Memahami Keuntungan dan Cara Kerja Mesin Turbo di Mobil Modern

Mesin Turbo

JAKARTA, Carvaganza - Asal mula teknologi turbo sebenarnya bukan ditemukan dalam pengembangan mesin mobil. Jadi, teknologi ini diciptakan sebagai sebuah usaha memecahkan masalah kehilangan tenaga yang umum dikenal dengan istilah stall pada mesin pesawat konvensional. Penerapannya terbukti mampu menjalankan misinya pada awal era 1900-an. Keberhasilan perangkat pendorong udara ini bikin pabrikan aviasi melengkapi pesawat tempur Perang Dunia II dengan turbocharger. Terbang lebih cepat juga efisien. Selanjutnya, turbo juga diaplikasikan di industri mesin kapal laut serta kereta api.

Cara ini banyak diakui mampu memadatkan performa mesin tanpa mengorbankan konsumsi bensin dan emisi gas buang. Secara teknis, tenaga enjin dapat meningkat jika kapasitas ruang bakar ditambah namun masih menanggung risiko kenaikan asupan bahan bakar. Berkat aplikasi teknologi forced induction pada turbo, bahkan dengan kapasitas kecil. Ia diklaim sanggup menghasilkan kinerja setara mesin normally aspirated (NA) dengan kubikasi lebih besar. Konstanta sekitar 1,5 kali.

Pada masa awal penemuan, turbo masih berukuran jumbo. Dan dipasang di mesin-mesin besar seperti pesawat terbang. Ketika itu dimensi turbo dinilai tidak praktis untuk dimanfaatkan jantung pacu mobil. Namun, seiring perkembangan teknologi. Bentuk perangkat akhirnya berevolusi menjadi kian ringkas. Alhasil dapat di pasang di mesin mobil, bahkan menjadi salah satu idola untuk meningkatkan performa secara instan dan drastis.

Cara Kerja Turbocharger

Mesin Turbo

Untuk diketahui, prinsip kerja turbocharge yakni dengan memanfaatkan aliran udara panas dari gas buang mesin. Tujuannya agar menambah tekanan serta kepadatan udara di ruang bakar. Cara kerjanya, gas buang dari enjin tidak langsung diarahkan ke knalpot. Melainkan ke perangkat turbo terlebih dahulu. Di dalamnya terdapat sebuah turbin yang memutar poros pada turbo.

Selanjutnya, kompresor dalam satu poros dengan turbin. Dapat memanfaatkan energi mekanis yang dihasilkan untuk mengisap maupun memampatkan lebih banyak udara dari luar, ke dalam ruang bakar mesin. Sebagai gambaran, pemacu daya normal tanpa turbo hanya mengandalkan kevakuman di dalam ruang mesin untuk menarik udara masuk ke dalam. Jadi tidak sepadat udara didorong oleh turbo.

Lantas putaran yang dihasilkan di dalam turbo bisa mencapai 150 ribu rpm. Angkanya lebih cepat sampai 30 kali lipat daripada putaran mesin mobil biasa. Tapi biasanya turbocharger baru mulai bekerja saat enjin berputar pada rpm tertentu. Sebab turbin baru berputar ketika gas buang mempunyai tekanan cukup. Semakin cepat putaran rpm, tambah kuat pula dorongan gas buang ke turbin. Semakin kuat gerakan turbin juga memaksa putaran kompresor ikut meningkat. Pada kondisi ini, udara masuk ke dalam ruang bakar kian padat, kaya oksigen dan bertekanan tinggi.

Dengan begitu, campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar dapat memiliki daya ledak tinggi. Yakni ketika busi memantik api untuk membakar campuran keduanya. Alhasil, tenaga serta torsi yang disalurkan dalam satu siklus mesin pembakaran dalam sontak meningkat signifikan. Karena daya dorong piston membesar akibat kuatnya ledakkan di dalam ruang bakar. Lantas apa manfaatnya ketika diterapkan di mobil modern?

Keuntungan Mesin Turbo

Mesin Turbo

Jadi, semakin besar dapur pacu maka semakin tinggi pula kebutuhan bahan bakar. Struktur mesin gede juga menambah area ruang mesin dan bobot kendaraan. Hal ini membuat desain mobil sulit dibuat lebih kompak juga aerodinamis. Khususnya untuk urban car yang butuh fungsionalitas tinggi. Komponen mesin terlibat juga semakin banyak. Sehingga membuang tenaga lebih, hanya untuk menggerakkannya. Penggunaan turbo meminimalisasi kendala di atas. Jantung mekanis bervolume kecil yang dibekali peranti turbocharge dapat menyemburkan tenaga kian besar. Ini dalam konteks jika dibandingkan pemacu non-turbo meskipun kapasitas mesinnya sama, bahkan lebih besar.

Ambil contoh, mekanikal pacu milik Toyota Raize 1.000 cc tiga silinder. Berkat induksi turbo, ia mampu menghasilkan tenaga hingga 98 PS pada 6.000 rpm. Kemudian torsi puncak 140 Nm pada rentang 2.400 rpm - 4.000 rpm. Umumnya, tanpa bantuan turbo, mesin dengan kapasitas 1 liter (Toyota Agya) hanya sanggup menghasilkan tenaga sekitar 65 PS di 6.000 rpm dan torsi 88 Nm sejak 3.600 rpm. Buncahan daya maupun momen puntir pamcu turbo unggul hingga 50 persen dari naturally aspirated. Bahkan, menurut pabrikan, torsi dapat diperoleh sejak putaran mesin lebih rendah dan konstan hingga putaran tinggi. Maka tak heran banyak mobil SUV kompak menyematkan teknologi pendorong udara ini.

Nah, berkat dorongan turbo, mesin ini bahkan tetap lebih unggul dibandingkan enjin 1.200 cc milik Toyota Calya. Lihat saja, tenaga terbuncah hanya 88 PS dan torsi 107 Nm. Fakta menarik lain, ternyata torsi 140 Nm miliki Raize setara dengan momen puntir dari mesin berkapasitas 1.500 cc naturally aspirated (NA). Jelas keunggulan komparatif sangat menggoda bagi sebuah mobil modern.

Efisiensi Bahan Bakar

Mesin Turbo

Enjin berperangkat turbo menurut Toyta, mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar. Sebab pembakaran di dalam mesin yang lebih sempurna. Daya ledak besar juga membuat mesin tidak memerlukan BBM banyak demi menghasilkan tenaga. Karena rasio kompresi pemacu daya meningkat drastis. Termasuk udara yang dipampatkan kaya oksigen. Selain itu, komponen bergerak di dalam turbo hanya mengandalkan embusan udara dari gas buang. Jadi tidak membebani mesin.

Bandingkan jika hanya mengandalkan penambahan kapasitas mesin. Baik dengan mengimbuhi jumlah atau kapasitas silinder. Tenaga untuk menggerakkan komponen juga berasal dari daya mesin, sehingga menciptakan istilah mechanical lost tinggi. Hal ini berujung pada penambahan konsumsi bensin. Pun ditambah naiknya bobot dari penyematan komponen mesin. Turbocharge dapat memberikan efisiensi penggunaan bahan bakar. Pada dapur pacu diesel hingga 40 persen, sementara pada mesin bensin mencapai 20 persen. Meski demikian, tingkat efisiensi BBM setiap mobil juga tergantung dari cara mengemudi. Termasuk juga kondisi jalan serta kualitas bahan bakar digunakan.

Imbuhan turbo turut disebut mengurangi kebisingan mesin. Saat melaju di jalan, suara kendaraan bermesin turbo terdengar lebih halus dan senyap. Lantaran peranti ini bertindak pula sebagai peredam tambahan. Gas buang justru dialihkan ke turbo dan tidak langsung diarahkan ke knalpot. Jadilah mampu menurunkan kebisingan suara di balik kap. Justru yang sekarang terdengar adalah desingan turbo ketika berputar di rpm tinggi. Sebagian bilang, memberikan efek racing.

Lantas kalau bicara performa dan kebutuhan bensin. Mesin kompak 1.500 cc merupakan pilihan paling tepat untuk lalu lintas perkotaan dan sesekali rekreasi pada akhir pekan. Tidak heran jika Toyota mengandalkan mesin tipe ini dalam berbagai model mobil di Indonesia. Ambil contoh Yaris, Sienta, Vios, Rush dan Avanza-Veloz 1.5. Dengan adanya teknologi turbo, pabrikan dapat menawarkan produk dengan kapasitas mesin lebih kecil seperti 1.000 cc. Tapi kemampuan setara dengan mesin 1.500 cc. Serta memberikan nilai tambah berupa konsumsi bahan bakar irit.

Guna mengetahui lebih dalam menyoal turbocharger. Ia sejatinya terdiri dari dua bagian utama. Yakni turbin dan kompresor ringan. Tidak memakan banyak tempat di ruang mesin. Akibatnya, ukuran total enjin bisa dibuat lebih kompak, ringkas dan enteng. Kondisi ini memberikan keuntungan bagi desainer dalam upaya membuat kendaraan kompak nan stylish. Cocok dipakai di area perkotaan tanpa mengorbankan kinerja mesin, di samping tentunya bobot mesin tak berat.

Rendah emisi tercipta berkat imbuhan turbo, selain menciptakan efisiensi penggunaan bahan bakar. ia memberikan efek positif mengurangi sisa gas buang dengan proses pembakaran di ruang bakar sempurna. Tak heran, trend mobil dengan mesin turbo kian meningkat dari waktu ke waktu. Kemudian aplikasi turbo di mesin Toyota. Salah satu produk bermesin turbo di Indonesia adalah Fortuner diesel, sejak generasi pertama 2007.

Turbo Diesel

Mesin Turbo

Fortuner menggunakan jantung diesel 2KD-FTV 2.500 cc D4-D bertenaga 102 PS dan torsi 265 Nm. Ia mendapatkan respons positif karena kinerja mesin yang mengagumkan, bahkan mengungguli penjualan Fortuner bensin sebagai pilihan utama konsumen hingga sekarang. Teknologi pun berlanjut hingga sekarang memakai VNTurbo (Variable Nozzle Turbocharge). Mobil memberitenaga 145 PS di 3.400 rpmm dan torsi 344 Nm sejak 1.600 rpm sampai 2.400 rpm pada 2012.

VNTurbo merupakan julukan bagi teknologi turbo variabel yang diciptakan oleh Toyota. Ia semakin pintar, dapat berputar mengikuti situasi, kondisi dan kebutuhan mesin. Sehingga meminimalkan potensi turbo lag. Yaitu kondisi saat putaran turbo belum cukup kuat untuk memampatkan udara ke dalam ruang bakar. Jadi tenaga dan torsi mesin belum melonjak drastis. Ini yang membuat mesin turbo tradisional terasa kurang bersemangat di putaran bawah.

Teknologi VNTurbo mengurangi risiko ini dan memperbesar tingkat kepadatan udara yang dikompresi ke dalam silinder mesin. Berbeda dengan turbo biasa, rumah turbin dilengkapi bilah yang bisa diatur sudut bukaannya. Bergantung pada beban maupun putaran mesin. Pada rpm rendah, tekanan gas buang masih lemah dan belum efektif memutar turbin. Bilah ditutup sehingga gas buang mengalir di area sempit. Secara otomatis meningkatkan tekanan, hingga seketika memutar turbin tanpa perlu menunggu putaran mesin naik dulu.

Hasilnya, keterlambatan daya turbo pada putaran rendah (turbo lag) mampu dikurangi. Lantas mesin sanggup melontarkan torsi konstan sejak putaran serendah idle. Perubahan sudut sirip turbin diatur oleh Engine Control Unit (ECU). Itu semua berdasarkan kinerja plus kebutuhan mesin. Semakin tinggi putaran mesin, sudut bukaan juga tambah besar untuk menghindari tekanan berlebihan. Sebab bisa merusak perangkat turbo dan menjaga usia pakai atau durabilitas.

Oleh karenanya, new engine berkode 2GD-FTV 2.400 cc 4-silinder dengan teknologi turbo variabel VNTurbo Intercooler menghasilkan tenaga 149 PS di 3.400 rpm. Lalu torsi 408 Nm di 1.600–2.000 rpm dipakai oleh Fortuner generasi ke-2 yang mulai mengaspal pada 2019. Nah, penyempurnaan lagi terjadi pada 2020. Penenggak solar ini memperoleh sentuhan berupa penggunaan sistem pendingin air di rumah kompresor turbo. fungsinya untuk menurunkan suhu udara yang akan ditekan ke dalam ruang bakar. Sehingga tekanan udara meningkat. Itulah kilas balik mengenai hitori turbo dan ragam manfaat di mobil sekarang.
ANJAR LEKSANA / RS

Baca juga: Motorsports Hall of Fame #1: Ayrton Senna, Racing Is In My Blood!

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

  • Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Anindiyo Pradhono Hari ini
  • Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Anindiyo Pradhono Hari ini
  • Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Bangkit Jaya 02 Nov, 2026
  • Atlet Binaan Toyota Raih Prestasi di Asian Para Games 2026, Muhammad Fadli Pecahkan Rekor
    Atlet Binaan Toyota Raih Prestasi di Asian Para Games 2026, Muhammad Fadli Pecahkan Rekor
    Anindiyo Pradhono 02 Nov, 2026
  • Daihatsu Gelar Vocational Expo 2026, Perkuat Link and Match SMK dengan Industri
    Daihatsu Gelar Vocational Expo 2026, Perkuat Link and Match SMK dengan Industri
    Eka Zulkarnain H 30 Okt, 2026
Artikel lainnya

New cars

  • Wuling Eksion Raih Gelar Car of The Year di Ajang Carvaganza Editors' Choice Awards 2026: Sapu Bersih Tiga Kategori Bergengsi! 
    Wuling Eksion Raih Gelar Car of The Year di Ajang Carvaganza Editors' Choice Awards 2026: Sapu Bersih Tiga Kategori Bergengsi! 
    Anindiyo Pradhono Hari ini
  • Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Anindiyo Pradhono Hari ini
  • Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026 Siap Menobatkan Mobil Terbaik
    Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026 Siap Menobatkan Mobil Terbaik
    Anjar Leksana 28 Okt, 2026
  • Bentley Torcal First Edition: SUV Listrik 888 PS dengan Akselerasi 0–100 Km/Jam dalam 2,9 Detik
    Bentley Torcal First Edition: SUV Listrik 888 PS dengan Akselerasi 0–100 Km/Jam dalam 2,9 Detik
    Anindiyo Pradhono 27 Okt, 2026
  • Lepas Perkenalkan Aura Concept Wagon, Tampilkan Arah Desain Mobil Masa Depan
    Lepas Perkenalkan Aura Concept Wagon, Tampilkan Arah Desain Mobil Masa Depan
    Dandy Abitama 27 Okt, 2026
Artikel lainnya

Drives

  • First Drive Ferrari 849 Testarossa: Sang Legenda Bangkit Kembali di Era Elektrifikasi
    First Drive Ferrari 849 Testarossa: Sang Legenda Bangkit Kembali di Era Elektrifikasi
    Anindiyo Pradhono 23 Okt, 2026
  • Test Drive Toyota Corolla Altis Hybrid EV: Ketika Sedan Tak Lagi Sekadar Nyaman, tapi Juga Efisien
    Test Drive Toyota Corolla Altis Hybrid EV: Ketika Sedan Tak Lagi Sekadar Nyaman, tapi Juga Efisien
    Eka Zulkarnain H 03 Okt, 2026
  • DFSK E5 Plus Melaju Sampai Bali, Uji Teknologi PHEV dalam N.I.C.E. Experience
    DFSK E5 Plus Melaju Sampai Bali, Uji Teknologi PHEV dalam N.I.C.E. Experience
    Eka Zulkarnain H 22 Sep, 2026
  • Toyota bZ4X Touring Bukan EV Biasa, Bertenaga Besar Siap Diajak Off-Road
    Toyota bZ4X Touring Bukan EV Biasa, Bertenaga Besar Siap Diajak Off-Road
    Anindiyo Pradhono 18 Sep, 2026
  • Test Drive BAIC T1: Crossover EV yang Lincah, Nyaman Dan Suspensinya Mumpuni
    Test Drive BAIC T1: Crossover EV yang Lincah, Nyaman Dan Suspensinya Mumpuni
    Anindiyo Pradhono 24 Agu, 2026
Artikel lainnya

Review

  • Ini Yang Perlu Diketahui dari Xpeng  X9 Facelift dan G6 AWD
    Ini Yang Perlu Diketahui dari Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD
    Anindiyo Pradhono 30 Jun, 2026
  • Toyota Hilux, Yang Dulunya Mobil Kuda Beban Sampai Jadi Lifestyle
    Toyota Hilux, Yang Dulunya Mobil Kuda Beban Sampai Jadi Lifestyle
    Eka Zulkarnain H 29 Jun, 2026
  • Toyota Indonesia Resmi Rilis New Hilux, Harga Mulai Rp400 Jutaan
    Toyota Indonesia Resmi Rilis New Hilux, Harga Mulai Rp400 Jutaan
    Anjar Leksana 29 Jun, 2026
  • Suzuki Fronx Tipe GL AT Yang Sangat Bersahabat di Kantong
    Suzuki Fronx Tipe GL AT Yang Sangat Bersahabat di Kantong
    Anindiyo Pradhono 23 Jun, 2026
  • Ini Alasan Toyota Hilux Rangga Diminati Kalangan Pengusaha Indonesia
    Ini Alasan Toyota Hilux Rangga Diminati Kalangan Pengusaha Indonesia
    Eka Zulkarnain H 19 Jun, 2026
Artikel lainnya

Video

  • VIDEO: Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Bisa "Terbang" Lewati Rintangan
    VIDEO: Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Bisa "Terbang" Lewati Rintangan
    Muhammad Hafid 08 Jan, 2025
  • VIDEO: Terpancing Warga Sekitar, Dodge Viper Tabrak Mobil Parkir Saat Burnout
    VIDEO: Terpancing Warga Sekitar, Dodge Viper Tabrak Mobil Parkir Saat Burnout
    Alvando Noya 22 Apr, 2024
  • VIDEO: BMW M2 Vs Kia EV6 GT, Pertaruhan 6 Silinder Lawan Motor Listrik
    VIDEO: BMW M2 Vs Kia EV6 GT, Pertaruhan 6 Silinder Lawan Motor Listrik
    Muhammad Hafid 06 Jan, 2024
  • VIDEO: Baterai Mobil Listrik Cina Ini Tiba-Tiba Lepas di Tengah Jalan
    VIDEO: Baterai Mobil Listrik Cina Ini Tiba-Tiba Lepas di Tengah Jalan
    Muhammad Hafid 04 Jul, 2023
  • VIDEO: Kesempatan Eksklusif Lihat Debut Global Chery Omoda 5 EV di Auto Shanghai 2023
    VIDEO: Kesempatan Eksklusif Lihat Debut Global Chery Omoda 5 EV di Auto Shanghai 2023
    Bangkit Jaya 11 Mei, 2023
Artikel lainnya

Hot Topics

  • Dilelang Rp 15M, Sang Flamboyan Lamborghini Miura P400 S
    Dilelang Rp 15M, Sang Flamboyan Lamborghini Miura P400 S
    Eka Zulkarnain H 01 Jun, 2021
  •  Begini Cara Pembuatan Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce
    Begini Cara Pembuatan Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce
    Eka Zulkarnain H 10 Feb, 2021
  • Kisah Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce Yang Sudah Berumur 110 Tahun
    Kisah Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce Yang Sudah Berumur 110 Tahun
    Eka Zulkarnain H 10 Feb, 2021
  • Microsoft Surface Car, Tak Kalah Keren Dari Mobil Otonom Apple
    Microsoft Surface Car, Tak Kalah Keren Dari Mobil Otonom Apple
    Rizki Satria 05 Feb, 2021
  • Terdampak Pandemi, Honda Tutup Operasi Di 2022
    Terdampak Pandemi, Honda Tutup Operasi Di 2022
    Rizki Satria 03 Jan, 2021
Artikel lainnya

Interview

  • Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
    Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
    Wahyu Hariantono 17 Mar, 2026
  • Bidik Segmen Baru, Lexus Ubah Cara Berinteraksi
    Bidik Segmen Baru, Lexus Ubah Cara Berinteraksi
    Muhammad Hafid 11 Mar, 2026
  • Lexus Indonesia Fokus Pada Kendaraan Elektrifikasi dan Lirik Kaum Muda
    Lexus Indonesia Fokus Pada Kendaraan Elektrifikasi dan Lirik Kaum Muda
    Muhammad Hafid 06 Mar, 2026
  • Strategi Bburago Indonesia 2026: Bidik Hypercar dan Menjadi 'Sahabat' Kolektor
    Strategi Bburago Indonesia 2026: Bidik Hypercar dan Menjadi 'Sahabat' Kolektor
    Wahyu Hariantono 27 Feb, 2026
  • Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Wahyu Hariantono 25 Feb, 2026
Artikel lainnya

Modification

  • Gelaran IMX 2026 Sukses dan Catat Kenaikan Transaksi Signifikan dari Tahun Lalu
    Gelaran IMX 2026 Sukses dan Catat Kenaikan Transaksi Signifikan dari Tahun Lalu
    Anjar Leksana 13 Okt, 2026
  • Modifikasi Mobil Listrik BYD Atto 1, Dari City EV Jadi Lebih Berotot
    Modifikasi Mobil Listrik BYD Atto 1, Dari City EV Jadi Lebih Berotot
    Anjar Leksana 12 Okt, 2026
  • Toyota Ramaikan Gelaran IMX 2026 Lewat Tema ‘Joy of GR’: Pajang Tiga Generasi Keluarga 86 Hingga Rilis 26 Komponen GR Parts
    Toyota Ramaikan Gelaran IMX 2026 Lewat Tema ‘Joy of GR’: Pajang Tiga Generasi Keluarga 86 Hingga Rilis 26 Komponen GR Parts
    Anindiyo Pradhono 10 Okt, 2026
  • Lamborghini Murcielago Drift Bull hingga Banyak Diecast Eksklusif Memukau Pengunjung IMX 2026
    Lamborghini Murcielago Drift Bull hingga Banyak Diecast Eksklusif Memukau Pengunjung IMX 2026
    Anindiyo Pradhono 10 Okt, 2026
  • IMX 2026 Hadirkan Mobil Modifikasi Ikonik, Diecast Langka hingga Promo Menarik
    IMX 2026 Hadirkan Mobil Modifikasi Ikonik, Diecast Langka hingga Promo Menarik
    Anjar Leksana 09 Okt, 2026
Artikel lainnya

Features

  • Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Anindiyo Pradhono Hari ini
  • Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Bangkit Jaya 02 Nov, 2026
  • OMODA X Mendebut Global di China, Berpeluang Masuk Indonesia
    OMODA X Mendebut Global di China, Berpeluang Masuk Indonesia
    Eka Zulkarnain H 23 Okt, 2026
  • Kenali Teknologi Canggih Yang Diusung Ferrari 849 Testarossa
    Kenali Teknologi Canggih Yang Diusung Ferrari 849 Testarossa
    Eka Zulkarnain H 19 Okt, 2026
  • Membedah Ferrari 849 Testarossa, Supercar Legend Italia Yang Berevolusi ke Hybrid
    Membedah Ferrari 849 Testarossa, Supercar Legend Italia Yang Berevolusi ke Hybrid
    Eka Zulkarnain H 19 Okt, 2026
Artikel lainnya

Community

  • Dari Jakarta ke Mandalika, Legend Riders Club Bawa Semangat Legenda Balap Indonesia
    Dari Jakarta ke Mandalika, Legend Riders Club Bawa Semangat Legenda Balap Indonesia
    Eka Zulkarnain H 12 Okt, 2026
  • ID42NER Gelar Rakernas 2026–2028, Siapkan Program Berdampak bagi Masyarakat
    ID42NER Gelar Rakernas 2026–2028, Siapkan Program Berdampak bagi Masyarakat
    Anindiyo Pradhono 12 Okt, 2026
  • Jambore Nasional TVCI ke-22 Makin Menarik Berkat Toyota Vios Hybrid 
    Jambore Nasional TVCI ke-22 Makin Menarik Berkat Toyota Vios Hybrid 
    Anjar Leksana 07 Sep, 2026
  • Mercedes Jip Indonesia Jelajahi Jawa-Bali dalam Touring Royal Heritage
    Mercedes Jip Indonesia Jelajahi Jawa-Bali dalam Touring Royal Heritage
    Anjar Leksana 24 Agu, 2026
  • Klub ID42NER Gelar Jamnas, Dihadiri Pembalap Toyota Gazoo Racing
    Klub ID42NER Gelar Jamnas, Dihadiri Pembalap Toyota Gazoo Racing
    Anjar Leksana 08 Jun, 2026
Artikel lainnya

Gear Up

  • Pecahkan Rekor Dunia! Replika Lego Technic Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli Sukses Melesat 111 Km/Jam
    Pecahkan Rekor Dunia! Replika Lego Technic Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli Sukses Melesat 111 Km/Jam
    Anjar Leksana 10 Jul, 2026
  • Porsche dan BOSS Gelar Pop-Up Experience Eksklusif di Plaza Senayan, Hadirkan Perpaduan Gaya Hidup dan Mobil Premium
    Porsche dan BOSS Gelar Pop-Up Experience Eksklusif di Plaza Senayan, Hadirkan Perpaduan Gaya Hidup dan Mobil Premium
    Anindiyo Pradhono 21 Mei, 2026
  • Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis
    Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis
    Wahyu Hariantono 01 Des, 2025
  • Hot Wheels Rilis RLC Custom Datsun 240Z, Langsung Ludes Diserbu Kolektor
    Hot Wheels Rilis RLC Custom Datsun 240Z, Langsung Ludes Diserbu Kolektor
    Muhammad Hafid 11 Jul, 2025
  • Aston Martin Valkyrie Kini Hadir dalam Versi Lego, Termasuk Gullwing dan Mesin V12
    Aston Martin Valkyrie Kini Hadir dalam Versi Lego, Termasuk Gullwing dan Mesin V12
    Muhammad Hafid 03 Jun, 2025
Artikel lainnya