Deretan Ferrari Ikonik Bermesin V12 dari Masa ke Masa, Dari 125 S hingga 12Cilindri
Mesin V12 sudah menjadi nyawa Ferrari sejak pertama kali lahir di Maranello.
- KEY TAKEAWAYS
- Ferrari 125 S
- Ferrari 166 dan Seri 195
- Ferrari 250 Series
- Ferrari 340
- Ferrari 365 GTB/4 "Daytona"
- Ferrari 400 dan 412
- Ferrari 456 GT
- Ferrari 550 dan 575M Maranello
- Ferrari 612 Scaglietti
- Ferrari 599 GTB Fiorano
- Ferrari F12berlinetta dan F12tdf
- Ferrari LaFerrari
- Ferrari 812 Superfast dan GTS
- Monza SP1, SP2, dan Daytona SP3
- Ferrari Purosangue
- Ferrari 12Cilindri
JAKARTA, Carvaganza - Ferrari selalu identik dengan mesin V12. Sejak pertama kali dikenalkan pada 1947, pabrikan asal Italia ini terus menghadirkan model dengan jantung pacu galak. Bahkan model terbarunya turut mengusung konfigurasi tersebut, tapi dengan sentuhan berbagai teknologi modern yang mendukung pengendaraan. Berikut deretan Ferrari bermesin V12 dari masa ke masa.
KEY TAKEAWAYS
Kapan Ferrari pertama kali menggunakan mesin V12?
Ferrari pertama kali menggunakan mesin V12 pada tahun 1947 melalui model Ferrari 125 S, yang menjadi karya perdana Enzo Ferrari.Apa Ferrari V12 paling legendaris?
Salah satu yang paling legendaris adalah Ferrari 250 GTO, sering disebut sebagai mobil klasik termahal di dunia dan menjadi ikon otomotif global.
Ferrari 125 S
Sejarah Ferrari bermesin V12 dimulai pada tahun 1947 dengan lahirnya Ferrari 125 S. Mobil ini menjadi karya perdana Enzo Ferrari sekaligus pondasi identitas merek. Mengusung mesin V12 berkapasitas 1.5 liter rancangan Gioachino Colombo. Tenaga yang dihasilkan mungkin tidak besar untuk standar masa kini, namun cukup untuk membawa Ferrari tampil di ajang balap dan meraih pengakuan internasional.
Ferrari 166 dan Seri 195
Setelah 125 S, Ferrari mengembangkan model 166 pada akhir 1940-an. Mesin V12 Colombo dikembangkan menjadi lebih bertenaga, sekaligus membawa Ferrari masuk ke kompetisi bergengsi. Kemudian hadir seri 195 Inter, menandai transisi dari mobil balap menuju kendaraan grand tourer. Dari sinilah, Ferrari mulai dikenal sebagai merek yang bisa menggabungkan performa dan keindahan desain.
Ferrari 250 GTE
Ferrari 250 Series
Seri Ferrari 250 merupakan portofolio yang terdiri dari sports car dan grand tourer. Model seperti 250 GT SWB, 250 Testa Rossa, dan terutama 250 GTO, menjadi legenda otomotif dunia. Mesin V12 Colombo dengan kapasitas 3.0 liter menawarkan performa mumpuni. Ferrari 250 GTO bahkan diakui sebagai salah satu mobil klasik termahal.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Mesin V12, Ini Keunggulan Teknologi dan Fitur Ferrari 12Cilindri
Ferrari 340 MM
Ferrari 340
Selain Colombo, Ferrari juga menggunakan mesin V12 rancangan Aurelio Lampredi. Mesin ini hadir dalam kapasitas lebih besar mencapai 4.1 liter. Ia pun dipakai untuk mobil balap serta GT mewah. Contoh modelnya adalah 340 America, 375 MM, hingga 410 Superamerica.
Ferrari 365 GTB/4 "Daytona"
Pada akhir 1960-an, Ferrari memperkenalkan 365 GTB/4 atau lebih dikenal sebagai Daytona. Mobil ini menjadi salah satu simbol Ferrari era 1970-an. Dibekali mesin V12 berkapasitas 4.4 liter, ia mampu menembus kecepatan lebih dari 280 km/jam dan mendapat julukan Daytona berkat kesuksesan menagkan balap ketahanan di sirkuit tersebut. Desainnya ikonik, bahkan pabrikan kembali menerapkannya ke model terbaru yaitu 12Cilindri dengan sentuhan modern.
Ferrari 400
Ferrari 400 dan 412
Memasuki 1980-an, Ferrari menghadirkan model GT 2+2 bermesin V12 depan seperti Ferrari 400i dan 412. Meski tidak sepopuler model sport dua pintu, mobil ini menegaskan bahwa Ferrari tetap mempertahankan tradisi V12 pada segmen mewah. Mesin yang diusung punya kubikasi lebih masif lagi mencapai 4.8 liter yang tentunya menghasilkan tenaga lebih besar.
Ferrari 456 GT
Dekade 1990-an ditandai dengan munculnya Ferrari 456 GT. Model ini membawa mesin V12 berkapasitas 5.5 liter yang menghasilkan tenaga lebih dari 400 hp. Dengan desain elegan karya Pininfarina, 456 GT dianggap sebagai salah satu GT Ferrari paling anggun. Mobil ini juga memperlihatkan bahwa Ferrari masih berkomitmen menghadirkan V12 di era modern, meski pasar tengah mengalami perubahan signifikan.
Ferrari 550 dan 575M Maranello
Ferrari 550 Maranello hadir pada 1996 sebagai penerus tradisi V12 depan. Dengan mesin 5.5 liter V12 bertenaga 485 hp, nuansa modern semakin kental diterapkan pada tampilannya. Kemudian hadir Ferrari 575M Maranello pada 2002, membawa penyempurnaan dengan kapasitas 5.7 liter dan tenaga lebih besar. Kedua model ini menjadi pilihan favorit kolektor dan penggemar Ferrari bermesin V12 klasik-modern.
Ferrari 612 Scaglietti
Ferrari 612 Scaglietti diluncurkan pada 2004, merupakan GT 2+2 dengan mesin V12 berkapasitas 5.7 liter. Desainnya lebih panjang, memungkinkan empat penumpang menempati kabin. Mesin V12 tetap menjadi pusat daya tarik, menawarkan tenaga besar sekaligus suara khas Ferrari. Menariknya mobil ini diproduksi lebih dari 3.000 unit.
Baca Juga: Setelah 18 Tahun, Unit Terakhir Nissan GT-R R35 Tandai Akhir Produksi
Ferrari 599 GTB Fiorano
Memasuki 2006, Ferrari meluncurkan 599 GTB Fiorano. Mobil ini dilengkapi mesin V12 6.0 liter yang menghasilkan 620 hp. Angka segitu sudah pasti menyajikan performa sangat tinggi. Ferrari kemudian makin bergerak liar dengan merilis varian 599 GTO yang lebih ekstrem.
Ferrari F12tdf
Ferrari F12berlinetta dan F12tdf
Ferrari memperkenalkan F12berlinetta pada 2012 sebagai penerus 599. Mesin V12 6.3 liter naturally aspirated menghasilkan 740 hp, menjadikannya salah satu mobil tercepat pada masanya. Ferrari lalu merilis F12tdf pada 2015, dengan tenaga ditingkatkan hingga 769 hp. Desainnya terbilang cukup ekstrem dengan karakter sangat sporty.
Ferrari LaFerrari
Pada 2013, Ferrari mengejutkan dunia dengan LaFerrari yang dikenal juga dengan nama F150. Hypercar ini menggunakan mesin V12 6.3 liter yang dipadukan dengan sistem hybrid KERS, menghasilkan total tenaga lebih dari 950 hp. LaFerrari menjadi bukti bahwa mesin V12 masih relevan di era elektrifikasi.
Ferrari 812 Superfast dan GTS
Tahun 2017, Ferrari menghadirkan 812 Superfast. Mengusung mesin V12 6.5 liter dengan tenaga 800 hp, mobil ini menjadi Ferrari bermesin V12 paling bertenaga tanpa turbo. Versi atap terbuka, 812 GTS, menyusul pada 2019.
Ferrari Monza SP2
Monza SP1, SP2, dan Daytona SP3
Ferrari kemudian meluncurkan model eksklusif dalam lini Icona Series. Monza SP1 dan SP2 pada 2019 mengusung mesin V12 dengan desain terinspirasi mobil balap klasik, yakni tanpa atap. Lalu hadir Daytona SP3 pada 2021, terinspirasi mobil balap era 1960-an. Dengan tenaga lebih dari 800 hp, ketiga mobil ini tak hanya menawarkan desain ikonik yang dapat menjadi bahan koleksi, tapi juga pengalaman berkendara memuaskan.
Ferrari Purosangue
Pada 2022, Ferrari akhirnya meluncurkan SUV pertamanya, Purosangue. Meski pabrikan enggan menyebutnya sebagai mobil SUV. Berbeda dengan tren elektrifikasi atau mesin kecil, Ferrari tetap mempertahankan V12 6.5 liter dan penggerak AWD.
Ferrari 12Cilindri
Ferrari melanjutkan tradisi V12 dengan meluncurkan 12Cilindri pada 2024. Mobil ini merupakan penerus langsung 812 Superfast, membawa mesin V12 naturally aspirated terbaru. Ia memiliki desain yang terinspirasi dari 365 GTB/4 Daytona dengan sentuhan modern. Konsumen Indonesia pun telah kebagian model ini.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga:
Resmi! Cadillac Debut F1 Tahun Depan Bersama Bottas dan Perez
Porsche dan Michelin Perkuat Cengkeraman di Aspal Balap Mandalika
Sketsa Ayla EV Muncul di Seremoni Pabrik Daihatsu, Sudah Siap Debut?
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Ferrari Pilihan
- Latest
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature










