Honda Nyatakan Siap Produksi Lokal Mobil Elektrifikasi Dalam Waktu Dekat
TOKYO, Carvaganza – Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia belakangan mengalami peningkatan baik mobil listrik berbasis baterai maupun dengan teknologi hybrid dan plug-in hybrid. Hal tersebut juga dirasakan oleh pabrikan Honda yang baru saja merilis Honda CR-V terbaru ke Tanah Air. PT Honda Prospect Motor (HPM) menghadirkan dua pilihan yakni Honda CR-V Turbo dan Honda CR-V Hybrid EV. Data penjualan menunjukkan model hybrid adalah yang paling laris dengan komposisi 70:30.
Menyikapi hal tersebut, HPM berencana untuk memproduksi kendaraan elektrifikasi secara lokal dalam waktu dekat. Bahkan rencana tersebut didukung oleh Honda Motor Co., yang akan mengucurkan investasi untuk perakitan lokal kendaraan elektrifikasi di pasar lokal. HPM sendiri memproyeksikan rencana produksi lokal tersebut bisa dimulai pada satu hingga dua tahun setelah pengumuman investasi.
“Honda akan mengucurkan investasi lagi di Indonesia untuk ekspansi produksi kendaraan elektrifikasi di Tanah Air. Namun belum bisa dipastikan rencana tersebut kapan akan segera dimulai. Melihat kesiapan pabrik, tentu saja fasilitas kami saat ini mampu untuk memproduksi mobil elektrifikasi seperti hybrid dan listrik. Namun modelnya belum bisa saya sebutkan sekarang,” kata Business Innovation and Sales Marketing Director HPM, Yusak Billy.
Salah satu faktor yang mendorong peningkatan tren kendaraan elektrifikasi adalah karakteristik konsumen di kota-kota besar yang mulai melek teknologi. Menurut catatan Honda, penjualan 70 persen model CR-V hybrid sendiri didominasi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Kalimantan. Sementara penjualan CR-V Turbo masih terdistribusi lebih banyak di luar kota-kota besar di Indonesia.
Baca Juga: Mobil Listrik Cina Mulai Gempur Jepang, Ini Tanggapan CEO Honda Motor Co,.
Secara spesifikasi Honda CR-V e:HEV menggendong mesin 4 silinder berkapasitas 2.0 liter yang secara independen menghasilkan tenaga 145 hp dan torsi 181 Nm. Mesin tersebut dipadukan motor listrik berdaya 1,06 kWh yang menghasilkan tenaga 182 hp dengan torsi puncak yang mencapai 335 Nm. Kedua paket mesin tersebut dapat bekerja secara mandiri dan bersamaan dengan tenaga kombinasi yang mencapai 205 hp dan torsi 335 Nm.
Sedangkan varian CR-V turbo bermesin konvensional ditenagai oleh enjin 1.5 liter 4 silinder VTEC yang menghasilkan tenaga 188 hp dan torsi puncak 240 Nm. Perbedaan angkanya terbilang signifikan, tapi tetap menawarkan pengalaman berkendara menyenangkan. Di samping itu masih ada dukungan peranti canggih seperti Honda Sensing, Adaptive Driving Beam dan juga Honda Connect yang menghubungkan antara pengendara dengan Honda CR-V.
Pada ajang Japan Mobility Show 2023 baru-baru ini, Honda Motor Co., memamerkan deretan kendaraan elektrifikasi yang didominasi oleh model berbasis baterai. Di antaranya Honda CI-MEV yang ditujukan untuk mobilitas di dalam kota dan sudah didukung oleh teknologi otonom. Selain itu hadir pula Cruise Origin yang direncanakan menjadi taksi tanpa driver yang beroperasi pada 2026 mendatang. Pengembangannya model tersebut melibatkan General Motors dan Cruise LLC yang sudah dimulai sejak 2020 lalu.
Di segmen kendaraan mewah, Honda juga memamerkan model ikonik Prelude yang dikabarkan menggendong teknologi BEV. Desainnya kini jauh lebih modern dan sporty berkat gaya fastback dengan konfigurasi 2 pintu yang mengingatkan kita dengan Accord Coupe. Belum ada informasi resmi mengenai spesifikasi namun di beberapa negara ia akan ditawarkan dalam pilihan hybrid dengan teknologi yang sama pada Honda CR-V Hybrid dan Civic Hybrid.
Dalam kesempatan yang sama, Honda Motor Co., juga memastikan akan terus meramaikan pasar kendaraan elektrifikasi khususnya segmen BEV. Apalagi saat ini persaingan mobil listrik juga didominasi oleh brand baru dari Cina yang menawarkan teknologi unggul demi memikat konsumen. Salah satu upaya Honda untuk bersaing di pasar ini adalah menawarkan kendaraan yang memiliki nilai lebih dari model yang ada saat ini.
“Saya melihat bahwa perkembangan dunia otomotif saat ini sudah mengarah pada tren kendaraan elektrifikasi. Jika dulu kami hanya bersaing dari pabrikan Eropa dan Amerika di segmen mobil ICE, kini kita juga harus bersaing dengan Cina di segmen EV. Menyikapi hal tersebut kami akan terus mengembangkan kendaraan elektrifikasi dengan value atau nilai lebih agar bisa bertempur dengan mereka,” kata CEO Honda Motor Co., Ltd., Toshihiro Mibe.
Selain itu, Honda juga telah memiliki visi untuk memasarkan seluruh produk berbasis listrik secara global pada 2040 mendatang. Honda juga berkomitmen untuk memperkenalkan 30 model EV yang ditargetkan akan terjual sebanyak 2 juta unit pada 2030.
(ALVANDO NOYA / WH)
Baca Juga: Honda Collection Hall Motegi, Bukti Perjalanan Panjang Honda di Dunia Otomotif
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Honda Pilihan
- Latest
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature


