Makin Jelas, Kia Sudah Siapkan 9 Mobil Listrik Dan Konsep Masa Depan

JAKARTA, Carvaganza - Beberapa waktu lalu pabrikan mobil asal Korea, Kia, telah merilis logo baru yang dianggap memiliki nilai lebih futuristis. Langka itu dianggap sebagai simbolisasi Kia mempersiapkan diri menghadapi masa depan industri otomotif yang semakin canggih dan menantang.

Untuk memperkuat visi pabrikan ke depan, Kia pun membagikan teaser 7 mobil listrik masa depan yang bakal dirilis dua tahun depan. Plus tiga mobil konsep listrik lainnya yang bakal dirilis 2027 nanti. Kabarnya, pabrikan Korsel yang berpusat di Seoul ini memang sedang mengincar posisi terdepan di pasar mobil elektrik dunia. Makanya mereka menyebarkan teaser lima model masa depannya dalam bentuk gambar siluet.

Manufaktur sudah membocorkan nama-nama yang bakal menjadi kode pembuatan. Yaitu EV1 sampai EV9, meskipun nama itu belum tentu menjadi nama produksi jadinya. Paling tidak Kia sedang melakukan reorganisasi pabrikan agar menjadi lebih modern dan bervisi futuristis. Tapi Kia tidak menyebutkan model mana yang lebih dulu bakal diproduksi dan dirilis. Bahkan foto lengkapnya pun belum disebar kepada publik maupun media.

Kia menyebut mobil-mobil yang mereka produksi nanti menyandang filosofi sebagai “Purpose-Built Vehicles” (PBV). Yang artinya setiap model yang didesain nantinya akan memenuhi pasar kendaraan dengan segmen tertentu. Di situ ada segmen mobil kecil otonom, urban transporter individual, komuter berukuran sedang sampai pada kendaraan logistik.

mobil listrik KIA

Memang foto jelas dan detailnya belum ada. Namun kalau dilihat dari image yang disebarkan, kendaraan terlihat memiliki body tajam, dan ramping. Mungkin sedikit mirip dengan Seltos atau Telluride yang beredar di USA. Bahkan ada yang terlihat seperti model hatchback dengan bodi agak ceper dan atapnya melandai. Mirip dengan Kia Soul.

Untuk memperlihatkan inspirasi pabrikan masa depan, Kia juga menggunakan slogan baru “Movement That Inspires”. Memakai warna brand baru dengan kelir hitam dan putih sebagai warna utama dan kuning, hijau serta abu-abu sebagai warna pendukung. Kia mencanangkan diri sedang bergerak dari pabrikan yang memproduksi model atas inovasi dari internal manufaktur ke arah bisnis manufaktur “innovative mobility services” (jasa mobilitas yang inovatif).

Sekarang yang perlu menjadi bahan pertanyaan adalah, apakah Kia akan mampu mendominasi segmen kendaraan listrik di pasar nasional maupun Asia? Pasalnya, langkah senada juga sudah diperlihatkan pabrikan asal senegaranya, Hyundai, di Indonesia. Mereka sudah merilis dua mobil listrik sekaligus di pasar nasional.

mobil listrik KIA

Kalau pertanyaan seperti itu, ya bisa saja Kia menjadi pemain serius dan menjadi ancaman bagi pabrikan Jepang dan Eropa. Coba kita lihat ketika brand ini masuk pasar Amerika Serikat dan Australia lewat SUV Sportage dengan harga terjangkau dibandingkan kompetitor dari AS, Eropa maupun Jepang. Dua puluh tahun lalu mungkin kita tak mengira pabrikan Korea bakal seserius ini dan mampu membuat mobil yang enak dikendarai seperti sekarang.

Sumber: ragam sumber

EKA ZULKARNAIN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda