Lebih dari Sekadar Mesin V12, Ini Keunggulan Teknologi dan Fitur Ferrari 12Cilindri

Rangkaian teknologi dan fitur canggih mendukung desain retro-futuristik.

  • 2025/08/Test-Drive-Ferrari-12Cilindri-1.jpg
  • 2025/08/Test-Drive-Ferrari-12Cilindri-1.jpeg
  • 2025/08/Test-Drive-Ferrari-12Cilindri-2.jpg
  • 2025/08/Test-Drive-Ferrari-12Cilindri-3.jpg
  • 2025/08/Test-Drive-Ferrari-12Cilindri-6.jpg
  • 2025/08/Test-Drive-Ferrari-12Cilindri-4.jpg
  • 2025/08/Test-Drive-Ferrari-12Cilindri-5.jpg

JAKARTA, Carvaganza - Ferrari 12Cilindri memang sudah menyapa konsumen Indonesia sejak Maret 2025. Mobil ini sejatinya sebuah berlinetta bermesin depan terbaru, di mana mengusung konfigurasi V12 naturally aspirated dengan beragam pembaruan. Berikut detail spesifikasi dan fitur yang dimilikinya.

KEY TAKEAWAYS

  • Apa teknologi terbaru yang digunakan pada Ferrari 12 Cilindri?

    Beberapa teknologi termasuk Aspirated Torque Shaping (ATS), Virtual Short Wheelbase 3.0, Side Slip Control 8.0, dan sistem aerodinamika aktif dengan flap buritan LD/HD.
  • Bagaimana desain interior Ferrari 12 Cilindri?

    Kabin hadir dengan tiga layar digital (15,6 inci, 10,25 inci, dan 8,8 inci), material kulit premium, Alcantara daur ulang 65%, serta serat karbon. Sistem audio opsional Burmester 1.600 watt dengan 15 speaker juga tersedia.
  • Performa Liar

    Mesin Ferrari 12Cilindri merupakan unit F140HD V12 berkonfigurasi 65 derajat. Ia memanfaatkan sistem pelumasan dry sump. Kapasitas silindernya 6.5 liter dengan rasio kompresi 13,5:1. Ferrari tak menyematkan teknologi turbo untuk meningkatkan tenaga alias naturally aspirated. Ini tentunya berdampak pada karakter suara yang dihasilkan.

    Untuk tenaga maksimum yang diciptakan mencapai 830 hp pada 9.250 rpm, serta torsi puncak 678 Nm di 7.250 rpm. Putaran mesin mencapai 9.500 rpm, menjadikannya salah satu mesin atmosferik tertinggi. Kinerja mesin diperkuat komponen ringan, tapi tetap tangguh. Mereka menggunakan conrod titanium yang 40% lebih ringan dibanding baja.

    Ferrari 12Cilindri Foto: Oto Group

     

    Kemudian piston berbahan paduan aluminium baru dan crankshaft yang lebih ringan 3%. Sistem katup menggunakan sliding finger follower berlapis Diamond-Like-Carbon (DLC) untuk mengurangi gesekan. Lalu intake manifold geometri variabel memastikan optimalisasi torsi di semua rentang rpm.

    Untuk pertama kalinya, Ferrari mengenalkan pendekatan perangkat lunak yang inovatif. Ia dilengkapi software yang mampu menyesuaikan torsi sesuai gigi terpilih. Tujuannya menghadirkan akselerasi mulus.  Fitur Aspirated Torque Shaping (ATS) membentuk kurva torsi pada gigi 3 dan 4, sehingga terasa lebih penuh tanpa kehilangan akselerasi. Akselerasi 0–100 km/jam dapat dicapai dalam 2,9 detik, sedangkan 0–200 km/jam kurang dari 7,9 detik. Kecepatan maksimumnya di atas 340 km/jam.

    Baca Juga: Safety Car Porsche Panamera Pimpin Debut Carrera Cup Asia di Mandalika

    Dapur pacu disokong transmisi 8-speed F1 DCT (Dual Clutch Transmission) yang menyalurkan tenaga ke roda belakang. Rasio gigi rendah dipendekkan 5%, meningkatkan torsi roda 12% dibanding generasi sebelumnya. Perpindahan gigi kini 30% lebih cepat, sementara gigi 8 menambah efisiensi di jalan raya.

    Lanjut ke knalpot yang menggunakan ceramic catalytic converter, manifold 6-in-1 dan resonator intake baru. Hasilnya, emisi rendah sesuai standar EU6E, China 6b hingga Bin 50. Perangkat tersebut sekaligus menghasilkan suara khas V12 yang terasa penuh, walaupun efeknya sedikit teredam jika dibandingkan milik 812.

    Dari sisi kontrol kendaraan, Ferrari 12Cilindri menghadirkan brake-by-wire, ABS Evo, sensor 6D, Virtual Short Wheelbase (PCV) 3.0 hingga Side Slip Control (SSC) 8.0. Sistem ini memungkinkan komunikasi lintas modul dengan estimasi grip 10% lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Four-Wheel Steering (4WS) juga disematkan untuk memastikan kestabilan.

    Ferrari 12Cilindri Foto: Oto Group

     

    Teknologi Pendukung Performa

    Supercar ini didesain dengan sistem aerodinamika pasif dan aktif. Ia turut mendukung sektor pendinginan, mengingat jantung pacunya memiliki performa tinggi. Flap aktif di bagian buritan menawarkan dua konfigurasi, yakni Low Drag (LD) untuk efisiensi dan High Downforce (HD) untuk stabilitas maksimal.

    Vortex generator di bagian bawah bodi meningkatkan downforce dan pendinginan rem. Sementara kap mesin dilengkapi ventilasi ganda yang membantu sirkulasi udara mesin. Pendinginan mesin menggunakan tujuh bukaan di bemper depan. Radiator mesin, kondensor AC, dan oil cooler terintegrasi dengan intake samping.

    Kaki-kaki disokong velg 21 inci yang dibalut ban Michelin Pilot Sport S5 atau Goodyear Eagle F1 Supersport. Profil ban depannya 275/35 dan belakang 315/35. 

    Sistem pengereman menggunakan cakram karbon-keramik berdiameter 398 mm di depan dan 360 mm di belakang. Untuk memaksimalkan pengereman, sistem pendingin besar mengalirkan udara langsung ke kaliper untuk mengontrol temperatur.

    Ferrari 12Cilindri Foto: Oto Group

     

    Soal kabin, ia dirancang dengan arsitektur kokpit ganda simetris. Dashboard horizontal menampung tiga layar digital. Panel instrumen digital berukuran 15,6 inci, mirip sistem infotainment yang digunakan pada Ferrari Purosangue dan Roma. Kemudian layar untuk penumpang berukuran 8,8 inci. Terakhir layar sentuh 10,25 inci di tengah konsol yang mendukung konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.

    Sistem audio opsional Burmester 1.600 watt dengan 15 speaker menghadirkan kualitas suara surround 360 derajat. Kemudian nuansa super premium dihadirkan penggunaan kulit premium, serat karbon, serta Alcantara berbasis daur ulang 65%.
    (MUHAMMAD HAFID / WH)

    Baca Juga:

    Wuling Bingo S Ramaikan Kelas SUV Listrik Kompak di Cina, Lawan Neta X dan Atto 2

    IMX 2025 Hadirkan Smokey Nagata, Siap World Premiere Modifikasi Top Secret Nissan R32

    Dari Cikarang, Daimler Ekspor Bus Mercedes-Benz 1626L Berstandar Euro 5

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil Ferrari Pilihan

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Review
    • Artikel Feature