Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung Meluncur, Seri Mythos Ditenaga V8 Biturbo Cuma 30 Unit
Menjadi model kedua dalam seri Mythos ultra-eksklusif Mercedes-Benz setelah AMG PureSpeed, coupe ini mengusung mesin V8 4.0L biturbo dengan sasis hasil kolaborasi bersama KW Automotive
AFFALTERBACH, Carvaganza - Mercedes-Benz kembali menghadirkan kejutan lewat model kedua dalam seri Mythos—lini kendaraan produksi ultra-terbatas yang sebelumnya diawali oleh Mercedes-AMG PureSpeed sebanyak 250 unit pada Desember 2024 lalu. Kali ini giliran Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung yang tampil lebih eksklusif lagi, dengan jatah produksi hanya 30 unit di seluruh dunia.
KEY TAKEAWAYS
Mesin apa yang digunakan pada CLE 646 dan berapa performa yang dihasilkannya?
Mengusung mesin M177 Evo V8 biturbo 4.0 liter dengan flat-plane crankshaft yang menghasilkan tenaga 646 PS (637 hp) dan torsi puncak 850 NmBerapa jumlah unit Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung yang diproduksi secara global?
Mobil ini diproduksi secara ultra-terbatas hanya sebanyak 30 unit di seluruh dunia sebagai model kedua dari seri MythosMobil ini dibangun di atas basis CLE53 4Matic+ Coupe. Namun dari segi tampilan, CLE 646 Spezialanfertigung tampak seperti gambaran awal dari facelift CLE yang mungkin akan menyusul di masa depan. Sebagai catatan, kata "Spezialanfertigung" sendiri dalam bahasa Jerman berarti "buatan khusus" atau custom-made.
Kembalinya Mesin V8 ke Line-up AMG
Selama ini beredar rumor bahwa Mercedes-AMG akan menghidupkan kembali mesin V8 untuk model-model mendatang, dengan CLE63 digadang-gadang menjadi salah satu penerimanya. Meski CLE63 belum resmi diluncurkan, rencana tersebut tampaknya sudah mulai terealisasi lewat CLE 646 ini yang mengusung mesin M177 Evo. Versi lebih sangar dari V8 biturbo 4.0 liter yang selama ini identik dengan mobil-mobil AMG murni satu dekade terakhir.

Mesin menghasilkan tenaga 646 PS (637 hp atau 475 kW) di putaran 6.000–6.250 rpm, dengan torsi puncak 850 Nm yang tersedia sejak 2.500 hingga 4.500 rpm. Angka ini jauh melampaui CLE53 yang hanya mengandalkan 449 PS dan 600 Nm. Mesin M177 Evo dengan flat-plane crankshaft dilengkapi tiga sirkuit pendingin terpisah untuk menjaga suhu tetap terkendali, dipadukan sistem knalpot stacked hasil kolaborasi dengan Akrapovic yang banyak menggunakan material titanium demi menekan bobot.
Sebagai perbandingan, versi non-Evo dari mesin M177 justru menggunakan cross-plane crankshaft, dengan output tertinggi pernah diterapkan pada GT63S 4-Door Coupe versi non-listrik yang mengemas 639 PS dan 900 Nm.
Sama seperti CLE53, mobil ini turut dilengkapi sistem mild hybrid 48-volt dengan integrated starter generator (ISG) yang memberikan tambahan daya 23 PS (23 hp atau 17 kW) dan torsi 205 Nm, sekaligus mendukung fitur recuperation, load point shifting, cruising, hingga fungsi start-stop yang lebih halus.
Full RWD, Klaim 0–100 Km/Jam dalam 3,9 Detik
Perbedaan mencolok dari CLE53 terletak pada sistem penggeraknya. CLE 646 kini meninggalkan sistem all-wheel drive dan hanya menyalurkan tenaga ke roda belakang lewat transmisi otomatis sembilan percepatan AMG Speedshift TCT 9G. Klaim performanya cukup mengesankan: akselerasi 0–100 km/jam dalam 3,9 detik, 0–200 km/jam dalam 11,4 detik, serta top speed mencapai 310 km/jam.

Untuk memastikan handling sepadan dengan tenaganya, mobil ini dibekali suspensi coilover berbahan baja hasil pengembangan bersama KW Automotive. Suspensi ini dilengkapi damper yang bisa disetel empat arah, dengan pengaturan rebound dan compression pada kecepatan rendah maupun tinggi yang bisa dikonfigurasi secara independen.
Sistem pengereman mengandalkan AMG Ceramic High-Performance Composite Braking System sebagai standar, dengan rotor 420 mm dan kaliper enam piston tetap di roda depan, serta rotor 360 mm dan kaliper satu piston mengambang di roda belakang. Struktur bodinya turut mendapat penguatan tambahan di berbagai titik, dilengkapi rollover bar terintegrasi demi rigiditas lebih baik—konsekuensinya, jok belakang dan material peredam suara harus ditiadakan.
Ride height juga diturunkan 22 mm di depan dan 16 mm di belakang dibandingkan CLE53. Pelek forged 20 inci dipadukan ukuran ban staggered, 305/30R20 di depan dan 335/30R20 di belakang. Ban ini sendiri merupakan pengembangan lebih lanjut dari teknologi yang awalnya diciptakan untuk Mercedes-AMG One, dan dibuat eksklusif hanya untuk CLE 646. Sistem AMG Traction Control sembilan tahap turut hadir, memungkinkan pengemudi memilih tingkat wheel slip yang diinginkan.
Bodi 60 Mm Lebih Lebar, Serat Karbon di Mana-mana
Dari sisi tampilan, lampu eksterior bertema tristar menjadi elemen baru pada CLE 646 yang berpotensi diadopsi ke varian CLE reguler sebagai bagian dari facelift mendatang. Namun yang benar-benar khas dari CLE 646 adalah bodinya yang lebih lebar berkat modifikasi ekstensif pada shell kendaraan demi meningkatkan rigiditas struktural.

Mercedes-Benz mengklaim mobil ini 60 mm lebih lebar di bagian depan maupun belakang dibandingkan CLE53, dengan serat karbon dipakai di banyak area—mulai dari fender depan berventilasi, front apron agresif dengan intake pendingin besar dan diffuser yang bisa disetel, side sill, kap mesin dengan scoop menonjol, atap, hingga bumper belakang dengan diffuser terintegrasi.
Bahkan boot lid yang diperkuat dengan penyangga trapesium untuk sayap belakang yang bisa disetel manual juga terbuat dari material ringan tersebut. Untuk menekan bobot lebih jauh, kaca jendela belakang dan kaca spion samping menggunakan polikarbonat, dipadukan baterai starter 12-volt yang lebih ringan.

Soal warna, bagian depan mobil ini tampil dengan warna Mojave Silver Magno, sementara area dari pilar B ke belakang mengusung Obsidian Black Magno. Lambang AMG pada pintu pengemudi dan penumpang, serta badge "V8" pada ventilasi fender, menjadi penanda visual tambahan yang tak kalah mencolok.
Di dalam kabin, CLE 646 dilengkapi panel pintu berbahan serat karbon, jok bucket ultra-lightweight, serta setir AMG Performance yang telah direvisi dengan tombol kontrol lebih sedikit. Konsekuensi dari berkurangnya mode berkendara dan fitur asistensi, termasuk Parktronic yang ditiadakan. Bagi yang menginginkan pengalaman lebih ekstrem, sabuk pengaman six-point harness tersedia sebagai opsi tambahan. (ANINDIYO PRADHONO)
Baca Juga: Mengancam Porsche Cayenne Electric dan Lotus Eletre, Mercedes-AMG Siapkan SUV Listrik Super Kencang!
Pelajari lebih lanjut tentang Mercedes Benz CLE Coupe
Mobil Mercedes Benz Lainnya
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Mercedes Benz Pilihan
- Latest
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature