakar, maka 0,138 kWh/km setara dengan 64,5 km/liter. Tentunya selisih angka yang drastis bila dibandingkan dengan konsumsi bahan bakar rata-rata mobil bermesin bakar. Kemudian saat akan mengisi ulang (recharge) baterainya, Ioniq Electric bisa menggunakan dan memanfaatkan berbagai fasilitas aliran listrik. Contohnya untuk di rumah, saat menggunakan portable charger bawaan dari Hyundai, yang bisa mengisi penuh baterai paling cepat dalam waktu 7 jam. Ini tentunya agar aliran listrik yang diambil tidak terlalu besar. Ada beberapa pilihan besaran ampere dari portable charger ini. Yang terkecil, 8 A, perlu waktu charging dari sekitar 20% ke penuh lebih dair 24 jam. Di kawasan Jabodetabek sendiri, sudah tersedia beberapa fasilitas charging station yang dibangun di mall dan perkantoran. Bahkan beberapa di antaranya memiliki fasilitas ultra-fast charging. Tentunya ini bisa dimanfaatkan saat sedang menghabiskan waktu senggang saat berbelanja atau di antara perjalanan berangkat dan pulang kantor. Saat mencoba fasilitas fast charging, perangkat menyediakan daya sebesar 50 kW (DC). Dengan angka tersebut, mengisi baterai dari 0 sampai 80% bisa dilakukan hanya dalam waktu 57 menit, tidak sampai 1 jam. Berarti, dengan ultra-fast charging, waktu pengisian akan semakin singkat lagi. Namun, sejauh ini ultra-fast charging baru dimiliki oleh Kantor PLN, seperti di Gambir, Jakarta Pusat dan Bulungan, Jakarta Selatan. Hitung-hitungan biayanya, saat ini PLN menetapkan tarif listrik Rp 1.467 per kWh. Artinya, untuk mengisi ulang baterai Ioniq Electric sampai penuh, dibutuhkan biaya Rp 56.186, tidak sampai Rp 60.000. biaya segitu untuk bisa menempuh perjalanan sampai 350 kilometer lebih sudah termasuk sangat hemat. Bandingkan dengan hatchback 1.500 cc, katakanlah dengan tangki BBM 45 liter, artinya harus membayar kurang lebih Rp 450.000 untuk isi penuh bensin (RON 92). Jarak tempuh yang bisa dicapai mungkin maksimal hanya 800 kilometer. Jadi, kalau dibandingkan dengan mobil yang sekiranya berdimensi dan segmen yang setara, Ioniq Electric sudah jauh lebih ekonomis untuk konsumsi energinya. Apalagi sensasi berkendaranya bisa dibilang lebih menyenangkan saat dipacu kencang. Kekurangan yang menjadi kendala untuk bisa beredarnya Ioniq Electric adalah infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Indonesia saat ini. Kalau bukan di rumah, fasilitas charging baterai mobil belum banyak tersedia di tempat umum. Tapi seharusnya bukan masalah bersar kalau hanya digunakan komutasi di dalam kota. Berapa harganya, kita tunggu saja sampai Hyundai benar-benar merilisnya ke pasar retail nanti. Diperkirakan akan berkisar Rp 500-600 juta. (Tamat) WAHYU HARIANTONO FOTO: SETIONO

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

  • TGRI Sapu Bersih Podium Pertama Kelas RC2 di Seluruh Seri Sprint Rally 2026
    TGRI Sapu Bersih Podium Pertama Kelas RC2 di Seluruh Seri Sprint Rally 2026
    Anindiyo Pradhono Hari ini
  • Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Bangkit Jaya 02 Nov, 2026
  • Atlet Binaan Toyota Raih Prestasi di Asian Para Games 2026, Muhammad Fadli Pecahkan Rekor
    Atlet Binaan Toyota Raih Prestasi di Asian Para Games 2026, Muhammad Fadli Pecahkan Rekor
    Anindiyo Pradhono 02 Nov, 2026
Artikel lainnya

New cars

  • Wuling Eksion Raih Gelar Car of The Year di Ajang Carvaganza Editors' Choice Awards 2026: Sapu Bersih Tiga Kategori Bergengsi! 
    Wuling Eksion Raih Gelar Car of The Year di Ajang Carvaganza Editors' Choice Awards 2026: Sapu Bersih Tiga Kategori Bergengsi! 
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026 Siap Menobatkan Mobil Terbaik
    Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026 Siap Menobatkan Mobil Terbaik
    Anjar Leksana 28 Okt, 2026
  • Bentley Torcal First Edition: SUV Listrik 888 PS dengan Akselerasi 0–100 Km/Jam dalam 2,9 Detik
    Bentley Torcal First Edition: SUV Listrik 888 PS dengan Akselerasi 0–100 Km/Jam dalam 2,9 Detik
    Anindiyo Pradhono 27 Okt, 2026
  • Lepas Perkenalkan Aura Concept Wagon, Tampilkan Arah Desain Mobil Masa Depan
    Lepas Perkenalkan Aura Concept Wagon, Tampilkan Arah Desain Mobil Masa Depan
    Dandy Abitama 27 Okt, 2026
Artikel lainnya

Drives

  • First Drive Ferrari 849 Testarossa: Sang Legenda Bangkit Kembali di Era Elektrifikasi
    First Drive Ferrari 849 Testarossa: Sang Legenda Bangkit Kembali di Era Elektrifikasi
    Anindiyo Pradhono 23 Okt, 2026
  • Test Drive Toyota Corolla Altis Hybrid EV: Ketika Sedan Tak Lagi Sekadar Nyaman, tapi Juga Efisien
    Test Drive Toyota Corolla Altis Hybrid EV: Ketika Sedan Tak Lagi Sekadar Nyaman, tapi Juga Efisien
    Eka Zulkarnain H 03 Okt, 2026
  • DFSK E5 Plus Melaju Sampai Bali, Uji Teknologi PHEV dalam N.I.C.E. Experience
    DFSK E5 Plus Melaju Sampai Bali, Uji Teknologi PHEV dalam N.I.C.E. Experience
    Eka Zulkarnain H 22 Sep, 2026
  • Toyota bZ4X Touring Bukan EV Biasa, Bertenaga Besar Siap Diajak Off-Road
    Toyota bZ4X Touring Bukan EV Biasa, Bertenaga Besar Siap Diajak Off-Road
    Anindiyo Pradhono 18 Sep, 2026
  • Test Drive BAIC T1: Crossover EV yang Lincah, Nyaman Dan Suspensinya Mumpuni
    Test Drive BAIC T1: Crossover EV yang Lincah, Nyaman Dan Suspensinya Mumpuni
    Anindiyo Pradhono 24 Agu, 2026
Artikel lainnya

Review

  • Ini Yang Perlu Diketahui dari Xpeng  X9 Facelift dan G6 AWD
    Ini Yang Perlu Diketahui dari Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD
    Anindiyo Pradhono 30 Jun, 2026
  • Toyota Hilux, Yang Dulunya Mobil Kuda Beban Sampai Jadi Lifestyle
    Toyota Hilux, Yang Dulunya Mobil Kuda Beban Sampai Jadi Lifestyle
    Eka Zulkarnain H 29 Jun, 2026
  • Toyota Indonesia Resmi Rilis New Hilux, Harga Mulai Rp400 Jutaan
    Toyota Indonesia Resmi Rilis New Hilux, Harga Mulai Rp400 Jutaan
    Anjar Leksana 29 Jun, 2026
  • Suzuki Fronx Tipe GL AT Yang Sangat Bersahabat di Kantong
    Suzuki Fronx Tipe GL AT Yang Sangat Bersahabat di Kantong
    Anindiyo Pradhono 23 Jun, 2026
  • Ini Alasan Toyota Hilux Rangga Diminati Kalangan Pengusaha Indonesia
    Ini Alasan Toyota Hilux Rangga Diminati Kalangan Pengusaha Indonesia
    Eka Zulkarnain H 19 Jun, 2026
Artikel lainnya

Video

  • VIDEO: Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Bisa "Terbang" Lewati Rintangan
    VIDEO: Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Bisa "Terbang" Lewati Rintangan
    Muhammad Hafid 08 Jan, 2025
  • VIDEO: Terpancing Warga Sekitar, Dodge Viper Tabrak Mobil Parkir Saat Burnout
    VIDEO: Terpancing Warga Sekitar, Dodge Viper Tabrak Mobil Parkir Saat Burnout
    Alvando Noya 22 Apr, 2024
  • VIDEO: BMW M2 Vs Kia EV6 GT, Pertaruhan 6 Silinder Lawan Motor Listrik
    VIDEO: BMW M2 Vs Kia EV6 GT, Pertaruhan 6 Silinder Lawan Motor Listrik
    Muhammad Hafid 06 Jan, 2024
  • VIDEO: Baterai Mobil Listrik Cina Ini Tiba-Tiba Lepas di Tengah Jalan
    VIDEO: Baterai Mobil Listrik Cina Ini Tiba-Tiba Lepas di Tengah Jalan
    Muhammad Hafid 04 Jul, 2023
  • VIDEO: Kesempatan Eksklusif Lihat Debut Global Chery Omoda 5 EV di Auto Shanghai 2023
    VIDEO: Kesempatan Eksklusif Lihat Debut Global Chery Omoda 5 EV di Auto Shanghai 2023
    Bangkit Jaya 11 Mei, 2023
Artikel lainnya

Hot Topics

  • Dilelang Rp 15M, Sang Flamboyan Lamborghini Miura P400 S
    Dilelang Rp 15M, Sang Flamboyan Lamborghini Miura P400 S
    Eka Zulkarnain H 01 Jun, 2021
  •  Begini Cara Pembuatan Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce
    Begini Cara Pembuatan Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce
    Eka Zulkarnain H 10 Feb, 2021
  • Kisah Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce Yang Sudah Berumur 110 Tahun
    Kisah Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce Yang Sudah Berumur 110 Tahun
    Eka Zulkarnain H 10 Feb, 2021
  • Microsoft Surface Car, Tak Kalah Keren Dari Mobil Otonom Apple
    Microsoft Surface Car, Tak Kalah Keren Dari Mobil Otonom Apple
    Rizki Satria 05 Feb, 2021
  • Terdampak Pandemi, Honda Tutup Operasi Di 2022
    Terdampak Pandemi, Honda Tutup Operasi Di 2022
    Rizki Satria 03 Jan, 2021
Artikel lainnya

Interview

  • Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
    Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
    Wahyu Hariantono 17 Mar, 2026
  • Bidik Segmen Baru, Lexus Ubah Cara Berinteraksi
    Bidik Segmen Baru, Lexus Ubah Cara Berinteraksi
    Muhammad Hafid 11 Mar, 2026
  • Lexus Indonesia Fokus Pada Kendaraan Elektrifikasi dan Lirik Kaum Muda
    Lexus Indonesia Fokus Pada Kendaraan Elektrifikasi dan Lirik Kaum Muda
    Muhammad Hafid 06 Mar, 2026
  • Strategi Bburago Indonesia 2026: Bidik Hypercar dan Menjadi 'Sahabat' Kolektor
    Strategi Bburago Indonesia 2026: Bidik Hypercar dan Menjadi 'Sahabat' Kolektor
    Wahyu Hariantono 27 Feb, 2026
  • Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Wahyu Hariantono 25 Feb, 2026
Artikel lainnya

Modification

  • Gelaran IMX 2026 Sukses dan Catat Kenaikan Transaksi Signifikan dari Tahun Lalu
    Gelaran IMX 2026 Sukses dan Catat Kenaikan Transaksi Signifikan dari Tahun Lalu
    Anjar Leksana 13 Okt, 2026
  • Modifikasi Mobil Listrik BYD Atto 1, Dari City EV Jadi Lebih Berotot
    Modifikasi Mobil Listrik BYD Atto 1, Dari City EV Jadi Lebih Berotot
    Anjar Leksana 12 Okt, 2026
  • Toyota Ramaikan Gelaran IMX 2026 Lewat Tema ‘Joy of GR’: Pajang Tiga Generasi Keluarga 86 Hingga Rilis 26 Komponen GR Parts
    Toyota Ramaikan Gelaran IMX 2026 Lewat Tema ‘Joy of GR’: Pajang Tiga Generasi Keluarga 86 Hingga Rilis 26 Komponen GR Parts
    Anindiyo Pradhono 10 Okt, 2026
  • Lamborghini Murcielago Drift Bull hingga Banyak Diecast Eksklusif Memukau Pengunjung IMX 2026
    Lamborghini Murcielago Drift Bull hingga Banyak Diecast Eksklusif Memukau Pengunjung IMX 2026
    Anindiyo Pradhono 10 Okt, 2026
  • IMX 2026 Hadirkan Mobil Modifikasi Ikonik, Diecast Langka hingga Promo Menarik
    IMX 2026 Hadirkan Mobil Modifikasi Ikonik, Diecast Langka hingga Promo Menarik
    Anjar Leksana 09 Okt, 2026
Artikel lainnya

Features

  • Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Bangkit Jaya 02 Nov, 2026
  • OMODA X Mendebut Global di China, Berpeluang Masuk Indonesia
    OMODA X Mendebut Global di China, Berpeluang Masuk Indonesia
    Eka Zulkarnain H 23 Okt, 2026
  • Kenali Teknologi Canggih Yang Diusung Ferrari 849 Testarossa
    Kenali Teknologi Canggih Yang Diusung Ferrari 849 Testarossa
    Eka Zulkarnain H 19 Okt, 2026
  • Membedah Ferrari 849 Testarossa, Supercar Legend Italia Yang Berevolusi ke Hybrid
    Membedah Ferrari 849 Testarossa, Supercar Legend Italia Yang Berevolusi ke Hybrid
    Eka Zulkarnain H 19 Okt, 2026
Artikel lainnya

Community

  • Dari Jakarta ke Mandalika, Legend Riders Club Bawa Semangat Legenda Balap Indonesia
    Dari Jakarta ke Mandalika, Legend Riders Club Bawa Semangat Legenda Balap Indonesia
    Eka Zulkarnain H 12 Okt, 2026
  • ID42NER Gelar Rakernas 2026–2028, Siapkan Program Berdampak bagi Masyarakat
    ID42NER Gelar Rakernas 2026–2028, Siapkan Program Berdampak bagi Masyarakat
    Anindiyo Pradhono 12 Okt, 2026
  • Jambore Nasional TVCI ke-22 Makin Menarik Berkat Toyota Vios Hybrid 
    Jambore Nasional TVCI ke-22 Makin Menarik Berkat Toyota Vios Hybrid 
    Anjar Leksana 07 Sep, 2026
  • Mercedes Jip Indonesia Jelajahi Jawa-Bali dalam Touring Royal Heritage
    Mercedes Jip Indonesia Jelajahi Jawa-Bali dalam Touring Royal Heritage
    Anjar Leksana 24 Agu, 2026
  • Klub ID42NER Gelar Jamnas, Dihadiri Pembalap Toyota Gazoo Racing
    Klub ID42NER Gelar Jamnas, Dihadiri Pembalap Toyota Gazoo Racing
    Anjar Leksana 08 Jun, 2026
Artikel lainnya

Gear Up

  • Pecahkan Rekor Dunia! Replika Lego Technic Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli Sukses Melesat 111 Km/Jam
    Pecahkan Rekor Dunia! Replika Lego Technic Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli Sukses Melesat 111 Km/Jam
    Anjar Leksana 10 Jul, 2026
  • Porsche dan BOSS Gelar Pop-Up Experience Eksklusif di Plaza Senayan, Hadirkan Perpaduan Gaya Hidup dan Mobil Premium
    Porsche dan BOSS Gelar Pop-Up Experience Eksklusif di Plaza Senayan, Hadirkan Perpaduan Gaya Hidup dan Mobil Premium
    Anindiyo Pradhono 21 Mei, 2026
  • Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis
    Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis
    Wahyu Hariantono 01 Des, 2025
  • Hot Wheels Rilis RLC Custom Datsun 240Z, Langsung Ludes Diserbu Kolektor
    Hot Wheels Rilis RLC Custom Datsun 240Z, Langsung Ludes Diserbu Kolektor
    Muhammad Hafid 11 Jul, 2025
  • Aston Martin Valkyrie Kini Hadir dalam Versi Lego, Termasuk Gullwing dan Mesin V12
    Aston Martin Valkyrie Kini Hadir dalam Versi Lego, Termasuk Gullwing dan Mesin V12
    Muhammad Hafid 03 Jun, 2025
Artikel lainnya