Generasi Kelima Mitsubishi Pajero Berbasis Triton Mendebut
SUV off-road legendaris ini kembali hadir setelah absen lima tahun, dibangun di Thailand dengan mesin diesel 2.4 liter dan kabin tujuh penumpang
TOKYO, Carvaganza - Setelah menghilang dari pasar global selama lima tahun, Mitsubishi akhirnya memperkenalkan Pajero generasi kelima. Model baru ini dibangun di atas platform Triton dan diproduksi di Thailand, sekaligus menandai perubahan nama—sebelumnya dikenal sebagai Pajero Sport, kini Mitsubishi tampaknya hanya akan menyebutnya sebagai "Pajero" saja.
KEY TAKEAWAYS
Platform dan basis mesin apa yang digunakan oleh Pajero generasi kelima?
Pajero baru dibangun di atas platform Mitsubishi Triton (sasis ladder frame) dan mengusung mesin diesel 2.4L VGT turbocharger bertorsi 480 Nm dengan transmisi otomatis 8-percepatanSistem penggerak empat roda apa yang disematkan untuk menunjang performa off-road Pajero baru?
Menggunakan sistem penggerak Super Select 4WD-II (SS4-II) dengan 4 mode transfer daya yang terintegrasi dengan teknologi kendali S-AWC (Super All-Wheel Control) serta 7 mode berkendaraPeluncuran perdana akan dilakukan di Thailand, disusul Jepang dan Australia sebelum Maret 2027. Setelahnya, SUV ini akan dipasarkan ke sekitar 100 negara, termasuk kawasan ASEAN, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Dimensi dan Desain Eksterior
Pajero baru memiliki panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.910 mm, dan jarak sumbu roda (wheelbase) 2.870 mm. Jarak pijak depan maupun belakang sama-sama 1.630 mm, sementara ground clearance mencapai 230 mm. Dari segi ukuran, SUV ini sejajar dengan rival seperti GWM Tank 500, Ford Everest, dan Toyota Land Cruiser Prado.

Kemampuan menerjang medan off-road tercermin dari sudut approach 30,4 derajat, breakover 22,6 derajat, dan departure 25,8 derajat, dengan distribusi bobot depan-belakang 52:48.
Secara visual, desain Pajero baru tampil gagah lewat kap mesin berotot, wajah Dynamic Shield yang menonjol, serta lampu berbentuk T menyala penuh di bagian depan dan belakang. Varian gril standar mengusung motif garis horizontal, namun opsi motif honeycomb juga tersedia.
Beberapa elemen desain sengaja menghadirkan nuansa nostalgia. Pilar C terinspirasi dari roll bar Pajero generasi pertama, sementara bagian belakang mengusung motif heksagonal yang menurut Mitsubishi merupakan interpretasi dari ban serep yang dulu terpasang di buritan model-model pendahulunya.
Layar Ganda hingga Multi Meter Ikonik
Dasbor horizontal Pajero baru dilengkapi dua layar berukuran 14,3 inci (varian bawah menggunakan layar 12,3 inci), dengan tampilan grafis yang mengangkat warisan desain Pajero, termasuk fitur Multi Meter—kombinasi tiga pengukur analog untuk ketinggian, kompas, suhu, kemiringan (pitch dan roll), serta status kontrol AYC.

Panel instrumen ini punya sekuens pembukaan khusus dan efek visual berbeda untuk tiap mode berkendara, dengan 16 tema latar yang berubah otomatis mengikuti waktu. Material lembut pada panel instrumen dan trim pintu menggunakan teknik jahitan yang terinspirasi dari Kimekomi, kerajinan tradisional Jepang.
Kabin menampung tujuh penumpang, dengan baris tengah yang bisa digeser sejauh 150 mm dan dilipat untuk memudahkan akses ke baris ketiga. Fitur lain mencakup jok berventilasi, AC tiga zona otomatis, dan sistem audio 12 speaker Yamaha—meski belum dipastikan fitur-fitur ini tersedia di semua varian atau hanya trim atas.
Mesin Diesel 2.4 Liter dan Sistem S-AWC
Pajero baru mengusung mesin diesel VGT 2.4 liter yang dipadukan transmisi otomatis 8-percepatan. Torsi yang dihasilkan mencapai 480 Nm (470 Nm pada varian tertentu), sementara angka tenaga belum diumumkan resmi—jika mengacu pada Triton, kemungkinan sekitar 204 PS.

Sistem Super-All Wheel Control (S-AWC) mengatur akselerasi, pengereman, dan handling saat menikung, berpadu dengan Super Select 4WD-II (SS4-II) yang menawarkan empat mode: 2H (penggerak roda belakang), 4H (4WD permanen), 4HLc (diferensial tengah terkunci), dan 4LLc (diferensial tengah terkunci plus gear rendah).
S-AWC juga mengintegrasikan Active Yaw Control (AYC) yang mengatur distribusi torsi antara roda kiri dan kanan lewat rem depan, ditambah kontrol stabilitas, traksi, dan ABS. Tersedia tujuh mode berkendara: Normal, Eco, Gravel, Snow, Mud, Sand, dan Rock.

Dari sisi struktur, sasis ladder frame menggunakan baja high-tensile untuk efisiensi bobot, dengan penampang melintang yang diperbesar demi meningkatkan kekakuan torsi dan lentur. Suspensi mengandalkan double wishbone di depan dan five-link rigid axle baru di belakang. Mitsubishi juga mengklaim penguatan mounting bodi serta insulasi suara ekstensif, termasuk kaca depan dan jendela akustik.
Dari sisi keselamatan, Pajero baru dibekali delapan airbag (termasuk center airbag), kamera 360 derajat dengan transparent view, serta paket ADAS lengkap: MI-PILOT (adaptive cruise control dan lane centring), AEB yang mendeteksi pejalan kaki, pesepeda, dan pengendara motor, kontrol kesalahan pedal, emergency lane assist, hingga front cross traffic alert. (ANINDIYO PRADHONO)
Baca Juga: Lahir Kembali Sebagai Crossover Listrik, Mitsubishi Eclipse Adopsi Basis Nissan Leaf
Pelajari lebih lanjut tentang Mitsubishi Pajero Sport
Mobil Mitsubishi Lainnya
Mitsubishi Pajero Sport Promos, DP & Monthly Installment
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Mitsubishi Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature