Mengukur Keunggulan Geely Xingyuan, City Car Listrik Lawan Ora 03 dan Aion UT
Akan meramaikan segmen city car EV harga Rp300 jutaan.
JAKARTA, Carvaganza - Segmen city car listrik kian menggoda, terutama bagi konsumen pemula yang mulai tertarik pada kendaraan ramah lingkungan. Selain ukurannya yang kompak, harga yang relatif terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri.
KEY TAKEAWAYS
Berapa jarak tempuh Geely Xingyuan?
Xingyuan memiliki dua opsi baterai: 30,12 kWh dengan jarak 310 km dan 40,16 kWh dengan jarak hingga 410 km (berdasarkan siklus CLTC).Fitur apa saja yang ditawarkan Geely Xingyuan?
Mobil ini dilengkapi fitur ADAS level 2 seperti adaptive cruise control, lane departure warning, dan emergency braking. Sistem infotainment Flyme Auto dan integrasi smartphone juga tersedia.Melihat peluang tersebut, Geely Auto Indonesia memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 untuk memperkenalkan Xingyuan ke publik Tanah Air. Ini menjadi penampilan perdananya di Indonesia, sekaligus menandai langkah awal untuk memasuki pasar mobil listrik perkotaan. Model ini direncanakan akan resmi dijual pada kuartal keempat tahun ini dan akan dirakit secara knock-down di Indonesia — janji menarik bagi calon konsumen.
Geely cukup percaya diri terhadap Xingyuan. Mereka menyebut model ini sebagai kendaraan listrik terlaris versi The EV Report, dengan penjualan mencapai 204.940 unit dalam enam bulan pertama tahun ini. Kehadirannya diklaim membawa standar baru untuk hatchback listrik di pasar domestik Cina.
Foto: Oto Group
Apa Saja Keunggulan Geely Xingyuan?
Xingyuan tampil dengan bodi mungil, punya panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, tinggi 1.570 mm, serta wheelbase 2.650 mm. Kabin diklaim efisien dan dirancang untuk memaksimalkan ruang, dengan 85 persen area interior dimanfaatkan dan menyediakan 36 titik penyimpanan.
Wajah depannya mengusung bahasa desain “Smile Face” dengan garis-garis halus dan pilihan warna pastel yang mencolok. Karakter ini dikatakan membedakan Xingyuan dari rival-rival di kelasnya.
Baca Juga: Gaikindo: Jumlah Pengunjung GIIAS 2025 Pecah Rekor, Penjualan Masih Stagnan
Dari sisi teknologi, versi Cina sudah dilengkapi sistem infotainment Flyme Auto dengan kendali suara dua zona serta integrasi dengan smartphone. Dalam hal performa, mobil ini menggunakan platform Geely Electric Architecture (GEA), sistem penggerak 11-in-1, baterai CATL dengan kemampuan pengisian cepat, dan sistem penggerak roda belakang yang memungkinkan radius putar kecil. Xingyuan juga telah lulus Moose Test dengan kecepatan 75,8 km/jam, menegaskan stabilitasnya dalam manuver ekstrem.
Fitur unggulannya dikemas dalam konsep ‘9 Champion Genes’ yang meliputi desain efisien, fitur cerdas, efisiensi energi, dan kenyamanan berkendara. Semua ini disatukan oleh platform GEA sebagai fondasi utamanya.
Foto: Oto Group
Spesifikasi Teknis
Mengacu pada peninjauan langsung tim Oto Group di Cina, mobil ini menggunakan motor listrik 11-in-1. Untuk varian dasar, dibenamkan motor TZ160XS001 dari GLB Power dengan output 58 kW (78 hp) dan kecepatan puncak 125 km/jam. Sementara versi lebih bertenaga menggunakan motor TZ160XS002 yang menghasilkan 85 kW (114 hp) dan sanggup melaju hingga 135 km/jam.
Untuk sumber daya, Xingyuan tersedia dalam dua pilihan baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) dari CATL: kapasitas 30,12 kWh dengan jangkauan 310 km, dan 40,16 kWh untuk jarak tempuh hingga 410 km — keduanya berdasar uji CLTC. Ini memberi fleksibilitas pada konsumen dalam menentukan kebutuhan jarak tempuh harian.
Dari sisi keselamatan dan kenyamanan, Geely menyematkan fitur bantuan pengemudi ADAS level 2 sebagai standar. Beberapa fitur utamanya antara lain adaptive cruise control, traffic sign recognition, lane departure warning, hingga automatic emergency braking.
Foto: Oto Group
Tak Sendiri di Pasar
Meski dinanti, Xingyuan bukan satu-satunya pemain di pasar city car listrik Tanah Air. Beberapa model telah hadir lebih dulu, seperti Ora 3 dari GWM dan Aion UT yang mengusung desain retro-modern serupa. Keduanya memiliki dimensi sedikit lebih besar, namun dengan wheelbase yang hampir setara.
Dari segi jarak tempuh, keduanya menawarkan performa serupa. Namun Aion UT menyediakan varian long range yang diklaim bisa menempuh jarak hingga 500 km. Keduanya juga telah dibekali fitur ADAS yang membuat persaingan semakin sengit.
Soal harga, Ora 3 menjadi satu-satunya yang sudah mengumumkan harga resmi yakni Rp379 juta OTR Jakarta. Sedangkan Aion UT masih dalam tahap pre-booking di kisaran Rp330 jutaan untuk dua varian yang ditawarkan.
Artinya, Geely harus hadir dengan strategi harga yang kompetitif untuk memenangkan hati konsumen. Jika ditawarkan dengan nilai yang tepat, kehadiran Xingyuan akan menambah opsi menarik, baik untuk konsumen yang ingin menambah mobil kedua maupun mereka yang baru pertama kali mencoba mobil listrik.
(SETYO ADI / WH)
Baca Juga:
Dua Mobil Elektrifikasi MG Debut di GIIAS 2025, Kapan Meluncur di Indonesia?
Toyota 'Kode' Bawa Mobil Hybrid Murah, NJKB Veloz HEV Sudah Muncul
HMID Luncurkan myHyundaiCare untuk Mengoptimalkan Layanan kepada Pelanggan
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Geely Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review