EKSKLUSIF: Menyaksikan Debut Ferrari 849 Testarossa di Asia Tenggara
Peluncuran di Asia Tenggara menjadi indikasi bahwa Indonesia kemungkinan segera kedatangan model ini.
- KEY TAKEAWAYS
- Performa: Mesin V8 Hybrid dengan Tenaga Lebih dari 1.000 HP
- Kelincahan, Suspensi Khusus, dan Rasio Power-to-Weight Terbaik
- Desain: Sentuhan Ikonik dengan Performa Aerodinamis Tinggi
- Interior: Kabin Berfokus Pengemudi dengan Sentuhan Modern
- Assetto Fiorano: Trim untuk Performa Maksimal
- Indonesia Tinggal Menunggu Waktu
BANGKOK, Carvaganza - Kabar gembira untuk para pecinta Ferrari. Model terbaru Ferrari 849 Testarossa akhirnya diperkenalkan secara resmi di kawasan Asia Tenggara, wilayah yang selama ini menjadi pasar penting bagi merek berlambang Kuda Jingkrak tersebut.
KEY TAKEAWAYS
Kapan Ferrari 849 Testarossa diluncurkan?
Model ini memulai debut global pada September lalu dan kini resmi dikenalkan di Asia Tenggara.Apa keunggulan utama Ferrari 849 Testarossa?
Keunggulannya mencakup tenaga besar, aerodinamika optimal, HMI terbaru, turbocharger terbesar Ferrari, serta sistem AWD dengan Torque Vectoring.Oto Media Group hadir langsung dari Bangkok untuk meliput rangkaian acara “Ferrari 849 Testarossa South-East Asia Premiere”. Agenda eksklusif yang berlangsung di The Pinnacle Hall, ICONSIAM, Bangkok ini menjadi momentum peluncuran karya terbaru Ferrari yang kembali membangkitkan nama legendaris “Testa Rossa”.
Cavalinno Motors selaku importir resmi dan penyedia layanan Ferrari di Thailand menjadi negara pertama yang kedatangan model baru ini. Dalam peluncuran tersebut, Ferrari turut menampilkan perjalanan historis supercar Testarossa versi klasik yang meluncur pada tahun 1984. Kehadiran Ferrari 849 Testarossa generasi terbaru ini menjadi bentuk penghormatan terhadap ikon masa lalu, dengan memadukan karakter klasik, desain modern, serta teknologi paling mutakhir dari Maranello.
Foto: Ferrari
Performa: Mesin V8 Hybrid dengan Tenaga Lebih dari 1.000 HP
Esensi utama 849 Testarossa berfokus pada mesin V8 Twin-Turbo yang telah dimodifikasi. Jantung pacu yang berasal dari keluarga mesin pemenang International Engine of the Year ini mampu menghasilkan tenaga 830 cv dan mampu berputar hingga 9.500 rpm.
Unit tersebut dipasangkan dengan sistem hybrid canggih yang mengadopsi teknologi Formula 1 Ferrari. Konfigurasinya mencakup tiga motor listrik, yakni dua di depan dan satu di belakang, yang secara keseluruhan menghasilkan tenaga gabungan lebih dari 1.050 cv atau melampaui 1.000 hp.
Baca Juga: Ferrari Sabet Juara Dunia Hypercar WEC 2025 di Bahrain, Toyota Pecah Telur
Output besar itu disalurkan melalui sistem Variable All-Wheel-Drive dengan Torque Vectoring, sehingga menghadirkan traksi dan kestabilan optimal di berbagai kondisi jalan.
Ferrari juga membenamkan turbocharger terbesar yang pernah digunakan pada model produksi mereka. Tujuannya untuk meningkatkan respons throttle sekaligus mempertegas karakter suara mesin khas Ferrari. Sistem Brake-by-Wire terbaru yang dipadukan dengan ABS Evo Controller memberikan kendali pengereman yang lebih presisi.
Foto: Ferrari
Kelincahan, Suspensi Khusus, dan Rasio Power-to-Weight Terbaik
Pengembangan suspensi juga menjadi fokus utama. Ferrari merancang ulang pegas dan peredam khusus untuk memastikan mobil lebih gesit saat bermanuver. Struktur bodi pun dioptimalkan agar bobot tetap ideal, sehingga 849 Testarossa memiliki rasio power-to-weight terbaik dalam lini mobil produksi Ferrari. Bobot totalnya diklaim setara dengan SF90 Stradale, meski tenaga yang dihasilkan jauh lebih besar.
Desain: Sentuhan Ikonik dengan Performa Aerodinamis Tinggi
Ferrari 849 Testarossa hadir sebagai evolusi terbaru berlinetta mesin tengah. Dengan inspirasi dari Sports Prototypes Ferrari era 1970-an, bahasa desainnya menonjolkan kesan mekanis dan seni pahatan modern.
Setiap panel bodi dirancang untuk efisiensi aerodinamika. Hasilnya, 849 Testarossa mampu menghasilkan downforce 415 kg pada 250 km/jam, meningkat 25 kg dibandingkan SF90 Stradale serta 15 persen lebih efisien dalam hal pendinginan.
Foto: Ferrari
Interior: Kabin Berfokus Pengemudi dengan Sentuhan Modern
Ruang kabin menampilkan filosofi Ferrari mengenai pengalaman berkendara yang intuitif. Konsol tengah diberi sentuhan ikonik melalui desain tuas pemindah gigi khas Ferrari. Roda kemudi generasi baru kini menggunakan tombol fisik, menggantikan touch controls demi rasa kontrol yang lebih natural. Tombol start mesin ditempatkan dengan gaya baru, memperkuat kesan performa.
Sistem Human-Machine Interface (HMI) terbaru dirancang untuk memberikan interaksi yang lebih mudah dan responsif, sehingga pengemudi dapat tetap fokus menikmati sensasi berkendara.
Assetto Fiorano: Trim untuk Performa Maksimal
Ferrari juga menghadirkan trim Assetto Fiorano, yang difokuskan untuk performa tertinggi. Paket ini mencakup pengurangan bobot hingga 30 kilogram berkat material serat karbon dan titanium. Paket aerodinamikanya termasuk sayap ganda besar di bagian belakang, menegaskan orientasi performa pada model ini.
Foto: Ferrari
Tersedia pula dua warna eksklusif berlabel Bianco Cervino dan Rosso Corsa dengan pola khusus, yang menjadi identitas khas dari trim ini.
Indonesia Tinggal Menunggu Waktu
Asia Tenggara menjadi kawasan pertama yang menikmati kehadiran 849 Testarossa setelah debut globalnya pada September lalu. Dengan demikian, pasar Indonesia tinggal menunggu waktu untuk menyaksikan langsung generasi terbaru supercar Ferrari yang akan menggantikan posisi SF90 Stradale.
(MUNAWAR CHALIL / SETYO / WH)
Laporan Langsung dari Thailand
Baca Juga:
Fitur Unggulan Wuling Darion PHEV EX: MPV Hybrid dengan Kenyamanan Kelas Premium
Veloz Hybrid Rilis Bulan Ini, Daihatsu Buka Peluang Soal Xenia Hybrid
Honda Pastikan Zero Alpha Pakai Baterai Produksi Indonesia, Siap Meluncur 2027
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Ferrari Pilihan
- Latest
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature