Mengintip Pabrik Aletra L8, Begini Proses Perakitannya
Dengan metode manual, lini produksi ini mampu merakit sekitar enam unit Aletra L8 EV per jam.
PURWAKARTA, Carvaganza - Menjelang pemasaran resminya di pasar otomotif nasional, Aletra, merek mobil yang mengusung semangat nasional, menggandeng PT Handal Indonesia Motor (HIM) untuk proses produksi. Mengingat fasilitas HIM di Pondok Ungu telah mencapai kapasitas maksimal, sejak tahun 2025, kegiatan perakitan (CKD) dialihkan ke fasilitas pusat di Purwakarta.
KEY TAKEAWAYS
Di mana lokasi perakitan mobil listrik Aletra L8 EV?
Aletra L8 EV dirakit di fasilitas CKD milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.Apakah perakitan Aletra L8 EV menggunakan robot?
Tidak. Proses perakitan dilakukan secara manual oleh tenaga kerja lokal tanpa bantuan mesin robotik, serta tidak ada proses pressing atau welding di lokasi perakitan tersebut.Secara garis besar, proses kelahiran MPV listrik ini melalui empat tahapan utama yang terstruktur rapi sebelum unit dinyatakan layak distribusi. Seluruh rangkaian ini dirancang untuk menjamin presisi dan kualitas mutu kendaraan tetap terjaga.
Foto: Oto Group / Anjar
Sentuhan Tangan Terampil Tenaga Lokal
Hal yang menarik dari lini produksi Aletra di fasilitas Handal Motor ini adalah minimnya otomatisasi. Proses perakitan tidak mengandalkan lengan robot, serta tidak melibatkan proses pengepresan bodi maupun pengelasan (welding) di lokasi.
Mulai dari perakitan sasis hingga inspeksi akhir, hampir seluruh pengerjaan dilakukan secara manual oleh tenaga kerja lokal yang terampil. Dengan metode padat karya ini, kapasitas produksi tercatat mencapai enam unit Aletra L8 EV setiap jamnya.
Baca Juga: Geely Siapkan Ekspansi di Indonesia, Bakal Bawa Zeekr dan Lynk & Co
Tahapan Produksi: Dari Trimming hingga Inspeksi
Proses dimulai di area Trimming Section. Pada tahap ini, bodi kendaraan yang sudah dalam kondisi bercat masuk ke pos T1 hingga T7. Fokus utama di sini adalah pemasangan komponen awal, baik interior maupun eksterior. Para pekerja memasang panel kabin, kelengkapan interior, hingga komponen di ruang motor listrik secara berurutan sesuai standar CKD untuk memastikan kerapian pemasangan.
Setelah melewati pos T7, unit bergeser ke area krusial bernama Chassis Section (pos C1–C6). Di sinilah struktur bawah kendaraan disatukan. Komponen vital seperti gardan belakang (rear axle), sistem pengereman dan pipa rem, paket baterai, powertrain, hingga roda dipasang. Tahap ini menuntut tingkat akurasi yang sangat tinggi karena menyangkut integrasi sistem penggerak dan penopang utama kendaraan listrik.
Foto: Oto Group / Anjar
Selanjutnya, mobil memasuki Final Station yang terdiri dari pos F1 hingga F9. Di sini, sentuhan akhir dilakukan, mulai dari pemasangan jok, panel dashboard, hingga pengisian cairan pendingin (coolant). Fase ini sangat menentukan kenyamanan dan estetika kendaraan sebelum benar-benar meninggalkan jalur perakitan.
Rangkaian panjang ini ditutup dengan Final Assembly Inspection. Setiap unit Aletra L8 EV menjalani penyetelan (setting) dan pemeriksaan fungsi menyeluruh. Pengujian mencakup putaran roda, fungsi klakson, hingga fitur-fitur keselamatan dan sistem kelistrikan. Hanya unit yang lolos verifikasi ketat di tahap inilah yang kemudian diberi label siap jual dan dikirim ke diler resmi untuk dipinang konsumen.
(ANJAR LEKSANA / WH)
Baca Juga: Mobil Terendam Banjir? Ini Langkah Penting agar Klaim Asuransi Tidak Ditolak
Pelajari lebih lanjut tentang ALETRA L8 EV
Mobil ALETRA Lainnya
Don't Miss
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil ALETRA Pilihan
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza